• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi ngabuburit bersama keluarga. (Foto: Pexels/Tugu Jatim)

Ilustrasi ngabuburit bersama keluarga. (Foto: Pexels/Tugu Jatim)

Sudah Siap Ngabuburit? Yuk Kenali Dulu Asal-usulnya…

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Salah satu tradisi dan budaya bulan Ramadhan di Indonesia yaitu ngabuburit. Ini merupakan kegiatan yang dilakukan sembari menunggu waktu berbuka puasa. Namun, apa sebenarnya arti dari kata ngabuburit itu? Dari mana asal-usul dan sejarah ngabuburit? Kenapa tradisi ini ada di Indonesia hingga kini?

Istilah ngabuburit ini lebih familier untuk anak-anak dan remaja yang memiliki banyak waktu kosong menjelang berbuka puasa. Waktu kosong inilah yang disebut dengan ngabuburit dan bisa dinikmati dengan melakukan berbagai kegiatan.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

Asal-usul Kata Ngabuburit

Kata ngabuburit berasal dari bahasa Sunda. Menurut kamus Bahasa Sunda yang diterbitkan oleh Lembaga Bahasa dan Sastra Sunda (LBSS), kata ngabuburit secara lengkap diambil dari kalimat “ngalantung ngadagoan burit” yang memiliki arti bersantai-santai sambil menunggu waktu sore.

Ngabuburit memiliki kata dasar “burit” artinya sore hari. Kata ini kemudian menjadi identik dengan Ramadhan karena ibadah puasa identik dengan menunggu waktu berbuka, yaitu pada waktu sore hari.
Istilah tersebut merupakan penanda waktu dalam kurun 24 jam. Di antaranya, ada isuk-isuk, pagi-pagi; beurang, siang hari; burit, sore hari; dan peuting, malam.

Istilah Ngabuburit di Daerah Lain

Seiring dengan populernya istilah ini, kata ngabuburit kemudian menjadi banyak pula digunakan di berbagai daerah lain di Indonesia. Namun, ada pula beberapa daerah yang tetap memiliki istilah daerahnya masing-masing seperti “malengah puaso” yang berasal dari Bahasa Minang yang berarti melakukan kegiatan untuk mengalihkan rasa haus dan lapar karena berpuasa.

Perkembangan Ngabuburit

Pada awalnya, kegiatan ngabuburit selama Ramadhan diisi dengan berbagai kegiatan religius seperti pesantren kilat. Namun, seiring perkembangan zaman, ngabuburit di Indonesia mulai berkembang menjadi berbagai aktivitas yang lebih bervariasi.

Seperti wisata kuliner di pasar kaget alias Pasar Ramadhan, menggelar berbagai aktivitas sosial, hingga sekadar acara kumpul-kumpul bersama sahabat.

Jadi, begitulah arti serta asal-usul istilah “ngabuburit” di Indonesia. Kalau Anda lebih memilih “ngabuburit” seperti apa?

 

Tags: Asal-usul kata ngabuburitramadhanRamadhan di Indonesia
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
KPEU MUI Jawa Timur menggelar rapat kerja (raker) di Pondok Pesantren Nurul Jadid Paiton Probolinggo. (Foto: KPEU MUI Jawa Timur/Tugu Jatim)

Raker di Probolinggo, KPEU MUI Jatim Bakal Bangun Rumah Makan-Gerai Pameran Produk Halal UMKM

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID