• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Seruni Point, lokasi yang direncanakan Kemen PUPR dibangun jembatan kaca. (Foto: Bayu Eka/Tugu Jatim)

Seruni Point, lokasi yang direncanakan Kemen PUPR dibangun jembatan kaca. (Foto: Bayu Eka/Tugu Jatim)

Menilik Progres Wacana “Jembatan Kaca” di Kawasan Gunung Bromo-Semeru Tahun Ini

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News, Wisata
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) berencana membangun jembatan kaca di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) tahun ini. Rencana awal, lokasinya ada di Seruni Point, tepatnya di Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, berbatasan dengan wilayah Kabupaten Malang.

Meski begitu, ada wacana baru lagi bahwa megaproyek baru ini bisa jadi ditempatkan di Jemplang, Desa Ngadas. Beberapa waktu lalu, Pemkab Malang juga mengusulkan sejumlah titik strategis di mana nanti akan menjadi segitiga emas pariwisata antara Malang, Probolinggo, dan Lumajang.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM
Konferensi pers Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di Malang, Sabtu (05/06/2021). (Foto:Azmy/Tugu Jatim)
Konferensi pers Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) di Malang, Sabtu (05/06/2021). (Foto:Azmy/Tugu Jatim)

Jembatan kaca digadang-gadang bisa jadi alternatif spot wisata baru untuk menikmati lanskap alam Gunung Bromo dan Gunung Semeru. Tak tanggung-tanggung, anggaran APBN yang akan dikeluarkan mencapai Rp 9 triliun.

Soal rencana ini dibenarkan Plt Kepala Balai Besar TNBTS Novita Kusumawardhani. Bahkan, pihak Dirjen Bina Marga PUPR juga telah berkali-kali bertemu, baik dengan Pemkab Probolinggo, TNBTS, hingga masyarakat adat.

Terlepas dari itu, dia berharap dalam realisasinya nanti tetap harus mematuhi regulasi yang ada. Baik secara aspek kajian lingkungan, konservasi, sosial budaya, hingga pengelolaannya.

”Pada prinsipnya kalau secara zonasi sudah dikaji, semua kajian sudah dipenuhi ya pasti bisa tercapai. Sampai saat ini masih ada pro kontra. Memang harus butuh kajian yang matang,” terang dia, Sabtu (05/06/2021).

Pemandangan Seruni Point yang begitu indah. (Foto: Bayu Eka/Tugu Jatim)
Pemandangan Seruni Point yang begitu indah. (Foto: Bayu Eka/Tugu Jatim)

Diketahui, ada 7 zonasi di kawasan TNBTS, yaitu zona inti, zona rimba, zona pemanfaatan, zona tradisional, zona rehabilitasi, zona religi sejarah dan budaya, dan zona khusus. Kawasan Bromo juga masuk Kawasan Strategis Pembangunan Nasional (KSPN).

Sejauh ini, dia mengatakan, terkait pro kontra pembangunan jembatan kaca ini masih mendapat penolakan dari masyarakat adat Suku Tengger. Karena dibangun di atas gua yang disucikan Suku Tengger.

”Jadi emang masih pro kontra ya soal titiknya,” tambahnya.

Namun, dia melanjutkan, jika dilihat secara positif, dengan adanya spot baru ini nantinya bisa memecah angka kunjungan yang selama ini hanya terkonsentrasi di sejumlah titik saja, seperti di penanjakan misalnya.

”Biasanya kan overload ya saat-saat tertentu. Kalau ada spot baru, kunjungannya bisa terpecah,” jelasnya.

Lebih jauh, soal usulan titik jembatan kaca baru dari Pemkab Malang, Novita belum bisa berkomentar banyak. Hanya saja, dia juga mewanti-wanti seluruh pihak bisa menerapkan regulasi yang ada.

”Dari internal kami (Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan), rencana ini tetap harus melewati regulasi dan kajian lingkungan, baik secara legal hingga pengelolaan kerja samanya nanti,” harapnya.

”Jangan sampai bergesekan dengan masyarakat adat. Bagaimanapun pembangunan tetap harus mempertimbangkan local wisdom (kearifan lokal) yang ada,” ujarnya.

Jika nanti rencana ini terwujud, jembatan kaca ini bisa dibilang satu-satunya di Jawa Timur. Spot baru di mana wisatawan bisa menikmati eksotisnya Gunung Bromo, Gunung Batok, Gunung Semeru, dan rimba raya TNBTS dari atas.

Tags: Berita jembatan kaca di TNBTSGunung BromoGunung SemeruJembatan kacaKabupaten MalangPembangunan jembatan kacaProbolinggo
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Gunung Jawa Timur.

Gunung Jawa Timur Pemula Wajib Daki: View Oke, Track Nggak Nyiksa

by Dwi Linda
13/06/2026 11:41 AM
0

Tugujatim.id - Bagi kamu yang baru ingin mencoba hobi mendaki, ada banyak pilihan gunung Jawa Timur ini menawarkan pemandangan indah...

Bukit Bintang Pacitan.

Sunrise Bukit Bintang Pacitan: Lebih Bagus dari Bromo? Buktiin Sendiri

by Dwi Linda
13/06/2026 10:19 AM
0

PACITAN, Tugujatim.id – Bukit Bintang Pacitan mungkin belum sepopuler destinasi wisata lain yang lebih dulu viral di media sosial. Tapi...

Next Post
Data statistik pencemaran mikroplastik di Sungai Brantas. (Foto: Ecoton)

Komunitas CAER Madura: Air hingga Biota di Sungai Brantas Tercemar Mikroplastik

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID