• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Perang sarung.

Polsek Lowokwaru mengungkap aksi perang sarung di Kota Malang, Sabtu (16/03/2024). (Foto: M. Sholeh/Tugu Malang)

Dua Kelompok Remaja di Malang Perang Sarung, Nekat Bawa Golok Diduga Tak Terima Dihina Kalah Main Game

Dwi Linda by Dwi Linda
2 years ago
in Kriminal
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Polsek Lowokwaru berhasil mengungkap dugaan aksi perang sarung antar dua kelompok remaja yang terjadi di Kota Malang, Rabu malam (13/03/2024). Bahkan, warga yang curiga dengan gelagat mereka sempat membubarkan dan menggagalkan aksi dua kelompok remaja. Apalagi, satu remaja kedapatan membawa sajam berupa golok.

Kapolsek Lowokwaru Kompol Anton Widodo menjelaskan rencana awal perang sarung dua kelompok remaja itu. Awalnya Polsek Lowokwaru, dia mengatakan, menerima laporan warga Kelurahan Tunjungsekar terkait sejumlah anak dengan gelagat mencurigakan yang kumpul di balai RW.

You might also like

Komplotan remaja di Blitar.

Modus “Penggerebekan Palsu”, Komplotan Remaja di Blitar Umpankan Pacar Sendiri demi Peras Korban

11/06/2026 9:00 PM
Rokok ilegal di Blitar.

Peredaran Rokok Ilegal di Blitar hingga Trenggalek Picu Kerugian Negara Rp1,21 Miliar

11/06/2026 8:24 PM

“Warga di sana ternyata telah mengamankan dua anak di bawah umur yang diduga termasuk kelompok tadi (sebelumnya memang ada beberapa anak di situ, red), tapi yang lainnya lari ketika warga datang,” kata Anton, Sabtu (16/03/2024).

Baca Juga: Desain Mewah! Review Laptop Gaming Acer Nitro V15 RTX2050 Powerfull: Harga Termurah Spesifikasi Nggak Main-Main buat Gamers

Petugas Polsek Lowokwaru datang dan menggeledah. Petugas mendapati anak anak tersebut membawa senjata tajam (sajam) berupa golok yang disimpan di jok motor. Selain itu, juga ada besi terbungkus sarung.

“Sajam ditemukan di kendaraan berupa golok, di dalam sarung ada besi yang diikat. Kedua anak itu langsung dibawa ke polsek untuk dimintai keterangan,” tuturnya.

Pasca diamankan, dia mengatakan, petugas mendatangkan orang tuanya. Mereka mengakui bahwa memang akan melakukan perang sarung. Motifnya, dia mengatakan, didasari karena salah satu anak dihina setelah kalah bermain games free fire.

Menurut dia, anak yang dihina sebelumnya mengadu kepada temannya yakni RE. Nah, RE mendatangi anak yang menghina. Anak yang diduga menghina juga mengadukan ke temannya. Hasilnya, dua kelompok remaja itu sepakat perang sarung setelah Magrib di dekat lapangan futsal Widyagama.

“RE saat itu melihat musuhnya berbadan besar-besar. Karena khawatir kalah, dia pulang ke rumah mengambil golok dan peralatan, lalu disimpan di jok,” ungkap Anton.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Tempat Wisata di Jawa Timur yang Populer: Biaya Murah Siap Nikmati Libur Lebaran Bareng Keluarga

Saat hendak berperang sarung, warga datang dan membubarkan dua kelompok remaja tersebut. Anton mengatakan, masing-masing kelompok remaja membawa sekitar 10-15 anak yang merupakan teman satu kelurahan.

“Ada yang masih SMP kelas 2, ada yang SMK dan SMA. Permasalahannya ya hanya karena dihina kalah game free fire,” ujarnya.

Dia menjelaskan RE kini ditetapkan sebagai tersangka karena kedapatan membawa senjata tajam. Sedangkan 12 anak lain dibina.

“Terhadap anak yang membawa sajam, akan kami proses hukum bersama unit PPA Satreskrim Polresta Malang Kota. Sedangkan lainnya kami bina dengan tokoh masyarakat untuk diberikan siraman rohani supaya mereka mengisi waktu dengan kegiatan positif,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: M. Sholeh

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Aksi perang sarung di MalangBerita Kota Malang hari iniKota Malang hari iniPerang sarung di Kota MalangRemaja di Malang perang sarung
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Komplotan remaja di Blitar.

Modus “Penggerebekan Palsu”, Komplotan Remaja di Blitar Umpankan Pacar Sendiri demi Peras Korban

by Dwi Linda
11/06/2026 9:00 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Nasib apes menimpa GNS, seorang remaja laki-laki berusia 17 tahun asal Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. Niat hati...

Rokok ilegal di Blitar.

Peredaran Rokok Ilegal di Blitar hingga Trenggalek Picu Kerugian Negara Rp1,21 Miliar

by Dwi Linda
11/06/2026 8:24 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Peredaran barang kena cukai ilegal masih marak terjadi di wilayah jalur selatan Jawa Timur. Kantor Pengawasan dan...

Maidi.

Wali Kota Nonaktif Maidi: Dana CSR Dipakai Atasi Pencemaran Lingkungan di Madiun

by Dwi Linda
11/06/2026 5:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Wali Kota Madiun nonaktif Maidi dalam sidang perdana di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya, Kamis (11/06/2026),...

Hukuman mati

Hukuman Mati Mengintai, Polisi Bongkar Peredaran Vape Narkoba di Mojokerto

by Mochamad Abdurrochim
11/06/2026 1:20 PM
0

MOJOKERTO, Tugujatim.id – Ancaman hukuman mati menanti dua pelaku kasus peredaran narkoba cair yang dikemas dalam catride vape di wilayah...

Next Post
Mudik gratis.

Cek! 9 Rute Bus Mudik Gratis di Kota Malang 2024: Begini Jadwal hingga Cara Daftarnya

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID