• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sekretaris Ikhwan Nurhadi, Sekretaris PDM Kabupaten Kediri selaku ketua tim penelusuran Muhammadiyah Kabupaten Kediri. (Foto: NOE/Tugu Jatim) sejarah muhammadiyah di kediri

Sekretaris Ikhwan Nurhadi, Sekretaris PDM Kabupaten Kediri selaku ketua tim penelusuran Muhammadiyah Kabupaten Kediri. (Foto: NOE/Tugu Jatim)

Perkuat Literasi, Muhammadiyah Telusuri Sejarah Berdiri di Kediri

Redaksi by Redaksi
5 years ago
in News, Sastra & Budaya
0
Share on FacebookShare on Twitter

KEDIRI, Tugujatim.id – Usia Muhammadiyah di Indonesia yang tengah memasuki 108 tahun tidak dibiarkan begitu saja. Termasuk di Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kediri, menjadikan momentum ini sebagai tonggak untuk mengilhami perjuangan Kiai Ahmad Dahlan, pendiri salah satu organisasi Islam terbesar di Indonesia dalam berdakwah. Hal ini juga untuk memperkuat literasi tentang peran Muhammadiyah pada awal masuk di Kabupaten Kediri.

Menurut Ikhwan Nurhadi, Sekretaris PDM Kabupaten Kediri, menerangkan bahwa kegiatan penelusuran sejarah ini untuk mengetahui bagaimana awal masuk dan perannya di Kediri.

You might also like

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

20/07/2026 6:05 PM
Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

20/07/2026 5:18 PM

“Penelusuran ini untuk melihat sejarah dan dinamika apa saja yang terjadi di awal masuk sekitar akhir tahun 1920-an,” ungkap Ikhwan.

Data yang terkumpul, kata Ikhwan, akan disusun menjadi dua buah buku. Yang pertama, data awal Muhammadiyah mulai 1920-an sampai tahun 2000. Selanjutnya, data tahun 2000 sampai 2020.

Mengapa datanya dipecah menjadi dua? Mendapatkan pertanyaan ini, Ikhwan menerangkan awal masuknya Muhammadiyah ini untuk melihat bagaimana perjuangan pra-kemerdekaan dan kegiatan dakwahnya. Sedangkan data kedua, akan dikirimkan ke Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur (Jatim) untuk melengkapi data yang sedang didalami perkembangan Muhammadiyah di wilayah provinsi.

“Data ini akan kami lihat dan ilhami betul, untuk menguatkan para kader dan jamaah Muhammadiyah agar terus mengabdi untuk masyarakat,” terang pria yang juga sebagai Ketua Tim Penelusuran Sejarah Muhammadiyah Kediri.

Tak hanya itu, berharap ada dukungan dari masyarakat pemerhati sejarah lokal untuk memberikan informasi, apabila pernah mendengar cerita atau mempunyai dokumen tentang data Muhammadiyah di 26 kecamatan di Kabupaten Kediri.

“Kami berikhtiar untuk menyelesaikan ini sebelum Ramadhan nanti, sehingga semangat untuk berdakwah semakin meningkat ketika memasuki ibadah puasa,” pungkasnya. (noe/gg)

Tags: IslamKediriMuhammadiyahorganisasi
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Rajut

Produk Rajut Ernawati Lolos Kurasi, Masuk Display Gerai Ritel Fashion Asal Jepang, Kini Tembus Pasar Internasional

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:30 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Produk rajut milik Ernawati, pelaku UMKM asal Desa Candipari, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo, berhasil lolos kurasi Dinas...

Next Post
Pohon mahoni setinggi 15 meter di kawasan Jalan Tumapel, dekat Balai Kota Malang tumbang hingga melintang menutup jalan, Sabtu (27/2/2021). (Foto : Azmy/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Pohon Setinggi 15 Meter Dekat Balai Kota Malang Tumbang

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID