• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
kades selorejo

Kades Selorejo, Bambang Suponyono. (Foto: Rizal Adhi)

Polemik Petani Jeruk di Malang, Kades Tantang Petani Tunjukkan Bukti

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG – Polemik petani jeruk dengan Kepala Desa Selorejo, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang semakin memanas. Setelah berbulan-bulan sulit ditemui media, akhirnya Kades Selorejo, Bambang Suponyono, menampakkan diri saat mediasi di Ruang Anusapati Pendopo Agung Kabupaten Malang.

Usai melakukan mediasi, Bambang menantang para petani jeruk untuk membuktikan kuitansi pembayaran sewa lahan Tanah Kas Desa (TKD) yang mereka klaim.

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM

Baca Juga: Hengkang dari Barcelona, Messi Dikabarkan Merapat ke Manchester City

“Kalau ada kuitansi silakan ditunjukkan, mereka yang punya bukti kenapa tidak ditunjukkan. Catatannya ada siapa yang bayar dan siapa yang tidak,” tegasnya sambil meninggikan suara pada Selasa (25/08/2020).

Khusus untuk Purwati selaku Ketua Kelompok Tani Sumberrejeki, Bambang mengatakan jika sewanya habis sejak 2018 dan 2019.

“Kalau Purwati ada 3 lokasi yang dia sewa, satu lokasi mulai 2018 tidak bayar, yang satunya lagi mulai 2019 tidak bayar dan yang satunya lagi bayar cuma sampai 2019 saja,” ujarnya.

Ia juga mengatakan terkait polemik petani jeruk tersebut sebenarnya sudah ada kesepakatan pada tanggal 31 Desember 2019, bahwa akan memberikan kelonggaran untuk memperpanjang sewa kalau buahnya belum bisa dipanen. “Dengan syarat jatuh tempo pembayaran itu 21 Januari 2020,” ungkapnya.

Baca Juga:  Modus Investasi Tembakau, Biduan Asal Malang Kena Tipu Rp 350 Juta

“Petani jeruk ini menyewanya memang habisnya tiap tahun, kalau tahun ini habisnya Desember 2020. Tapi kalau mereka membayar, kalau tidak ya enggak,” lanjutnya.

Kepala desa yang baru menjabat sekitar setahun ini juga membenarkan jika dirinya beberapa waktu yang lalu baru dari Jakarta. Tujuannya untuk membahas kerjasama pengelolaan tanah TKD dengan investor.

“Itu dengan BRI, itu kesepakatan dengan BUMDes, kalau dengan BRI itu lebih komplit lagi. Tapi, kalau kita menerima bangunan aja, nilainya berapa kita tidak tahu,” jelasnya.

Sehingga tanah TKD akan dikelola BUMDes sendiri bersama investor kedepannya.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang menolak tudingan jika dirinya sulit ditemui. “Waktu menemui itu hari Sabtu, sedangkan hari Sabtu itu kantor tutup. Kalau sehari-hari saya ada di rumah, bahkan sering duduk-duduk di pos ronda,” bebernya.

Baca Juga: Polisi Bekuk Sindikat Senjata Api di Malang, Sita Belasan Pucuk Pistol

Ia juga mengklarifikasi terkait tuduhan pengerusakan tanaman jeruk milik warga. Hal ini karena beberapa oknum suruhan BUMDes memanen buah jeruk yang masih hijau.

“Tidak ada pengerusakan, itu karena Purwati sidah tidak memperpanjang sewa mulai Januari, sehingga sidah dikelola BUMDes. Dan waktu itu bukan pengerusakan, tapi memang waktunya sidah dipanen,” ucapnya.

Bahkan, ia mengatakan jika saat akan dipanen, para pegawai BUMDes dihadang oleh Purwati. “Waktu BUMDes mau memanen, itu dihadang sama Purwati. Dan memang karyawan BUMDes yang memanen adalah perintah dari BUMDes,” tutupnya.

 

Reporter: Rizal Adhi
Editor: Gigih Mazda

Tags: jerukKabupaten MalangMalangpetaniPolemik Petani Jeruk di Malang
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Next Post
kuitansi tanda tangan istri kades

Petani Jeruk di Malang Buktikan Kuitansi Sewa Lahan atas Nama Istri Kades

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID