• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
4 mahasiswa Universitas Brawijaya Malang pencipta alat pendeteksi gempa. Foto: dok Humas UB

4 mahasiswa Universitas Brawijaya Malang pencipta alat pendeteksi gempa. Foto: dok Humas UB

Laga Gempa, Lampu Penanda Bencana Karya Mahasiswa Universitas Brawijaya Malang

Lizya Kristanti by Lizya Kristanti
3 years ago
in Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Empat mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (FT UB) memiliki inovasi baru yakni Lampu Siap Siaga Gempa (Laga Gempa) sebagai Early Warning System Otomatis di daerah zona gempa.

Tim yang beranggotakan Cyril Wahyu Dwi Anugrah (Teknik Elektro), M Fajar Arif (Teknik Elektro), dan Deca Melani (Perencanaan Wilayah dan Kota) serta Yusuf Yuaniar (Teknik Elektro) ini berhasil membuktikan dan memberikan gebrakan baru dalam pemberian peringatan pertama sebelum terjadinya gempa bumi.

You might also like

Jatim

Dindik Jatim Tegaskan Kepala Sekolah Dilarang Terima Titipan Siswa pada SPMB 2026

03/06/2026 3:53 PM
LPPM UM.

Kolaborasi LPPM UM X Direktorat Inovasi UM Dorong Hilirisasi Riset Global melalui Pameran AFRASIA 2026

03/06/2026 3:16 PM

Ketua tim, Yusuf Yuaniar menjelaskan, temuan ini dapat membantu masyarakat agar dapat menyelamatkan diri lebih cepat dari bahaya gempa bumi. “Dengan bunyi alarm yang bisa menjangkau dua sampai tiga kamar tidur. Dengan begitu, korban jiwa akibat bencana gempa bumi dapat terkurangi,” katanya.

WhatsApp Image 2023 09 29 at 14.20.44 3
Laga Gempa. Foto: dok Humas UB

Selain itu, alat ini juga dapat digunakan sebagai lampu tidur dengan warna warm white dengan desain berbentuk prisma trapesium dapat menambah estetika ruangan.

Dia menambahkan, dengan menggunakan baterai Li-ion 18650 yang dapat diisi ulang dayanya sehingga bisa menghemat biaya . “Dengan daya 13.000mAh alat ini dapat menyala seharian penuh dan dapat diisi ulang dayanya selama delapan jam,” katanya.

Inovasi ini diikutsertakan dalam Program Kreativitas Mahasiswa yakni Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia.

Inovasi ini berhasil mendapatkan pendanaan dan saat ini sedang dalam tahap pemasaran penjualan produk Laga Gempa. “Alat ini sudah dipasarkan melalui instansi pendidikan, rumah kos, dan daerah rawan gempa bumi. Lokasi tersebut memerlukan sebuah peringatan pertama guna mitigasi bencana gempa bumi,” kata Yusuf.

Alat ini telah digunakan di daerah Kota Malang, Cianjur, Jogja, Aceh, Probolinggo, dan sekitarnya. Tidak hanya itu, alat ini juga dipesan langsung oleh tenaga pendidik asal United Kingdom (UK) sebagai perbandingan alat yang kompeten dalam mitigasi bencana gempa bumi.

“Untuk saat ini kami membuka pre-order dan sudah di pasarkan melalui freelancer di Aceh, Jogja, Lombok, Bogor, Probolinggo, Malang dan sekitarnya,” ungkapnya

Alat ini dijual seharga Rp400 ribu untuk satu lampu, dengan keunggulan dapat mendeteksi gempa bumi mulai dari getaran rendah, menengah hingga getaran tinggi yang disertai oleh bunyi alarm yang berbeda-beda.

Reporter: Yona Arianto
Editor: Lizya Kristanti

Tags: berita malangberita Malang hari inilaga gempaMahasiswa UBMalang
Lizya Kristanti

Lizya Kristanti

Related Stories

Jatim

Dindik Jatim Tegaskan Kepala Sekolah Dilarang Terima Titipan Siswa pada SPMB 2026

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 3:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim menegaskan seluruh kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB negeri di wilayah setempat dilarang...

LPPM UM.

Kolaborasi LPPM UM X Direktorat Inovasi UM Dorong Hilirisasi Riset Global melalui Pameran AFRASIA 2026

by Dwi Linda
03/06/2026 3:16 PM
0

MALANG, Tugujatim.id — Pusat Sains dan Rekayasa (PSR) di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri...

Pelanggaran Etik Sosial

Pelanggaran Etika Sosial Masih Marak, Tempat Umum dan Medsos Jadi Lokasi Dominan

by Mochamad Abdurrochim
02/06/2026 8:10 AM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pelanggaran etika sosial masih kerap ditemukan di tengah masyarakat. Tempat umum dan media sosial disebut menjadi lokasi...

Net Zero Campus.

Perkuat Transformasi, UM Inisiasi Kerja Sama Net Zero Campus dengan Climateworks Centre Monash University

by Dwi Linda
30/05/2026 11:19 AM
0

MALANG, Tugujatim.id - Universitas Negeri Malang (UM) menginisiasi kerja sama dengan program Net Zero Campus dari Climateworks Centre, Monash University,...

Next Post
Mengawali Pimpin Kota Malang, Pj Wali Kota Malang Minta Doa Restu ke Alim Ulama

Mengawali Pimpin Kota Malang, Pj Wali Kota Malang Minta Doa Restu ke Alim Ulama

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID