• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Program Gender Equality Academi (GEA) yang digelar Jumat (26/02/2021) yang bekerja sama dengan Kedutaan Besar Canada. (Foto:Dok/Tugu Jatim)

Program Gender Equality Academi (GEA) yang digelar Jumat (26/02/2021) yang bekerja sama dengan Kedutaan Besar Canada. (Foto:Dok/Tugu Jatim)

Masalah Gender Makin Kompleks, Komunitas Averroes Terus Mengedukasi Masyarakat lewat Program GEA

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Tingginya tingkat kekerasan terhadap perempuan, baik dalam lingkup domestik maupun publik, tentunya menjadi masalah yang urgen untuk dicari solusi pemecahannya. Dari permasalahan itulah, komunitas Averroes yang bergerak di bidang demokrasi bekerja sama dengan Kedutaan Besar Canada menggelar program Gender Equality Academi (GEA) pada Jumat (26/02/2021).

Dalam sesi sambutan pada opening ceremony via aplikasi pertemuan online, First Secretary (Politic and Public Affairs) Colin Wetmore menyampaikan terima kasihnya kepada komunitas Averroes atas kerja samanya dalam upaya meningkatkan edukasi gender kepada masyarakat.

You might also like

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

19/07/2026 2:05 PM
Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

19/07/2026 12:53 PM

“Saya sangat berterima kasih kepada pihak Averroes dan peserta yang ikut berpartisipasi. Semoga acara ini dapat bermanfaat bagi kita ke depannya,” ucapnya.

Banyak kalangan mengganggap bahwa diskusi gender sudah final, tapi realitanya berbanding terbalik dengan permasalahan gender yang kian hari semakin kompleks. Hal ini sesuai dengan penuturan Fahrul Ulum selaku Project Manager di Averroes.

“Sebetulnya permasalahan ini belum selesai, bahkan terus berkembang. Dulu saya sempat berpikir demikian, tapi semakin saya dalami ternyata masalah ini malah semakin besar,” ungkapnya.

Para peserta diajak outbound agar diskusi tidak monoton dan lebih fresh pada Jumat (26/02/2021). (Foto: Dok/Tugu Jatim)
Para peserta diajak outbound agar diskusi tidak monoton dan lebih fresh pada Jumat (26/02/2021). (Foto: Dok/Tugu Jatim)

Perkembangan teknologi dan digitalisasi yang semakin luas menjadi penyebab munculnya banyak ragam diskriminasi gender. Di antaranya kekerasan seksual, eksploitasi tubuh, kampanye nikah muda, sampai qoutes tentang poligami secara tidak langsung dapat mengancam eksistensi perempuan sebagai mahkluk yang memiliki kemandirian berpikir dan bertindak.

Konsep acara yang terdiri dari diskusi ruangan dan outbound tersebut bertujuan agar acara tidak monoton dan peserta bisa lebih dekat secara emosional. Meski demikian, hal ini tidak mengurangi esensi kegiatan tersebut.

“Games-nya adalah games edukasi. Meski games, kami tetap fokus pada tujuan awal yakni mengedukasi, menciptakan critical thinking, dan membangun jiwa leadership,” terangnya.

“Kami sangat menghormati hak-hak proregatif perempuan dan kami percaya bahwa perempuan memiliki kapasitas keilmuan dan potensi sebagai agen perubahan di masyarakat,” imbuhnya.

Nur Mutiah Maulida, peserta yang saat ini menjabat sebagai ketua Fatayat Nahdlatul Ulama (NU), Kabupaten Malang, ini menyampaikan kesannya selama mengikuti kegiatan tersebut.

“Kegiatannya luar biasa, pematerinya kompeten semua, pesertanya juga luar biasa. Pokoknya semua luar biasa, hanya kurang lama durasinya saja,” tutupnya saat diwawancarai sebelum meninggalkan lokasi acara. (Ovi/Gufron/ln)

Tags: diskusi genderGEAKedutaan Besar CanadaKekerasan pada perempuanKomunitaskomunitas AverroesPersoalan gender
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Jawa Timur

Variasi Cuaca di Jawa Timur Mencolok, Dominasi Udara Kabur Berbanding Terbalik dengan Suhu Cerah yang Tinggi

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 10:00 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Minggu (19/07/2026) menunjukkan dinamika atmosfer yang cukup kontras antara wilayah satu dengan lainnya....

Jalan Menuju Surga.

Jalan Menuju Surga di Kota Malang Viral Bikin Penasaran, Ternyata Dibangun untuk Antar Jenazah

by Dwi Linda
18/07/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Sebuah gang kecil di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, belakangan viral di media sosial karena memiliki...

Next Post
Sekretaris Ikhwan Nurhadi, Sekretaris PDM Kabupaten Kediri selaku ketua tim penelusuran Muhammadiyah Kabupaten Kediri. (Foto: NOE/Tugu Jatim) sejarah muhammadiyah di kediri

Perkuat Literasi, Muhammadiyah Telusuri Sejarah Berdiri di Kediri

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID