• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Virus zombie. (Foto: Pexels/Tugu Jatim)

Ilustrasi virus zombie disebut muncul setelah tidur di dalam es yang kini mulai mencair. (Foto: Pexels)

Viral! Tim Peneliti Eropa Temukan Virus Zombie yang Puluhan Ribu Tahun Terperangkap di Es Siberia

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
4 years ago
in Kesehatan, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Belakangan ini, masyarakat dunia tengah ramai membahas Virus Zombie hingga viral di jagat dunia maya. Kabarnya para ilmuan menemukan virus ini terperangkap di permafrost Siberia sejak puluhan ribu tahun lalu. Para peneliti menggali jauh di bawah tanah ke permafrost di Siberia dan menemukan 13 virus patogen prasejarah yang membeku di dalam es.

Mengutip dari TimesNow, sebuah tim ilmuwan dari Rusia, Jerman, dan Prancis menemukan 13 patogen baru dari permafrost di Siberia, Rusia. Mereka menamakannya Virus Zombie. Para peneliti menyatakan bahwa virus tersebut masih menular. Mereka juga memberi peringatan bahwa pencairan permafrost karena akan memperparah dampak pemanasan global.

You might also like

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

13/06/2026 2:25 PM
UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

13/06/2026 7:00 AM

Untuk diketahui, permafrost merupakan lapisan tanah beku yang berada di bawah suhu 0 °C selama beberapa tahun. Lapisan ini terdiri dari es-es yang menggenggam berbagai macam tanah, pasir, dan bebatuan. Permafrost atau ibun abadi terletak di Kutub Selatan dan Kutub Utara.

Para ilmuwan kemudian memperingatkan dunia tentang pencairan permafrost. Hal itu dikatakan akan menambah dampak pemanasan global akibat pelepasan gas rumah kaca yang sebelumnya terperangkap, seperti gas metana.

Virus zombie. (Foto: Pixabay/Tugu Jatim)
Ilustrasi virus zombie muncul di dalam es yang kini mulai mencair. (Foto: Pexels)

Melansir dari Mirror, studi pracetak mengungkapkan adanya 13 virus yang belum pernah dilihat sebelumnya telah tertidur di dalam es selama puluhan ribu tahun. Peneliti membangkitkan kembali virus berusia 48.500 tahun yang disebut Pandoravirus yedoma.

Meski ini bukan kali pertama para cendekiawan menemukan penyakit purba yang terperangkap di dalam es, penemuan virus tersebut menimbulkan kemungkinan ancaman yang nyata dan mengkhawatirkan bagi dunia. Saat permafrost meleleh dan mencair, es melepaskan bahan kimia dan mikroba yang terperangkap di dalamnya.

Hal ini semakin sering terjadi karena perubahan iklim dan pemanasan global yang dapat mencakup pelepasan lebih banyak virus purba yang tidak kita ketahui. Para peneliti yakin bahwa virus yang mereka temukan kali ini akan menimbulkan risiko yang “dapat diabaikan” tetapi memperingatkan bahwa hal lain mungkin terjadi di masa mendatang.

“Karena pemanasan iklim, permafrost yang mencair secara permanen melepaskan bahan organik yang membeku hingga satu juta tahun, yang sebagian besar terurai menjadi karbon dioksida dan metana, yang semakin meningkatkan efek rumah kaca,” bunyi penggalan pernyataan pada studi para peneliti.

Studi tersebut juga menerangkan kalau virus ini juga terdiri dari mikroba seluler yang dihidupkan kembali (prokariota, eukariota uniseluler) serta virus yang tidak aktif sejak zaman prasejarah. Para peneliti pun memperingatkan bahwa virus ini dapat membahayakan hingga merenggut nyawa, baik hewan maupun manusia. Bukan tidak mungkin kalau hal tersebut dapat terjadi lagi di kemudian hari.

“Virus zombie ini berpotensi berbahaya bagi manusia, para peneliti memperingatkan dan beberapa telah merenggut nyawa,” tulis peneliti.

Tags: Bahayanya virus zombieBerita viral hari iniBerita virus zombiekabar viralPeneliti Eropa temukan virus zombiePenelitian virus zombieViral virus zombieVirus zombieVirus Zombie adalahVirus zombie bangkitVirus zombie di Siberia
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Sekolah Rakyat di Blitar.

Bangunan Sekolah Rakyat di Blitar Capai 70 Persen, Cari Calon Siswa Sulit Terkendala Izin Orang Tua

by Dwi Linda
13/06/2026 2:25 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Pembangunan proyek strategis nasional Sekolah Rakyat (SR) di Kelurahan Kauman, Kota Blitar, kini mencapai progres fisik lebih...

UM

9.218 Mahasiswa UM Siap Mengabdi Lewat Program UM BBM 2026

by Mochamad Abdurrochim
13/06/2026 7:00 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebanyak 9.218 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi diberangkatkan untuk mengikuti program Universitas Negeri Malang Belajar Bersama...

UNEJ

Mahasiswa UNEJ Sulap Limbah Kulit Kopi Jadi Snack Bar Kaya Antioksidan

by Mochamad Abdurrochim
10/06/2026 10:30 PM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pangan (THP) Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UNEJ berhasil mengembangkan ChocoCara Bar. Chococara...

Siswa di Kota Blitar.

15 Ribu Siswa di Kota Blitar Tak Dapat MBG Imbas Transfer BGN Macet, 8 SPPG Stop Beroperasi

by Dwi Linda
09/06/2026 9:03 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 15.000 hingga 16.000 siswa di Kota Blitar sementara waktu tidak menerima pasokan Program Makan Bergizi Gratis...

Next Post
Kebakaran gudang dekor peralatan pesta. (Foto: DPKP Kota Batu/Tugu Jatim)

Kebakaran Gudang Dekor Peralatan Pesta di Kota Batu, Diduga Akibat Pemilik Luapkan Kekecewaan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID