• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tangkapan layar video viral yang menampilkan pendaran cahaya warna-warni di langit pascagempa di Malang, Sabtu (10/4/2021) kemarin. (Foto: Dokumen/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Tangkapan layar video viral yang menampilkan pendaran cahaya warna-warni di langit pascagempa di Malang, Sabtu (10/4/2021) kemarin. (Foto: Dokumen/Tugu Malang/Tugu Jatim)

Cahaya Warna-Warni di Langit Pasca-Gempa Malang Ramai Dibicarakan, Ini Penjelasan LAPAN

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Pascagempa berkekuatan magnitudo 6,1 yang mengguncang wilayah Malang Raya, viral sebuah video warga yang menangkap fenomena di langit yang tidak biasa, Sabtu (10/4/2021) sore kemarin.

Video itu diunggah akun di Twitter @424jt yang menangkap sebuah pendaran cahaya berwarna-warni yang indah di balik awan. Dalam postingan itu kini sudah menuai 15 ribu likes, 2.340 retweet dan 241 quote tweets.

You might also like

Jombang

Merasa Tak Pernah Pinjam Rp70 Juta, Nenek Ngatini Seret Bank Jombang ke Jalur Hukum

07/07/2026 7:30 PM
Blitar

Sita 2,2 Juta Batang, Blitar Jadi Rute Empuk Selundupan Rokok Ilegal ke Sumatera

07/07/2026 7:00 PM

Terkait fenomena ini, Ketua Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Thomas Jamaludin menegaskan bahwa fenomena cahaya warna-warni ini tidak ada korelasinya dengan fenomena alam gempa bumi.

”Tidak ada kaitan ya dengan gempa bumi,” kata dia dihubungi, Minggu (11/4/2021).

Menurur Thomas, fenomena cahaya itu adalah fenomena alami yakni efek hamburan cahaya di jelang matahari terbenam. ”Awan berwarna merah (warna-warni) itu karena hamburan cahaya matahari menjelang terbenam,” jelas dia.

Lalu, kenapa fenomena ini jarang terjadi setiap hari? Terang Thomas karena pantulan cahaya matahari yang terhalang oleh awan.

”Itu karena di kejauhan ada awan tinggi yang memantulkan cahaya matahari menjelang terbenam yang berwarna merah. Lalu terhalang awan rendan di lokasi pengamatan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, gempa bumi bermagnitudo 6,1 yang berpusat di laut Samudera Hindia, sebelah barat daya Kabupaten Malang mengguncang pada Sabtu, 10 April 2021 pukul 14.00 WIB.

Gempa yang terjadi di wilayah Samudra Hindia Selatan Jawa tersebut memiliki episenter pada koordinat 8,83 LS dan 112,5 BT. Tepatnya, pusat gempa berlokasi di laut pada jarak 96 kilometer arah selatan Kota Kepanjen, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dengan kedalaman 80 km.

Tags: berita malangGempa MalangKabupaten MalangKota MalangMalangmedia sosialpelangiTwitter
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Jombang

Merasa Tak Pernah Pinjam Rp70 Juta, Nenek Ngatini Seret Bank Jombang ke Jalur Hukum

by Mochamad Abdurrochim
07/07/2026 7:30 PM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Kasus kredit bermasalah yang menimpa Ngatini, lansia asal Desa Banjardowo, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang memasuki babak baru....

Blitar

Sita 2,2 Juta Batang, Blitar Jadi Rute Empuk Selundupan Rokok Ilegal ke Sumatera

by Mochamad Abdurrochim
07/07/2026 7:00 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Wilayah Blitar ternyata tidak hanya menjadi pasar, melainkan telah bertransformasi menjadi jalur distribusi peredaran rokok ilegal. Sepanjang...

Pemkot Surabaya

Eri Cahyadi Tegaskan Pemkot Surabaya Belum Bayar Rp104 Miliar ke PT Unicomindo, Ini Alasannya

by Mochamad Abdurrochim
07/07/2026 6:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menanggapi surat peringatan yang dilayangkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya oleh kuasa hukum...

Chatour Travel

Bersejarah! Lebih dari 2.000 Jama’ah Bersiap Berangkat, Chatour Travel Gelar Manasik di Jawa Timur hingga Sulawesi

by Mochamad Abdurrochim
07/07/2026 4:58 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id – Gelombang keberangkatan umrah periode Juli–Agustus 2026 melalui Chatour Travel dipastikan meningkat signifikan. Hingga awal Juli 2026, tercatat...

Next Post
Jalannya Konferensi Cabang IPNU-IPPNU Kabupaten Trenggalek. (Foto: M Zamzuri/Tugu Jatim)

Ciptakan Kader Militan, IPNU-IPPNU Trenggalek Gelar Konfercab ke-XIX dan ke-XVII

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID