• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat. (Foto: Rap/Tugu Jatim)

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat. (Foto: Rap/Tugu Jatim)

Lebaran Kurang 2 Minggu, Pemkab Baru Bangun 14 Huntara dan 4 Rumah Tumbuh untuk Korban Gempa Malang

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang agar tidak ada lagi pengungsi korban gempa Malang di tenda-tenda darurat sebelum Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah tampaknya akan sulit tercapai. Lantaran, hingga hari ini baru 14 hunian sementara (huntara) dan 4 rumah tumbuh yang berhasil dibangun. Padahal, Lebaran tahun ini tinggal 9 hari lagi.

“Kalau huntara yang kami bangun sudah 14 unit dan rumah tumbuh itu ada 4 unit. Kalau untuk rumah tumbuh ini kalau digunakan terus, (pembangunannya) kurang lebih membutuhkan waktu selama 2 minggu, mulai dari ukuran 4 meter x 6 meter dan ada yang 6 meter x 8 meter,” terang Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Malang Wahyu Hidayat saat dikonfirmasi Senin malam (03/05/2021) di Pendapa Agung Kabupaten Malang.

You might also like

SPPG di Blitar.

IPAL Bermasalah, 28 SPPG di Blitar Dihentikan Sementara oleh BGN

05/06/2026 11:48 PM
Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

05/06/2026 8:00 PM

Untuk huntara sendiri sistemnya agak berbeda dari rumah tumbuh, para pengungsi akan dibuatkan rumah sementara di satu lokasi sampai rumah mereka dibangun kembali oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Huntara ini yang menerima adalah yang rumahnya rusak berat, kami pindahkan ke lapangan ke huntara. Kalau bantuan (rumah induk) dari BNPB sudah turun, maka mereka yang mendapatkan prioritas. Jadi, nanti huntara akan kami bongkar (kalau sudah tidak terpakai), kalau bangunan (rumah induk) selesai, maka mereka akan pindah,” jelasnya.

Pembangunan oleh BNPB akan dilaksanakan setelah status tanggap darurat selesai pada 7 Mei 2021. Sementara jumlah rumah yang rusak berat di Kabupaten Malang dipastikan oleh Sekda Kabupaten Malang itu lebih dari 1.700 rumah.

“Kami sudah kunci kemarin datanya (penerima bantuan rumah induk), baru setelah itu dikirim ke BNPB datanya. Untuk rumah rusak berat ada 1.700 unit, kalau secara total (rusak berat, ringan, sedang) kami sudah kunci ada 11 ribu sekian rumah,” beber mantan kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Cipta Karya ini.

“Nanti keseluruhan itu akan mendapatkan bantuan dari BNPB karena semua kota usulkan sehingga akan ada yang dapat Rp 50 juta, Rp 25 juta, dan Rp 10 juta tergantung tingkat kerusakannya,” sambungnya.

Lebih lanjut, Wahyu juga mengungkapkan dana siap pakai dan dana dari biaya tak terduga (BTT) yang ada di Kabupaten Malang untuk para korban gempa.

“Kalau dana siap pakai ada Rp 600 juta, sementara BTT itu ada Rp 6,5 miliar. Tapi, itu belum terserap semua karena kami masih pakai dana dari open donasi,” ucapnya.

Seluruh dana ini sendiri diperuntukkan untuk pembangunan huntara dan rumah tumbuh sebelum pembangunan rumah induk dari BNPB.

“Semua dana ini akan kami gunakan untuk membangun hunian sementara (huntara), mulai dari materialnya kami akan pakai dari open donasi. Kalau itu tidak cukup, baru kami gunakan dari dana siap pakai dan BTT,” ujarnya.

Tags: Bangun huntaraBangun rumah tumbuhBantuan korban gempaGempa MalangKabupaten MalangKorban gempa Malang
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

SPPG di Blitar.

IPAL Bermasalah, 28 SPPG di Blitar Dihentikan Sementara oleh BGN

by Dwi Linda
05/06/2026 11:48 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Sebanyak 28 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Blitar Raya...

Jemaah haji asal Malang.

Proses Pemulangan, 2 Jemaah Haji asal Malang Meninggal saat Tiba di Bandara Juanda Surabaya

by Dwi Linda
05/06/2026 8:00 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Seorang jemaah haji asal Kota Malang, Jawa Timur, dilaporkan meninggal dunia saat tiba di Bandara Internasional Juanda...

Wakapolres Blitar.

Wakapolres Blitar Diduga Aniaya Ajudan hingga Hidung Patah, Kapolres Buka Suara

by Dwi Linda
05/06/2026 7:21 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Publik heboh dengan beredarnya informasi dugaan tindak kekerasan yang melibatkan seorang perwira menengah di lingkungan Polres Blitar....

Desa Bulukerto.

Desa Bulukerto Wakili Kota Batu di Ajang Lomba Desa Se-Jatim, Ini Sederet Potensi dan Keunggulannya!

by Dwi Linda
05/06/2026 7:01 PM
0

BATU, Tugujatim.id - Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, terpilih mewakili Kota Batu mengikuti ajang Perlombaan Desa dan Kelurahan Provinsi Jawa Timur...

Next Post
Kondisi sepeda motor yang ringsek dihantam truk tangki. (Foto: Humas Polres Tuban/Tugu Jatim)

Saat Parkir, 3 Motor di Tuban Ringsek Dihantam Truk Tangki

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID