• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Rumah warga yang sudah terpasang program penomoran rumah berbentuk buah. (Foto: Sholeh/Tugu Jatim)

Rumah warga yang sudah terpasang program penomoran rumah berbentuk buah. (Foto: Sholeh/Tugu Jatim)

Terhenti sejak 2016, DPKPP Kota Batu Siapkan 13.721 Nomor Rumah Berbentuk Buah

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BATU, Tugujatim.id – Anggaran lanjutan program penomoran rumah berbentuk buah di Kota Batu telah disiapkan sebesar Rp 1,2 miliar. Kini Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kota Batu akan segera melanjutkan program yang terhenti sejak 2016 itu. Rencananya, program itu akan menyasar 3 desa di Kota Batu yang memang belum menerima manfaat. Yaitu, Desa Pesanggrahan, Beji, dan Sidomulyo. Sementara pengadaan pelat nomor rumah akan disiapkan sebanyak 13.721 keping.

Plt Kepala DPKPP Kota Batu Bangun Yulianto menuturkan, jenis buah yang digunakan untuk nomor rumah akan berbeda di setiap kecamatan. Pelat nomor berbahan akrilik tersebut juga telah diatur dalam Perwali No 12 Tahun 2014.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

“Di Junrejo bentuknya stroberi, Batu bentuknya apel manalagi, dan Bumiaji yang apel room beauty. Ketentuan itu ada, sudah diatur perwali,” ujarnya Sabtu (17/04/2021).

Rumah warga ini terpasang nomor rumah berbentuk apel. (Foto: Sholeh/Tugu Jatim)
Rumah warga ini terpasang nomor rumah berbentuk apel. (Foto: Sholeh/Tugu Jatim)

Program penomoran rumah yang dimulai sejak 2014 itu sempat terbengkalai pelaksanaannya pada 2016. Dalam kurun waktu dua tahun itu, DPKPP telah merealisasikan nomor rumah berbentuk buah itu sebanyak 61.884 keping.

Untuk itu, saat ini DPKPP akan menggandeng pemerintah desa dan kelurahan untuk melakukan pendataan ulang.

“Pendataan akan dihitung bersama pihak desa. Sebab, jumlahnya berubah-ubah kalau ada pendirian bangunan baru,” paparnya.

Dia mengatakan, penomoran rumah itu juga sebagai upaya Pemkot Batu dalam melakukan penataan dan pengelolaan wilayah.

“Itu harus ditata karena kami sudah menjadi daerah otonom setelah lepas dari Kabupaten Malang. Data yang jelas harus ditunjang penataan agar tak terjadi tumpang tindih. Jadi, ketika mencari alamat lebih mudah,” ucapnya.

 

Tags: DPKPP Kota BatuKota BatuNomor rumah bentuk buahPenomoran rumah
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
CEO Tugu Media Group Irham Thoriq (kiri) sedang bersama Mistiani, warga yang terkena gempa Malang. (Foto: Rubianto/Tugu Jatim)

Kisah Mistiani saat Terjadi Gempa Malang: Saya Lagi Makan Rujak Tertimpa Bata dan Genteng

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID