• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dalam aksi Hari Buruh Nasional bersama serikat pekerja di depan Disnaker Provinsi Jatim, Sabtu (01/05/2021).(Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dalam aksi Hari Buruh Nasional bersama serikat pekerja di depan Disnaker Provinsi Jatim, Sabtu (01/05/2021).(Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

May Day, Ketua GMNI Unesa: Upah Buruh Tidak Sesuai, Banyak Jam Kerja di Luar Ketentuan!

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebagai bentuk kepedulian Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Universitas Negeri Surabaya (Unesa) terhadap kaum buruh, kontribusi dalam aksi May Day atau Hari Buruh Nasional merupakan hal yang wajib mereka laksanakan. Selain dari KASBI Jatim dan serikat pekerja, organisasi ekstra parlemen mahasiswa seperti GMNI, PMII, LAMRI, dan lain-lain juga turut hadir. Ketua GMNI Unesa Amirul Hakim menegaskan, banyak buruh yang masih mendapat upah tidak layak dan jam kerja melebihi ketentuan.

“Upah tidak sesuai, jam kerja sangat tidak pas, bahkan ada jam kerja yang lebih dari kapasitas yang sudah ditentukan. Mungkin saya kira, masih dengan perjuangan sejak awal. Menolak UU Omnibuslaw, menuntut UU Omnibuslaw untuk dicabut karena sangat merugikan bagi kaum buruh,” terang mahasiswa Jurusan Manajemen Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Unesa, Sabtu (01/05/2021).

You might also like

Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

22/07/2026 9:39 AM
Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

22/07/2026 7:46 AM

Selain itu, Amirul juga menyampaikan bahwa pihaknya menuntut kesejahteraan kaum buruh di Indonesia dicukupi. Selain itu, banyak poin yang perlu dikritisi ulang pada UU Omnibuslaw yang disahkan beberapa waktu lalu.

Aksi Hari Buruh Nasional bersama serikat pekerja.(Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)
Aksi Hari Buruh Nasional bersama serikat pekerja.(Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

“Di peringatan May Day ini, teman-teman GMNI Unesa menuntut dari kesejahteraan buruh itu sendiri, di mana kemarin sudah disahkan UU Omnibuslaw. Banyak sekali poin-poin yang perlu dikritisi dari Disnaker Jatim sendiri, serta follow up dari Omnibuslaw masih sangat kurang,” imbuhnya.

Amirul memaparkan bahwa delegasi aksi dari GMNI Unesa ada 18 orang, tapi bila dari GMNI Surabaya total 25 orang yang turut memeriahkan aksi May Day bersama serikat buruh lainnya.

Di sisi lain, Amirul juga menyampaikan harapannya pada pemerintah agar lebih memperbaiki sistem kooperatif atau kerja sama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Harapannya agar pemerintah dapat kooperatif serta lebih mementingkan kesejahteraan buruh dan tidak membuat kebijakan yang merugikan. Buruh juga butuh kesejahteraan,” lanjutnya.

Apalagi, Amirul, banyak buruh yang terkena PHK di masa pandemi Covid-19 ini. Jadi, pemerintah perlu mencari inovasi penting untuk memperbaiki dan membantu kesejahteraan buruh dan rakyat.

“Pengangguran bertambah dan mencari pekerjaan pun susah. Buruh juga tidak mendapatkan apa yang sesuai dengan yang mereka kerjakan. Kalau sama seperti ini terus, bakal selamanya krisis ekonomi akan melanda para buruh di Indonesia,” ujarnya.

Tags: Aksi buruhburuhcovid-19GMNIHari Buruh NasionalKesejahteraan buruhMay DayPHK
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Muktamar NU Jombang.

Muktamar NU Jombang Ke-35 Bakal Didatangi 200 Ribu Orang, Perketat Penginapan Delegasi Resmi: Ini Lokasinya!

by Dwi Linda
22/07/2026 9:39 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas pada Agustus 2026 diproyeksikan didatangi sekitar...

Cuaca di Jawa Timur.

Angin Kencang Mengintai di Balik Langit Cerah, Cuaca di Jawa Timur Rabu 22 Juli 2026 Perlu Diwaspadai

by Dwi Linda
22/07/2026 7:46 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Rabu (22/07/2026) didominasi cerah dan udara kabur di banyak kabupaten/kota. BMKG mengeluarkan peringatan...

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Next Post
Wakil Wali Kota Batu Punjul Santoso.(Foto: Sholeh/Tugu Jatim) 

Usai Revisi DED, Anggaran Revitalisasi Pasar Besar Kota Batu Membengkak Rp 30 Miliar

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID