• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Performance art dadakan bagian pertama dari Malang Performance Art Community di Jalan Basuki Rahmat, Kayutangan, Kota Malang, Senin (22/02/2021). (Foto: Azmy/Tugu Jatim)

Performance art dadakan bagian pertama dari Malang Performance Art Community di Jalan Basuki Rahmat, Kayutangan, Kota Malang, Senin (22/02/2021). (Foto: Azmy/Tugu Jatim)

Mapac Kritisi Pemkot Malang soal Kayutangan Heritage melalui Performance Art Dadakan

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Ada pemandangan unik di perempatan Rajabali, Jalan Basuki Rahmat, Kota Malang, Senin (22/02/2021). Di tengah keramaian lalu lintas siang itu, ada 2 orang menyuguhkan performance art dadakan di kawasan yang diproyeksi jadi wisata Kayutangan Heritage itu.

Mereka adalah Sogeh Ahmad dan Braga Arya dari Malang Performance Art Community (Mapac). Ada 2 aksi bertema berbeda. Pertama, ditampilkan seseorang dengan memakai masker opname dengan pot isi tanah di kepalanya. Dia juga mengangkat tinggi sekuntum bunga mawar di tangannya.

You might also like

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM
Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

21/07/2026 6:45 PM

Perform kedua, tampak seorang pria dengan setelan jas rapi bersenang-senang sambil meniupkan gelembung sabun. Aksi ini dilanjutkan dengan membagi-bagikan bunga mawar ke para pengendara yang melintas.

Performance art dadakan bagian pertama dari Malang Performance Art Community di Jalan Basuki Rahmat, Kayutangan, Kota Malang, Senin (22/02/2021). (Foto: Azmy/Tugu Jatim)
Performance art dadakan bagian kedua dari Malang Performance Art Community di Jalan Basuki Rahmat, Kayutangan, Kota Malang, Senin (22/02/2021). (Foto: Azmy/Tugu Jatim)

Saat dikonfirmasi, Braga menuturkan, aksi yang mereka lakukan ini ditujukan sebagai bentuk kritik mereka yang menilai ada ketidakjelasan arah pembangunan Kayutangan Heritage oleh Pemkot Malang.

Dia mengatakan, jika mengacu dari semangat awal penataan yang mengusung konteks nilai sejarah dan budaya, pada realisasinya semua itu tak tampak. “Tapi, kok malah menimbulkan masalah baru. Jika untuk membangun ekonomi budaya kayak Malioboro, mana buktinya? Biasa saja, gak ada perbedaan signifikan,” terangnya.

Selain itu, dari perform simbolisasi mereka, juga merespons Wali Kota Malang Sutiaji yang sempat mengikuti tren membuat surat cinta bertajuk “Surat Sangat Meringankan”. Isinya, warga boleh bebas menyampaikan kritik dan aspirasi. Dari situlah, aksi performance art ini muncul.

Harapan mereka sederhana saja. Mereka hanya ingin menyampaikan agar Pemkot Malang bisa lebih serius dalam menata Kota Malang. “Wacananya tinggi sekali, tapi faktanya biasa aja, gak ada manfaat signifikan. Malah kok kesannya jadi kacau gitu,” akunya.

Seharusnya, menurut dia, Program Kayutangan Heritage sesuai namanya juga harus melindungi nilai historis kawasan di sini sebagaimana aslinya. ”Intinya, kami hanya ingin mempertanyakan apa sih maksud dari konsep heritage ini,” tegasnya. (azm/ln)

 

Tags: Kayutangan HeritageKota Malangkritik sosialkritik wargaperformance artSutiajiWali Kota Malang Sutiaji
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Bareng Rakyat.

Bareng Rakyat Rampungkan Kepengurusan di 31 Kecamatan Jember

by Dwi Linda
21/07/2026 3:21 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id - Organisasi kemasyarakatan Bareng Rakyat merampungkan pembentukan kepengurusan di seluruh 31 kecamatan di Kabupaten Jember, Minggu (20/07/2026). Pencapaian...

Next Post
Ilustrasi nyamuk wabah demam berdarah

6 Cara Mengusir Nyamuk saat Datang Musim Hujan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID