• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Keracunan massal.

Kepala Puskesmas Tanah Kalikedinding Surabaya dr Era Kartikawati saat memberikan keterangan pada Senin (03/07/2023). (Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim)

Update Kasus Keracunan Massal, Seluruh Korban di Puskesmas Tanah Kelikedinding Surabaya Pulang, Tersisa 15 Orang di RS

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
3 years ago
in Peristiwa
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Kondisi semakin membaik, seluruh korban diduga keracunan massal yang berjumlah 14 orang dirawat di Puskesmas Tanah Kalikedinding, Kota Surabaya, per Senin (03/07/2023) telah dipulangkan ke rumahnya masing-masing untuk selanjutnya menjalani rawat jalan.

Seperti diberitakan sebelumnya, kasus dugaan keracunan massal yang menimpa warga Kalilom Lor Indar Gang Seruni II, RT 12, RW 10, yakni sebanyak 71 orang. Seluruh korban menjalani perawatan di sejumlah puskesmas dan rumah sakit umum.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

03/06/2026 10:41 PM

“Alhamdulillah dari awal itu kan 71 orang yang terkena dampak, per hari ini mereka yang dirawat di puskesmas, baik itu di Puskesmas Tanah Kalikedinding, Sidotopo Wetan, dan Bulak Banteng semuanya sudah sembuh dan pulang,” kata Kepala Puskemas Tanah Kalikedinding Surabaya dr Era Kartikawati pada Senin siang (03/07/2023).

Baca Juga: Kabar Porprov VIII Jatim Terancam Batal, Disbudporapar Mojokerto Ngaku Dilema

Namun, dalam penuturan Era, saat ini beberapa pasien yang dirujuk di rumah sakit belum diperbolehkan untuk pulang.

“Mereka yang dirujuk ke rumah sakit karena kami nggak mau ambil risiko. Karena biasanya ada penyakit penyerta juga, seperti jantung atau kencing manis. Jadi yang tersisa mereka yang dirawat di rumah sakit, sekitar 15 orang,” imbuhnya.

Meski begitu, seluruh pasien keracunan massal telah diperbolehkan kembali ke rumahnya. Pihak puskesmas dan Dinas Kesehatan Kota Surabaya akan terus memantau kondisi pasien hingga benar-benar dinyatakan sembuh.

“Kalau dirawat, secara prosedur mereka diminta untuk kontrol tiga hari kemudian. Kalau yang di rumah tidak ada gejala dan dinyatakan sembuh selesai kami pantau,” jelasnya.

Keracunan massal Surabaya.
Suasana Puskesmas Tanah Kalikedinding Surabaya. (Foto: Izzatun Najibah/Tugu Jatim)

Sementara ini, pihaknya maupun Dinkes Surabaya masih menunggu hasil uji lab yang diduga menjadi penyebab keracunan massal yakni tiga olahan daging kurban yang sebelumnya dikonsumsi warga.

“Kami belum tahu hasilnya, nanti langsung ke Dinkes Kota Surabaya,” jawabnya singkat.

Kendati demikian, sejauh ini dugaan kuat penyebab keracunan massal tersebut berasal dari olahan masakan. Enggan berspekulasi lebih jauh, pihaknya masih menunggu hasil uji lab.

“Ini masih kami selidiki lagi. Kami masih menunggu hasil BBLK. Satu permasalahannya, mereka makan atau minum yang disediakan saat acara. Tetapi kenanya di mana? Kami tunggu hasil BBLK,” tegasnya.

Hal tersebut juga didukung oleh pantauan tim Puskesmas Tanah Kelikedinding ketika berada di lokasi. Di mana tidak ditemukan kondisi lingkungan kumuh yang menjadi penyebab munculnya kuman dan bakteri.

“Sebetulnya kalau lihat lokasinya bagus juga bersih, jangan dibayangkan tempat kumuh dan luas juga. Saya pikir dari masakannya, tapi kami lihat hasil lab nanti,” ucapnya.

Baca Juga: 71 Warga Surabaya Keracunan Massal, Dinkes Tunggu Hasil Uji Sampel 3 Olahan Daging Kurban

Menindaklanjuti atas kasus tersebut, pihak puskemas juga dibantu oleh Kader Surabaya Hebat (KSH) mengaku bahwa selama ini sudah masif sosialisasi terkait pola hidup sehat.

“Kejadian kemarin di luar dugaan termasuk mereka. Karena itu, acara tahunan dan yang masak pun tetap orang sama. Jadi bukan hal baru, pola hidup sehat juga sebetulnya mereka paham,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 71 warga Kalilom Lor Indar Gang Seruni II dari berbagai kalangan mulai dari anak-anak hingga orang tua diduga mengalami keracunan massal setelah mengonsumsi olahan daging kurban yang dimakan secara bersama-sama pada Kamis malam (29/06/2023).

Kemudian sebagian besar warga yang ikut dalam acara makan bersama tersebut mulai merasakan gejala pusing, mual, hingga panas dingin pada Jumat pagi (30/06/2023).

Writer: Izzatun Najibah

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Surabaya hari iniDinkes SurabayaKeracunan massal di SurabayaKorban keracunan massalKota Surabaya hari iniPuskesmas Tanah Kalikedinding Kota Surabaya
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 10:41 PM
0

Tugujatim.id - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus...

Lansia di Surabaya.

Ruko Terbakar, Lansia di Surabaya Jadi Korban Tewas Diduga Hirup Asap Pekat saat Selamatkan Diri

by Dwi Linda
31/05/2026 7:55 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Rumah toko (ruko) dua lantai di Jalan Sidoyoso IV Nomor 51, Kelurahan dan Kecamatan Simokerto, Surabaya, Minggu...

Truk parkir.

Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir di Lawang Malang, Ini Kronologinya!

by Dwi Linda
31/05/2026 5:05 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kecelakaan maut melibatkan pemotor vs truk parkir terjadi di Jalan Raya Dr Sutomo, Desa Turirejo, Kecamatan Lawang,...

Next Post
Penyakit LSD.

Penyakit LSD Kabupaten Pasuruan Tembus 325 Kasus di 18 Kecamatan, 2 Sapi Mati

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID