• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kuota mahasiswa baru.

Koordinator Penerimaan Seleksi Maba UM Imam Agus Basuki saat diwawancari di Rektorat UM, Selasa (06/02/2024). (Foto: Sinta Ayudiya/Tugu Jatim)

Universitas Negeri Malang Buka Peluang Tambah Kuota Mahasiswa Baru 2024? Begini Faktanya!

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
2 years ago
in Advertorial, Pendidikan
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Rencana penambahan kuota mahasiswa baru di Universitas Negeri Malang sedang proses verifikasi. Validasi data kuota maba UM ini harus valid sebelum pembukaan Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) pada 14 Februari 2024.

Berbeda dengan tahun sebelumnya, kuota mahasiswa baru yang diusulkan ke pemerintah adalah kuota yang pernah dipakai.

You might also like

Jatim

Dindik Jatim Tegaskan Kepala Sekolah Dilarang Terima Titipan Siswa pada SPMB 2026

03/06/2026 3:53 PM
LPPM UM.

Kolaborasi LPPM UM X Direktorat Inovasi UM Dorong Hilirisasi Riset Global melalui Pameran AFRASIA 2026

03/06/2026 3:16 PM

Koordinator Seleksi Penerimaan Maba UM Imam Agus Basuki mengatakan, UM masih melakukan koordinasi pimpinan soal penambahan kuota kelas per prodi dengan pertimbangan jumlah dosen dan fasilitasnya.

“Semua perguruan tinggi ada proses verifikasi, tahun lalu yang diusulkan ya yang dipakai. Sekarang ada validasi dengan diverifikasi untuk dilihat kelayakannya,” ucap Imam sambil tersenyum pada Selasa (06/02/2024).

Baca Juga: Mahasiswa KKN UM Sosialisasikan Kesehatan Reproduksi, Wujudkan Remaja Terarah di SMAN 1 Puncu Kediri

Sebab, aturan ini dilakukan oleh seluruh perguruan tinggi untuk menghindari adanya over kuota mahasiswa baru yang berimbas pada ketidakmampuan kampus dalam memfasilitasinya. Menurut dia, hal ini bukan bentuk pengurangan tapi disesuaikan dengan standar kualitas di perguruan tinggi yang dituju.

“Bukan pengurangan, tahun lalu 8,5 ribuan mahasiswa baru. Kemudian UM mengusulkan 30%, jadi 12 ribu. Sekarang kementerian memvalidasi agar tidak ada kelebihan, tiba-tiba menaikkan daya tampung sangat tinggi bisa jadi rasio itu tidak tercukupi dari berbagai hal. Ya rasio dosen, lab, dan macam-macam,” jelas Imam.

Karena itu, dia mengatakan, divalidasi dari pemerintah untuk mengurangi risiko kelebihan kuota. Saat ini, rencana usulan UM ke pemerintah sejumlah 12 ribuan dan disetujui sekitar 11 ribuan.

“UM sudah proses validasi, usulan 12 ribu sekian, terus disetujui 11 ribu sekian,” kata Imam.

Baca Juga: Bus Sekolah Gratis Ramah Difabel Telan Anggaran Rp13 Miliar, Pelajar Tuban Semringah

Pada proses validasi ini, dia mengatakan, perguruan tinggi tidak semerta akan menerima hasil yang disetujui oleh pemerintah. Namun, tetap akan memberikan tindakan atas jumlah kuota yang disetujui. Kembali kepada pertimbangan tenaga pengajar (dosen) dan fasilitasnya.

“Prosesnya begini, semua perguruan tinggi mengusulkan validasi. Hasil validasi dikembalikan ke perguruan tinggi, silakan perguruan tinggi bersikap apakah akan menyetujui hasil validasi atau perguruan tinggi masih ok ndak untuk prodi ini naik segini mungkin,” jelas Imam.

Maka, dia melanjutkan, segala perubahan dan penambahan fasilitas akan disesuaikan dengan hasil final yang telah dipertimbangkan atas validasi pemerintah. Jadi, perguruan tinggi berhak untuk memberikan tanggapan dengan menolak atau menerima hasil dari pemerintah.

Menolak dalam artian, dia melanjutkan, ketidaksesuaian dengan fasilitas dan tenaga pengajarnya. Menerima pun disesuaikan dan dipertimbangkan apakah terlalu tinggi atau memang sudah cukup. (adv)

Writer: Sinta Ayudiya

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kota Malang hari iniKota Malang hari iniKuota mahasiswa baru UMMahasiswa baru Universitas Negeri MalangUniversitas Negeri Malang
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Jatim

Dindik Jatim Tegaskan Kepala Sekolah Dilarang Terima Titipan Siswa pada SPMB 2026

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 3:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim menegaskan seluruh kepala sekolah SMA, SMK, dan SLB negeri di wilayah setempat dilarang...

LPPM UM.

Kolaborasi LPPM UM X Direktorat Inovasi UM Dorong Hilirisasi Riset Global melalui Pameran AFRASIA 2026

by Dwi Linda
03/06/2026 3:16 PM
0

MALANG, Tugujatim.id — Pusat Sains dan Rekayasa (PSR) di bawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Negeri...

DPRD Surabaya.

Predikat Kota Layak Anak Tercoreng, DPRD Surabaya Desak Penutupan Spa Terlibat TPPO

by Dwi Linda
02/06/2026 7:00 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Dewan Pimpinan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya bereaksi keras terhadap kasus tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan...

Pegadaian Surabaya.

Rencanakan Keuangan Keluarga, Pegadaian Surabaya Edukasi 100 Anggota Muslimat NU Tuban lewat Investasi Emas

by Dwi Linda
02/06/2026 3:41 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Komitmen tinggi PT Pegadaian Kanwil XII Surabaya terus diperkuat dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat melalui...

Next Post
Rektor PTN.

Kampus UM Gelar Pertemuan Rektor PTN Se-Jatim, Kupas Permen UKT hingga Transfer Teknologi  

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID