• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Wali Kota Malang Sutiaji meninjau langsung hari pertama pelaksanaan sekolah tatap muka di SMPN 6 Kota Malang, Senin (19/04/2021). (Foto:Azmy/Tugu Jatim)

Wali Kota Malang Sutiaji meninjau langsung hari pertama pelaksanaan sekolah tatap muka di SMPN 6 Kota Malang, Senin (19/04/2021). (Foto:Azmy/Tugu Jatim)

Wali Kota Malang Sutiaji Meninjau Sekolah Tatap Muka di SMPN 6 Memakai Prokes Ketat

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Pelaksanaan sekolah tatap muka di Kota Malang sudah dimulai Senin (19/04/2021) untuk semua tingkatan PAUD, SD, dan SMP. Wali Kota Malang Sutiaji pun meninjau langsung pelaksanaan sekolah dengan memakai protokol kesehatan (prokes) secara ketat.

Pelaksanaan prokes ini sesuai Surat Edaran (SE) Wali Kota Malang Nomor 15 Tahun 2021. Mulai pengecekan suhu badan rutin, memakai masker, mencuci tangan, hingga pembatasan kuota murid dalam kelas sebanyak 50 persen.

You might also like

SPPG di Blitar.

IPAL Bermasalah, 28 SPPG di Blitar Dihentikan Sementara oleh BGN

05/06/2026 11:48 PM
Rektor Unikama.

Pengukuhan Guru Besar Rektor Unikama, Angkat Riset Evolusi Teknologi AI Ubah Wajah Pendidikan Signifikan

05/06/2026 11:33 PM

Pantauan reporter di SMPN 6 Kota Malang, jumlah murid di setiap kelas dibatasi hanya 10-11 orang. Di sana diberlakukan sistem genap ganjil sesuai nomor absen. Jadi, misal absen ganjil hari ini masuk, besoknya absen genap masuk.

“Total murid kami kelas VII-VIII itu ada 501 orang. Kami pakai sistem ganjil genap sesuai absen dengan durasi belajar per mata pelajaran 30 menit. Saat istirahat tetap di dalam kelas, kami larang berinteraksi jarak dekat satu sama lain,” kata Kepala SMPN 6 Risna Widyawati.

Salah satu siswa SMPN 6 Kota Malang saat hari pertama pelaksanaan sekolah tatap muka. (Foto:Azmy/Tugu Jatim)
Salah satu siswa SMPN 6 Kota Malang saat hari pertama pelaksanaan sekolah tatap muka. (Foto:Azmy/Tugu Jatim)

Dia mengatakan, sebelumnya dari hasil survei wali murid, sebanyak 85 persen mengaku setuju sekolah tatap muka. Sementara sisanya belum setuju, ada juga yang anggota keluarga punya riwayat komorbid.

“Semoga pelaksanaan sekolah tatap muka ini lancar terus sampai nanti aman dan kembali seperti sedia kala,” harapnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan, digelarnya sekolah tatap muka di Kota Malang telah melalui sejumlah pertimbangan. Hasil survei sejak Agustus 2020, 86 persen wali murid setuju sekolah tatap muka dengan memperketat prokes.

Selain itu, tren angka kasus penularan Covid-19 juga sudah mulai melandai dan semua guru di Kota Malang sudah mendapatkan vaksin. Dia yakin, sekolah tatap muka ini tidak akan jadi klaster baru penyebaran Covid-19.

“Pengendalian Covid-19 sudah terpantau baik, guru-guru juga sudah divaksin dua kali. Semoga itu (klaster, red) tidak terjadi,” jelas dia usai meninjau.

Salah satu guru SMPN 6 Kota Malang saat hari pertama pelaksanaan sekolah tatap muka. (Foto:Azmy/Tugu Jatim)
Salah satu guru SMPN 6 Kota Malang saat hari pertama pelaksanaan sekolah tatap muka. (Foto:Azmy/Tugu Jatim)

Menurut Sutiaji, digelarnya sekolah tatap muka juga demi keoptimalan pembelajaran itu sendiri dibanding dengan sistem daring (online). Namun tetap saja, kewaspadaan harus diperketat.

“Ketika di sekolah, ciptakan suasana yang nyaman, tidak ada trauma yang berlebihan dan ciptakan rasa senang supaya imun terjaga dengan baik,” pesan dia.

Sejauh ini sementara bisa dipastikan pelaksanaan sekolah tatap muka berprokes ini berlangsung aman dan diharap bisa terus berlangsung seterusnya.

“Mudah-mudahan kasus Covid-19 juga tidak ada penambahan lagi. Saat ini pun angka kematiannya terpantau baik. Tapi, tidak menutup kemungkinan jika nanti tidak terkendali, sekolah bisa ditutup lagi,” ujarnya.

Tags: Berita sekolah tatap mukaKota MalangSMPN 6 Kota MalangWali Kota Malang Sutiaji
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

SPPG di Blitar.

IPAL Bermasalah, 28 SPPG di Blitar Dihentikan Sementara oleh BGN

by Dwi Linda
05/06/2026 11:48 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 28 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Blitar Raya...

Rektor Unikama.

Pengukuhan Guru Besar Rektor Unikama, Angkat Riset Evolusi Teknologi AI Ubah Wajah Pendidikan Signifikan

by Dwi Linda
05/06/2026 11:33 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Pengukuhan Rektor Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) Prof Dr Sudi Dul Aji MSi menjadi guru besar dengan...

Sekolah Rakyat Kota Blitar.

Sekolah Rakyat Kota Blitar Bakal Tampung 150 Siswa “Titipan” dari Malang dan Batu

by Dwi Linda
05/06/2026 9:31 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasional Sekolah Rakyat (SR) berbasis asrama di Kota Blitar dijadwalkan mulai berjalan pada Juli atau Agustus 2026....

Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

by Dwi Linda
05/06/2026 8:00 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Seorang jemaah haji asal Kota Malang, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia saat tiba di Bandara Internasional Juanda...

Next Post
Ilustrasi minum teh. (Foto: Pexels/Tugu Jatim)

Suka Minum Teh? Anda Wajib Baca 5 Faktanya Berikut Ini...

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID