• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Bupati Malang Sanusi menggelar acara menyanyi dangdut saat deklarasi tim pemenangan Rabu (5/8/2020) malam. (Foto: akun Facebook Kharisma Rea Reo)

Bupati Malang Sanusi menggelar acara menyanyi dangdut saat deklarasi tim pemenangan Rabu (5/8/2020) malam. (Foto: akun Facebook Kharisma Rea Reo)

Video Bupati Malang Berdangdut Ria saat Pandemi Viral, Pengamat: Harusnya jadi Suri Teladan

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG – Pengamat politik angkat bicara perihal video calon bupati Malang petahana, M Sanusi yang menjadi viral di media sosial usai terlihat menyanyi dangdut dengan dua biduan saat kampanye di tengah pandemi COVID-19.

Pengamat politik asal Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Dr Wahyudi Winarjo MSi mengatakan jika seharusnya Bupati Malang menjadi suri teladan.

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM

“Rakyat akan selalu meminta agar pemerintah senantiasa menjadi suri teladan atas aturan yang digulirkan,” ungkap Wahyudi saat dimintai keterangan, Kamis (06/08/2020).

Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UMM juga menjelaskan akan ada pembangkangan dari masyarakat jika pemerintah tidak bisa menjadi suri teladan.

“Jika pemerintah tidak bisa ing ngarso sung tulodo (memberi teladan di depan, red), maka yang akan terjadi nantinya adalah pembangkangan yang dilakukan oleh rakyat. Ibarat pepatah, guru kencing berdiri, murid kencing berlari,” tegasnya.

Untuk diketahui, video Bupati Malang berdangdut dengan dua biduan saat deklarasi tim pemenganan untuk Pilkada 2020 yang akan datang itu menjadi bahan perbincangan sosial. Acara tersebut digelar di sebuah rumah makan di Kepanjen, Kabupaten Malang, Rabu malam (5/8/2020).

Meski demikian, Wahyudi menjelaskan bahwa acara musik dangdut memang sebenarnya sejak dulu merupakan salah satu cara mendekati calon pemilih yang efektif.

“Secara umum media hiburan, termasuk di dalamnya musik dangdut dapat menjadi sarana untuk mendekatkan  kontestan dengan calon pemilih,” ujarnya.

Namun, mengadakan pesta besar-besaran di tengah krisis akibat Pandemi COVID-19 ini juga tidak elok dilihat oleh masyarakat.

“Di era pandemi COVID-19, yang mana pemerintah senantiasa meminta agar rakyat mengikuti protokol kesehatan, maka seharusnya pentas dangdutnya dilakukan secara daring. Jika hal ini tidak dilakukan, maka akan justru menjadi kontra produktif terhadap misi kampanyenya nanti,” jelasnya.

Oleh sebab itu, sangat wajar jika masyarakat meluapkan kekecewaannya kepada calon petahana Bupati Malang atau Bupati Malang yang masih menjabat saat ini.

“Respon masyarakat sebagaimana dalam medsos tersebut adalah bukti ketidaksukaan rakyat terhadap apa yang dilakukan oleh incumbent,” ungkapnya.

Terakhir, Wahyudi mengungkapkan jika saat kondisi krisis seperti ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang diminta memiliki rasa simpati.

“Rakyat meminta agar pemerintah juga memiliki sense of crisis sebagaimana pemerintah juga meminta kepada rakyat untuk melakukan hal tersebut,” tutupnya.

Sebelumnya, Bupati Malang dikritik warganet karena kedapatan menyelenggarakan acara dangdutan saat deklarasi tim pemenangan Pilkada 2020 di Rumah Makan Bojana Puri Kepanjen, Kabupaten Malang pada Rabu Malam (05/07/2020).

Lalu saat dikonfirmasi, Sanusi menegaskan dirinya tidak menggunakan dangdutan. Tetapi dirinya menyelenggarakan electone saat kondisi deklarasi sudah sepi atau selesai.

 

Reporter: Rizal Adhi Pratama
Editor: Gigih Mazda

Tags: Kabupaten MalangMalangMalang RayaPilkadaPilkada 2020Politik
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Next Post
Wali Kota Malang Beri Sinyal Positif Bisnis Hiburan Malam Bisa Beroperasi saat Pandemi

Wali Kota Malang Beri Sinyal Positif Bisnis Hiburan Malam Bisa Beroperasi saat Pandemi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID