• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
surabaya tugu jatim

Proses penciptaan alat deteksi stres, Smart Bracelet Stress Detection karya tim PKM Unair. Foto: Dok Unair

Tim PKM Universitas Airlangga Surabaya Ciptakan Alat Pengukur Stres Untuk Atlet e-Sport

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Meski bermain melalui PC atau handphone, atlet e-sport tentu tak lepas dari ancaman stres yang berdampak buruk bagi kesehatan fisik maupun mental.

Berkaca dari situ, kelompok Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menciptakan alat pendeteksi stres dengan nama “Smart Bracelet Stress Detection” untuk atlet.

You might also like

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

19/07/2026 12:53 PM
Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

19/07/2026 12:00 PM

Mereka adalah Aisy Al Fawwaz selaku ketua tim, Revita Novianti Putri, Richa Varyan, Sayyidul Istighfar Ittaqillah, dan Angeline Shane.

Alat pendeteksi stres yang mereka ciptakan memakai deep learning dengan memanfaatkan komputer dalam pengolahan datanya. Sehingga bisa mendeteksi secara akurat, fleksibel, real time, dan non-invasive. “Metode ini bisa mengenali pola kompleks seperti gambar, suara, teks, dan kata secara akurat,” kata Aisy.

Aisy menjelaskan, alat yang mereka ciptakan merupakan pengembangan penelitian milik Zontone (2019) yang mengkombinasikan metode EDA dan ECG, pendeteksi stres untuk pengendara mobil.

Menurutnya, bentuk bracelet dinilai lebih praktis dan efisien terutama saat digunakan atlet ketika berlaga. Sebab, sensor aktifnya berada di tangan.

“Kami berhadap dengan adanya Starstec bisa meningkatkan kuliatas pada pemain atlet e-sport juga bisa meningkatkan kesadaran terkait kondisi mental pada pemain,” ucapnya.

Aisy menjelaskan, penggunaan alat pendeteksi stres tersebut bukan hanya untuk atlet e-sport tetapi juga bisa untuk cabor lain seperti catur. “Namun disarankan, penggunaan Starstec ini untuk atlet yang tidak melakukan banyak pergerakan lebih pada fisik. Karena kalau dipakai banyak gerak hasilnya kurang akurat,” bebernya.

Meski begitu, Aisy dan tim berkomitmen untuk terus melakukan perbaikan dan pengembangan fitur pada Starstec agar bisa lebih mudah. “Kami berharap ke depannya kami dapat terus mengembangkan fitur-fitur Starstec, baik yang terdapat pada gelang maupun aplikasinya, sehingga pengguna dapat lebih mudah dalam menggunakan dan semakin mudah memonitor kondisi tingkatan stres,” tandasnya.

Reporter: Izzatun Najibah
Editor: Lizya Kristanti

Tags: berita Surabayaberita Surabaya hari iniSurabayaUnairUniversitas Airlangga
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Mahasiswa UM.

Mahasiswa UM Kembangkan GS-PBL, Strategi Pembelajaran Berbasis Game Tingkatkan Kolaborasi Siswa

by Dwi Linda
19/07/2026 12:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) kembali menghadirkan inovasi di bidang pendidikan. Yonna Divanka Yuanvanelli, mahasiswa UM Program...

Peneliti UM.

Peneliti UM Kembangkan EL-PBL, Inovasi Pembelajaran IPA Bikin Siswa Lebih Kreatif dan Semangat Belajar

by Dwi Linda
19/07/2026 11:05 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Tim peneliti Universitas Negeri Malang (UM) menghadirkan inovasi pembelajaran berupaya menciptakan suasana belajar IPA yang lebih menyenangkan...

LPPM UM.

LPPM UM Gelar Pelatihan Pembuatan Tepache, Mahasiswa Belajar Olah Limbah Kulit Nanas Jadi Minuman Fungsional

by Dwi Linda
19/07/2026 10:20 AM
0

MALANG, Tugujatim.id - Pusat Kesehatan dan Pangan Lembaga Penelitian dan Pendidikan Kepada Masyarakat Universitas Negeri Malang (LPPM UM) menggelar kegiatan...

Next Post
Ancaman dan Tantangan Artificial Intelligence di Dunia Pendidikan

Ancaman dan Tantangan Artificial Intelligence di Dunia Pendidikan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID