• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Perawat di Kalipare, Malang yang jadi korban pembakaran. (Foto: Instagram/Eva Sofiana Wijayanti)

Perawat di Malang yang jadi korban pembakaran oleh pria misterius. (Foto: Instagram/Eva Sofiana Wijayanti)

Benarkah Asmara Jadi Penyebab Perawat di Malang Dibakar Hidup-Hidup?

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Ini masih terkait kasus yang menimpa perawat bernama Eva Sofiana Wijayanti, 32. Perempuan yang merupakan warga Dusun Ngembul, Desa Kalipare, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, ini diserang oleh orang tak dikenal dan dibakar hidup-hidup pada Selasa (04/05/2021). Karena kejadian ini, pekerja di Klinik Bunga Husada, Desa Arjowilangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, ini mengalami luka bakar mencapai 60 persen.

Di media sosial dan di kalangan warga Kalipare, mengemuka isu asmara yang menjadi penyebab kejadian ini. H, salah seorang warga Kalipare, juga mendengar rumor tersebut.

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM

”Yang ramai karena disebabkan asmara, tapi detailnya tidak tahu bagaimana,” kata H.

Namun, isu asmara tersebut seolah dibantah oleh kakak ipar Eva, Didik Porwidianto. Eva dan suaminya, Adit, sangat jarang terlihat bertikai. Bahkan, keduanya sering kali terlihat berduaan.

“Kalau singgah di rumah ini, saya anggap tidak ada apa-apa. Bahkan, keduanya sering keluar berdua, ngabuburit juga selalu berdua setiap sore. Bahkan, kalau update story itu selalu jalan-jalan setiap sore ke warung-warung. Jadi, ada masalah atau apa, saya tidak tahu apa-apa,” katanya Rabu (05/05/2021).

Didik sendiri mengakui tidak pernah pernah ingin tahu rumah tangga korban yang juga lulusan kebidanan di Poltekkes RS dr Soepraoen (sekarang bernama ITSK dr Soepraoen) dan kini bekerja di Klinik Kecantikan Bunga Husada Kalipare ini.

“Kalau ada masalah keluarga atau pekerjaan, dia gak pernah cerita apa-apa. Saya bahkan kalau sama bapak (ayah Didik dan Adit) kalau gak masalah penting itu nggak pernah omong-omongan. Apalagi sama Eva juga hampir gak pernah tanya-tanya,” paparnya.

Sementara itu, Kapolres Malang AKBP Hendri Umar juga belum mau mengungkapkan apakah penyebab peristiwa memilukan itu karena alasan asmara.

“Orang terdekat korban sudah kami periksa, dalam 1 sampai 2 hari ini akan kami ungkap pelakunya,” bebernya.

Hendri mengatakan, ada 4 saksi yang saat ini masih dimintai keterangan terkait kejadian nahas di Klinik Kecantikan Bunga Husada, Desa Arjowinangun, Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang, ini.

“Di Kalipare, kami memeriksa 4 saksi. Yaitu, saksi yang menemukan korban 2 orang, saksi yang ada di luar area kejadian, dan saksi korban juga kami lakukan pemeriksaan,” tandasnya.

Satreskrim Polres Malang juga sudah mengantongi ciri-ciri pelaku pembakaran yang terekam dalam CCTV.

“Ciri-cirinya menggunakan Honda Beat warna merah, orangnya kurus, dan memakai sepatu kets putih serta berjaket biru,” ujarnya.

 

Tags: Kabupaten MalangKasus pembakaran perawatPelaku pembakaran perawatPerawat cantikPerawat di Malang DibakarPerawat Malang
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Next Post
Tausiah dari Ketua PWPM Jatim 2010-2014 M. Abduh (kiri), Ketua PDPM Kabupaten Kediri Afwan Al Asgaf (tengah), Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana (kanan). (Foto: Noe/Tugu Jatim)

Wakil Rektor UMM Nilai Kediri Layak Miliki Perguruan Tinggi Muhammadiyah

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID