• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Suasana diskusi di Paragon Hall Swadarma Raya, Jakarta Selatan. Foto: Rochim/Tugu Jatim

Suasana diskusi di Paragon Hall Swadarma Raya, Jakarta Selatan. Foto: Rochim/Tugu Jatim

Ancaman dan Tantangan Artificial Intelligence di Dunia Pendidikan

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Pilihan Redaksi
0
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA, Tugujatim.id – Sampai kapan pun, artificial intelligence (AI) itu hanya sebuah alat pembantu. Manusia mutlak menjadi peran utama sebagai khalifah fiil ardl atau pengelola. Sebab, ada beberapa hal yang memang tidak bisa digantikan oleh teknologi, seperti guru, dosen, maupun wartawan.

Kalimat itu menjadi pembuka diskusi bertajuk “Ancaman dan Tantangan AI di Dunia Pendidikan” yang digelar pada kegiatan Gathering Alumni Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP) Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP) bersama Paragon Corp, di Jakarta, pada Senin (18/09/2023).

You might also like

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

01/06/2026 10:33 AM
Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

17/05/2026 9:21 AM

Dalam diskusi tersebut, Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Katolik Parahyangan Bandung, Nina Septina SP MM memberikan contoh bahwa di dunia jurnalistik, diperlukan kedekatan narasumber untuk mendapatkan sebuah data. Diharuskan konfirmasi tertentu sebagai salah tugas jurnalis untuk mencari, mengolah, dan menyajikan berita.

“Memang benar ada ke kekhawatiran terkait hal itu. Makanya harus memiliki jiwa pembelajar terus menerus agar tidak tergerus zaman,” pesannya.

Sementara Group Head Data and Applied Intelligence Paragon, Dudi Susanto mengatakan bahwa AI muncul pada 1956. “Sebenarnya sudah jauh dulu lahir, namun baru berkembang dan ramai pada akhir-akhir ini,” ucapnya.

Dudi menjelaskan, AI memiliki arti kecercedasan buatan. Orang-orang yang berkecimpung di dunia IT, berkeinginan ada teknologi yang bisa menggantikan pekerjaan manusia.

“Kenapa waktu itu tidak secepat sekarang? Nah dengan kemampuan berkembang cepat, sehingga penunjangnya yang digunakan untuk mengembangkan teknologi,” kata Dudi.

Contoh produk AI yang paling sederhana dan digunakan untuk aktivitas manusia yakni telepon genggam dan beberapa teknologi yang lainnya.

“Sebenarnya hampir sama dalam konteks pembelajaran. Siswa diberikan pengetahuan dari buku maupun yang lainnya, datanya terkumpul dan harus diujikan. Bagaimana hasilnya? Apakah nanti siswa tersebut akan berhenti belajar? Pastinya tidak mungkin,” ucapnya.

“Begitu pula teknologi AI yang berkembang dan terus diuji setiap waktunya. Sesuai perkembangan manusia yang ada, begitu pula banyak produknya,” imbuhnya.

Sekali lagi, kata dia, AI itu hanya teknologi yang membantu manusia. “Kalau tidak mau berpikir berkembang dan tidak mau belajar, pasti juga akan ketinggalan,” tuturnya.

“Begitu pula AI, dimanfaatkan bisa bekerja lebih cepat dan menyempurnakan hasil pekerjaan dari manusia,” imbuhnya.

Sementara Group Head Corporate Culture and Capability Paragon, Irwan Akhir menyampaikan bahwa teknologi belum memiliki inisiatif. “Sebab yang sekarang masih diperlukan form dimasukan, baru AI membaca. Akan menjadi berbahaya jika berkembang ke sana, sehingga perlu antisipasinya. Tetap harus dipaksa untuk berkembang dengan selalu belajar,” ucapnya.

Reporter: Rochim
Editor: Lizya Kristanti

Tags: ancaman AIArtificial Intelligenceberita jakartaBerita Jakarta hari iniJakarta
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Dima Akhyar

Jalan Panjang Dima Akhyar, Dari Jual Motor hingga Direksi PDP Kahyangan Jember

by Mochamad Abdurrochim
01/06/2026 10:33 AM
0

JEMBER, Tugujatim.id – Dima Akhyar kini dipercaya menjabat Direktur Umum dan Keuangan PDP Kahyangan Jember. Namun, sebelum masuk jajaran direksi...

Surabaya Vaganza 2026

Surabaya Vaganza 2026 Tetap Meriah Meski Sempat Diwarnai Ancaman Hujan

by Mochamad Abdurrochim
17/05/2026 9:21 AM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Surabaya Vaganza 2026 berlangsung meriah pada Sabtu malam (16/05/2026) meski sempat dibayangi cuaca mendung dan ancaman hujan....

59 Biksu Thudong di Pasuruan

59 Biksu Thudong di Pasuruan Singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong

by Mochamad Abdurrochim
13/05/2026 10:16 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id – 59 Biksu Thudong di Pasuruan singgah di Klenteng Tjoe Tik Kiong, Kota Pasuruan pada Rabu (13/05/2026). Kedatangan...

Drama Korea underrated

10 Rekomendasi Drama Korea Underrated yang Jarang Dibahas, Tawarkan Cerita Realistis dan Menyentuh

by Mochamad Abdurrochim
04/05/2026 2:46 PM
0

Tugujatim.id – Drama Korea underrated sering kali luput dari perhatian, meski menghadirkan cerita yang lebih realistis dan emosional. Di tengah...

Next Post
IBU Tugu Jatim

Masih Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru, IKIP Budi Utomo Malang Gelar Perkuliahan Oktober

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID