• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Tanggul jebol.

Warga gotong royong memasang sandbag mengatasi tanggul jebol di Kabupaten Pasuruan. (Foto: dok BPBD Kabupaten Pasuruan)

5 Hari Pasca Banjir, Tanggul Jebol di Kabupaten Pasuruan: Warga Gotong Royong Bersihkan Lumpur dan Pasang Sandbag

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

PASURUAN, Tugujatim.id – Kabupaten Pasuruan dilanda banjir selama 5 hari terakhir hingga tanggul jebol. Diketahui banjir akibat luapan Sungai Rejoso yang melanda wilayah Kabupaten Pasuruan terjadi sejak Jumat malam (08/03/2024).

Sebanyak 3 desa yang masih terendam banjir hingga Senin pagi (11/03/2024). Di Kecamatan Winongan, banjir sempat melanda wilayah Desa Prodo, Bandaran, Lebak, Sruwi, Winongan Lor, Winongan Kidul. Namun, malam hari ini banjir sudah surut.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

“Tadi pagi banjir masih merendam Dusun Kebrukan dan Desa Kedawung Kulon setinggi kurang lebih 60 sentimeter airnya,” ujar Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi pada Senin (13/03/2024).

Sementara di Kecamatan Rejoso, banjir sempat melanda wilayah kecamatan yakni Desa Arjosari, Toyaning, Patuguran, dan Jarangan. Namun pagi hari, genangan air hanya tersisa di wilayah Desa Patuguran dan Jarangan dengan ketinggian air sekitar 20-40 sentimeter. Kemudian di Kecamatan Grati, banjir sempat melanda dua desa yakni Desa Kedawung Kulon dan Kedawung Wetan.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Pasuruan Sugeng Hariyadi menyatakan, pasca banjir yang melanda beberapa desa di terutama di wilayah Kecamatan Grati dan Winongan yang sudah surut, warga kini harus gotong royong membersihkan sisa material banjir.

“Apalagi endapan lumpurnya terbawa sampai masuk ke rumah mereka,” imbuhnya.

Tanggul jebol di Pasuruan.
Warga tampak membersihkan material di Kabupaten Pasuruan. (Foto: dok BPBD Kabupaten Pasuruan)

Dia mengatakan, kegiatan gotong royong salah satunya dilakukan di RT 03, RW 03, Dusun Menyarik Krajan, Desa Menyarik, Kecamatan Winongan. Warga bahu-membahu bekerja keras membersihkan rumah mereka dari sisa endapan banjir. Mereka berharap hujan tidak lagi datang.

Imam Suyuti, 27, seorang warga sekitar menaruh harapan agar banjir tahunan ini tidak lagi melanda di wilayah desa mereka. Sebab, mereka ingin menjalankan ibadah puasa dengan tenang.

“Semoga banjir ini segera reda dan selesai. Karena besok sudah puasa, kami ingin menyambut Ramadan dengan suka cita tanpa mikir banjir lagi,” ungkapnya.

Warga dibantu oleh BPBD Kabupaten Pasuruan dan perwakilan forkopimcam juga bekerja keras untuk membahu memasang sandbag di sepanjang bantaran sungai. Sebab, tanggul di pinggir Sungai Rejoso yang dekat pemukiman mereka jebol.

Tanggul jebol Pasuruan.
Petugas tampak membersihkan material di tanggul jebol. (Foto: dok BPBD Kabupaten Pasuruan)

“Supaya air tidak masuk ke rumah-rumah, maka kami pun bahu membahu membuat sandbag. Kami pasang di pinggiran tanggul jebol,” ungkapnya.

Berdasarkan data BPBD Kabupaten Pasuruan, jumlah warga yang terdampak banjir hingga Senin (11/03/2024) tercatat mencapai 7.136 jiwa dari total 2402 KK.

Sugeng memastikan, bantuan kedaruratan sudah disalurkan kepada warga yang terdampak banjir. Bantuan yang disalurkan di antaranya supply makanan, minuman, obat-obatan, hingga mendirikan tenda darurat

Tim dari Dinas Sumber Daya Air (SDA) juga sudah ke lokasi langsung dengan mengerahkan alat berat guna membersihkan sisa-sisa material yang menyumbat jembatan sungai di wilayah Winongan hingga Rejoso.

Banjir tanggul jebol di Pasuruan.
Banjir rendam rumah warga di Kabupaten Pasuruan. (Foto: dok BPBD Kabupaten Pasuruan)

Sugeng menjelaskan, alat berat dari dinas sumber daya air (SDA) dikerahkan untuk membersihkan sisa material berupa kayu-kayu yang menyumbat aliran sungai.

“Kami berkoordinasi dengan dinas SDA untuk segera membersihkan sumbatan tersebut guna menghindari luapan air yang lebih parah,” jelasnya.

Sugeng menambahkan, BPBD Kabupaten Pasuruan dan dinas sosial telah mendirikan dapur umum sejak kemarin malam untuk menyuplai makanan kepada warga yang terdampak banjir. Selain mengirimkan bantuan kedaruratan, pihaknya juga menyiapkan peralatan untuk warga bisa membersihkan lumpur.

“Termasuk sorokan, alat berat, dan lain-lainnya,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: HA

Editor: Dwi Lindawati

Tags: banjir di Pasuruanbanjir PasuruanBerita Kabupaten Pasuruan hari iniKabupaten Pasuruan hari iniPasca tanggul jebol di PasuruanTanggul jebol di Pasuruan
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Sumur penggiling.

Kisah Sumur Penggiling Keramat di Tuban, Peninggalan Sunan Bejagung Ini Konon Airnya Dipercaya Sembuhkan Penyakit

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID