• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Suasana gedung baru Museum Omah Munir di Kota Batu. (Foto: Sholeh/Tugu Jatim)

Suasana gedung baru Museum Omah Munir di Kota Batu. (Foto: Sholeh/Tugu Jatim)

Tak Hanya Pengenalan HAM, Museum HAM Munir Kota Batu Juga Usung Konsep Edukasi terhadap Difabel

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BATU, Tugujatim.id – Gedung baru Museum HAM Munir di Jalan Sultan Hasan Halim, Kota Batu, telah selesai pembangunannya. Di gedung tersebut, Yayasan HAM Omah Munir berencana akan mengusung konsep pengenalan HAM pada generasi muda.

Dewan Pengurus Yayasan Museum HAM Omah Munir Smita Notosusanto menuturkan, pihaknya akan mengisi museum baru tersebut dengan mengedepankan pengenalan prinsip-prinsip HAM kepada anak sedini mungkin.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM
Dewan Pengurus Yayasan Museum HAM Omah Munir Smita Notosusanto di Museum Omah Munir. (Foto: Sholeh/Tugu Jatim)
Dewan Pengurus Yayasan Museum HAM Omah Munir Smita Notosusanto di Museum Omah Munir. (Foto: Sholeh/Tugu Jatim)

“Karena itu, nanti di museum yang baru ini, kami akan mendedikasikan lantai satu itu khusus untuk memperkenalkan prinsip-prinsip HAM pada anak melalui permainan,” ucapnya, Jumat (21/05/2021).

Dia menyebut, akan ada konsep-konsep baru yang akan dihadirkan di gedung museum tersebut. Di antaranya, edukasi HAM melalui permainan interaktif, permainan empati, permainan berbasis IT, dan lain-lainnya.

Belum semua koleksi di Museum Omah Munir yang lama dibawa ke gedung baru. (Foto: Sholeh/Tugu Jatim)
Belum semua koleksi di Museum Omah Munir yang lama dibawa ke gedung baru. (Foto: Sholeh/Tugu Jatim)

“Misalnya memperkenalkan kepada anak agar toleran terhadap kelompok difabel. Nanti anak itu misalnya ditutup matanya disuruh pakai kursi roda supaya bisa merasakan gimana sih rasanya kalau orang gak bisa lihat atau gak bisa jalan dan lain sebagainya,” ucapnya.

“Itu yang kami harapkan menjadi highlight dari museum ini, jadi sesuatu yang baru. Jadi, isinya bukan hanya menampilkan pelanggaran-pelanggaran HAM yang serem-serem istilahnya,” imbuhnya.

Selain itu, pihaknya juga akan memperkenalkan bahwa prinsip HAM yang sebenarnya ada di kehidupan sehari-hari. Dia mencontohkan, bullying yang dilakukan anak sekolah juga merupakan salah satu pelanggaran HAM di kehidupan anak sehari-hari.

Pihaknya juga akan menekankan edukasi HAM terkait ekonomi, sosial, dan budaya. Sebab, selama ini menurutnya, hanya HAM terkait sipil dan politik yang banyak diangkat menjadi isu besar.

Museum Omah Munir. (Foto: Sholeh/Tugu Jatim)
Museum Omah Munir. (Foto: Sholeh/Tugu Jatim)

“Tapi, kami juga mengangkat hak ekonomi, sosial, dan budaya. Misalnya hak tenaga kerja, hak buruh, hak difabel, hak masyarakat adat, dan lain-lainnya,” jelasnya.

“Jadi, ini nanti akan lebih lengkap isinya. Sehingga masyarakat bisa melihat isu HAM ini secara lebih menyeluruh. Mereka akan bisa memahami HAM itu sebenarnya bagian dari kehidupan sehari-hari dalam bermasyarakat,” imbuhnya.

Sementara koleksi terkait sejarah dan peninggalan Munir Said Thalib akan ditempatkan di lantai tiga Gedung Museum HAM Munir. Disebutkan, pihaknya juga akan akan menambahkan biografi dan kelanjutan kasus pembunuhan Munir.

Belum tuntasnya Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemkot Batu dan Yayasan Museum HAM Omah Munir dan pandemi Covid-19, membuat gedung baru Museum HAM Munir belum beroperasi.

“Kami berharap pada hari HAM Desember 2021 itu sudah dibuka, paling tidak di lantai satu sudah soft launching,” ucapnya.

Pihaknya juga belum bisa memindahkan koleksi Museum HAM Munir di gedung yang lama karena belum tuntasnya PKS tersebut. Menurut dia, PKS merupakan dasar untuk menentukan hak dan kewajiban yayasan dan Pemkot Batu.

“Karena anggaran untuk mengisi museum itu gak ada. Anggarannya hanya untuk membangun gedung. Selama ini yayasan di museum lama menggalang dana sendiri. Jadi, istilahnya kami juga akan menggalang dana bekerja sama dengan beberapa organisasi untuk membantu kami mengisi museum ini,” bebernya.

“Tapi, untuk menggalang dana itu kami perlu ada dasar yang jelas. Jadi, harus ada perjanjian kerja sama,” imbuhnya.

Museum HAM Munir di Jalan Bukit Berbunga, Kota Batu, yang tutup sejak pandemi.
Gedung baru Museum HAM Munir di Jalan Sultan Hasan Halim, Kota Batu, yang telah dibangun.

Tags: Berita gedung baruEdukasi HAMKota BatuMuseum HAM MunirPemkot Kota BatuYayasan Museum HAM Omah Munir
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Mharta Adji Wardana selaku Managing Director Aksara Cipta Utama Foundation, dan CEO Tugu Media Group Irham Thoriq saat menandatangani MoU di bidang pendidikan. (Foto: Rap/Tugu Jatim)

Upaya Merajut Kebaikan, Tugu Media Group-Aksara Cipta Utama Tanda Tangani MoU di Bidang Pendidikan

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID