• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Bupati Malang Sanusi menggelar acara menyanyi dangdut saat deklarasi tim pemenangan Rabu (5/8/2020) malam. (Foto: akun Facebook Kharisma Rea Reo)

Bupati Malang Sanusi menggelar acara menyanyi dangdut saat deklarasi tim pemenangan Rabu (5/8/2020) malam. (Foto: akun Facebook Kharisma Rea Reo)

Video Bupati Malang Berdangdut Ria saat Pandemi Viral, Pengamat: Harusnya jadi Suri Teladan

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG – Pengamat politik angkat bicara perihal video calon bupati Malang petahana, M Sanusi yang menjadi viral di media sosial usai terlihat menyanyi dangdut dengan dua biduan saat kampanye di tengah pandemi COVID-19.

Pengamat politik asal Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Dr Wahyudi Winarjo MSi mengatakan jika seharusnya Bupati Malang menjadi suri teladan.

You might also like

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

20/07/2026 9:04 PM
Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

20/07/2026 6:05 PM

“Rakyat akan selalu meminta agar pemerintah senantiasa menjadi suri teladan atas aturan yang digulirkan,” ungkap Wahyudi saat dimintai keterangan, Kamis (06/08/2020).

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMM juga menjelaskan akan ada pembangkangan dari masyarakat jika pemerintah tidak bisa menjadi suri teladan.

“Jika pemerintah tidak bisa ing ngarso sung tulodo (memberi teladan di depan, red), maka yang akan terjadi nantinya adalah pembangkangan yang dilakukan oleh rakyat. Ibarat pepatah, guru kencing berdiri, murid kencing berlari,” tegasnya.

Untuk diketahui, video Bupati Malang berdangdut dengan dua biduan saat deklarasi tim pemenganan untuk Pilkada 2020 yang akan datang itu menjadi bahan perbincangan sosial. Acara tersebut digelar di sebuah rumah makan di Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu malam (5/8/2020).

Meski demikian, Wahyudi menjelaskan bahwa acara musik dangdut memang sebenarnya sejak dulu merupakan salah satu cara mendekati calon pemilih yang efektif.

“Secara umum media hiburan, termasuk di dalamnya musik dangdut dapat menjadi sarana untuk mendekatkan  kontestan dengan calon pemilih,” ujarnya.

Namun, mengadakan pesta besar-besaran di tengah krisis akibat Pandemi COVID-19 ini juga tidak elok dilihat oleh masyarakat.

“Di era pandemi COVID-19, yang mana pemerintah senantiasa meminta agar rakyat mengikuti protokol kesehatan, maka seharusnya pentas dangdutnya dilakukan secara daring. Jika hal ini tidak dilakukan, maka akan justru menjadi kontra produktif terhadap misi kampanyenya nanti,” jelasnya.

Oleh sebab itu, sangat wajar jika masyarakat meluapkan kekecewaannya kepada calon petahana Bupati Malang atau Bupati Malang yang masih menjabat saat ini.

“Respon masyarakat sebagaimana dalam medsos tersebut adalah bukti ketidaksukaan rakyat terhadap apa yang dilakukan oleh incumbent,” ungkapnya.

Terakhir, Wahyudi mengungkapkan jika saat kondisi krisis seperti ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang diminta memiliki rasa simpati.

“Rakyat meminta agar pemerintah juga memiliki sense of crisis sebagaimana pemerintah juga meminta kepada rakyat untuk melakukan hal tersebut,” tutupnya.

Sebelumnya, Bupati Malang dikritik warganet karena kedapatan menyelenggarakan acara dangdutan saat deklarasi tim pemenangan Pilkada 2020 di Rumah Makan Bojana Puri Kepanjen, Kabupaten Malang pada Rabu Malam (05/07/2020).

Lalu saat dikonfirmasi, Sanusi menegaskan dirinya tidak menggunakan dangdutan. Tetapi dirinya menyelenggarakan electone saat kondisi deklarasi sudah sepi atau selesai.

 

Reporter: Rizal Adhi Pratama
Editor: Gigih Mazda

Tags: Kabupaten MalangMalangMalang RayaPilkadaPilkada 2020Politik
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Rumah doa.

DPRD Kabupaten Pasuruan Terima Aduan Warga Tolak Dugaan Rumah Doa Ilegal di Bangil

by Dwi Linda
20/07/2026 9:04 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Perwakilan warga Lingkungan Sukalipura, Kelurahan Dermo, Kecamatan Bangil, mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasuruan untuk audiensi pada Senin...

Piala Dunia 2026.

Spanyol Juara Piala Dunia 2026, Ribuan Warga Nobar di Sidoarjo Senang Berhadiah Umrah hingga Sepeda Gunung

by Dwi Linda
20/07/2026 6:05 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Ribuan warga memadati Jalan Cokronegoro di depan Pendopo Delta Wibawa, Kabupaten Sidoarjo, Senin dini hari (20/07/2026). Mereka...

Pungli.

Kasus Dugaan Pungli Sewa Lahan Pemkot Surabaya, LPMK Kalijudan Janji Kembalikan Uang Pedagang

by Dwi Linda
20/07/2026 5:18 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Kelurahan Kalijudan, Surabaya, menggelar pertemuan bersama LPMK Kalijudan dan para pedagang kali lima (PKL) terkait kasus pungutan...

Jembatan Sonokembang.

Jembatan Sonokembang Kota Malang Mulai Dibuka, Truk Tronton Bakal Dilarang Melintas

by Dwi Linda
20/07/2026 5:01 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Jembatan Sonokembang di Kota Malang, Jatim, kini mulai dibuka untuk masyarakat meski proses pembangunannya masih menyisakan tahap...

Next Post
Wali Kota Malang Beri Sinyal Positif Bisnis Hiburan Malam Bisa Beroperasi saat Pandemi

Wali Kota Malang Beri Sinyal Positif Bisnis Hiburan Malam Bisa Beroperasi saat Pandemi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID