• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Mahasiswa FISIP UB.

Kegiatan dialog interaktif bersama Kemenag RI dan MUI Jatim di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB), Jumat (23/12/2022). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Perkuat Karakter Mahasiswa FISIP UB, Kemenag RI dan MUI Jatim Perkokoh Wawasan Sikap Toleransi

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – KMNU UB menggelar kegiatan dialog interaktif bertajuk “Merajut Toleransi dalam Bingkai Moderasi” di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB), Jumat (23/12/2022). Tujuannya untuk memperkuat karakter mahasiswa FISIP UB.

Kegiatan yang melibatkan mahasiswa FISIP UB itu menghadirkan beberapa narasumber. Mulai dari Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kementerian Agama (Kemenag) RI Candra Nurkholis, Komisi Fatwa MUI Jawa Timur Ahmad Roziqi, hingga Ketum Jayanusa Idham Colid. Mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi juga tampak hadir memenuhi ruangan.

You might also like

Jatim

Dindik Jatim Tegaskan Kepala Sekolah Dilarang Terima Titipan Siswa pada SPMB 2026

03/06/2026 3:53 PM
LPPM UM.

Kolaborasi LPPM UM X Direktorat Inovasi UM Dorong Hilirisasi Riset Global melalui Pameran AFRASIA 2026

03/06/2026 3:16 PM

Kepala Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kemenag RI Candra Nurkholis mengatakan, moderasi akan selalu beriringan dengan toleransi. Menurut dia, seorang moderat tidak akan merasa bahwa dirinya paling benar.

Mahasiswa FISIP UB.
Suasana pemberian cenderamata bersama Kemenag RI dan MUI Jatim di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB), Jumat (23/12/2022). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

“Moderasi itu juga tidak akan menghilangkan perbedaan karena perbedaan tidak bisa dihilangkan. Jadi, bagaimana hidup dengan perbedaan. Moderasi tidak mengubah paham, tapi perilaku,” ucapnya.

Dia melanjutkan, mahasiswa sebagai generasi penerus bangsa harus memperkuat karakter toleransi. Sebab, bangsa Indonesia terdiri dari berbagai suku, agama, hingga budaya. Jadi, persatuan bangsa ke depan akan tetap terjaga.

“Ketika karakternya sudah kuat, insyaa Allah dengan sendirinya akan bisa meredam pengaruh dari luar,” ujarnya.

Sementara itu, Komisi Fatwa MUI Jatim Ahmad Roziqi menyampaikan, ajaran agama Islam sejatinya selalu mengedepankan toleransi. Menurut dia, para ulama Indonesia juga selalu mengajarkan sikap toleransi.

“Islam selalu mengajarkan sikap toleransi, tokoh-tokoh besar Islam juga toleran. Jadi, mahasiswa FISIP UB sebaiknya memperbanyak ilmu agama agar tidak terombang-ambing dengan ajaran yang kurang baik,” tuturnya.

Mahasiswa FISIP UB.
Kemenag RI dan MUI Jatim foto bersama usai acara di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB), Jumat (23/12/2022). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Selain itu, dia juga berpesan agar generasi muda bisa belajar ilmu agama kepada guru yang memang ahli di bidang agama. Sebab, jika belajar agama pada guru yang tidak tepat maka generasi selanjutnya akan mudah saling menyalahkan.

“Kalau belajar dengan yang bukan ahlinya, bisa mudah saling menyalahkan. Ada perbedaan dianggap salah. Jadi perlu ditekankan, mencari ilmu agama secara orisinal yakni dari kiai atau ulama,” ujarnya.

Merespons acara yang melibatkan mahasiswa FISIP UB itu, Wakil Dekan III FISIP UB Bambang Dwi Prasetyo mengatakan, pihaknya akan terus mendukung kegiatan positif yang dapat memperkuat karakter mahasiswa.

“Kegiatan seperti ini sangat bagus, biar saling memahami. Intoleransi itu kan karena kesempitan wawasan yang dimiliki seseorang. Jadi kegiatan seperti ini, diskusi, kajian, dan lain-lainnya tentu bisa menambah wawasan dan pengetahuan mahasiswa,” ujarnya.

 

Tags: Berita Kota Malang hari iniBerita mahasiswa FISIP UBKemenag RIKota Malang hari iniMahasiswa FISIP UBMahasiswa Universitas BrawijayaMUI JatimSikap toleransi mahasiswaUniversitas BrawijayaUniversitas Brawijaya Kota Malang
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Jatim

Dindik Jatim Tegaskan Kepala Sekolah Dilarang Terima Titipan Siswa pada SPMB 2026

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 3:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim menegaskan seluruh kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB negeri di wilayah setempat dilarang...

LPPM UM.

Kolaborasi LPPM UM X Direktorat Inovasi UM Dorong Hilirisasi Riset Global melalui Pameran AFRASIA 2026

by Dwi Linda
03/06/2026 3:16 PM
0

MALANG, Tugujatim.id — Pusat Sains dan Rekayasa (PSR) di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri...

Pelanggaran Etik Sosial

Pelanggaran Etika Sosial Masih Marak, Tempat Umum dan Medsos Jadi Lokasi Dominan

by Mochamad Abdurrochim
02/06/2026 8:10 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pelanggaran etika sosial masih kerap ditemukan di tengah masyarakat. Tempat umum dan media sosial disebut menjadi lokasi...

Net Zero Campus.

Perkuat Transformasi, UM Inisiasi Kerja Sama Net Zero Campus dengan Climateworks Centre Monash University

by Dwi Linda
30/05/2026 11:19 AM
0

MALANG, Tugujatim.id - Universitas Negeri Malang (UM) menginisiasi kerja sama dengan program Net Zero Campus dari Climateworks Centre, Monash University,...

Next Post
cemara poa-poa di Pasuruan.

Jelang Natal, Ribuan Cemara Poa-Poa di Pasuruan Laku Terjual hingga Singapura

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID