• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Siropen Water, salah satu produk Pabrik Siropen di Jalan Mliwis Nomor 5 Kota Surabaya, Kamis (01/07/2021). (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

Siropen Water, salah satu produk Pabrik Siropen di Jalan Mliwis Nomor 5 Kota Surabaya, Kamis (01/07/2021). (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

Kisah Pabrik Sirup Siropen Ekspor Produk hingga Berjuang di Tengah Pandemi Covid-19 (2-Habis)

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Pabrik Siropen merupakan pabrik sirup tertua di Kota Surabaya, bahkan pabrik pertama di Indonesia. Didirikan pada 1923 silam oleh JC Van Dongelen, pabrik ini terletak di Jalan Mliwis Nomor 5 Kota Surabaya, dekat kawasan Jembatan Merah atau sekitar 150 meter dari Polrestabes Surabaya.

Setelah menceritakan panjang lebar terkait sejarah dari Pabrik Limun dan Sirup “Telasih” ini, Unit Siropen L. M. Alfian Z. melanjutkan pemaparannya soal pengelolaan, distribusi, dan jenis varian produk dari Siropen yang sedang dikerjakan saat ini.

You might also like

Jombang

Merasa Tak Pernah Pinjam Rp70 Juta, Nenek Ngatini Seret Bank Jombang ke Jalur Hukum

07/07/2026 7:30 PM
Blitar

Sita 2,2 Juta Batang, Blitar Jadi Rute Empuk Selundupan Rokok Ilegal ke Sumatera

07/07/2026 7:00 PM
Pabrik Siropen di Jalan Mliwis No 5 Surabaya, Kamis (01/07/2021). (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)
Pabrik Siropen di Jalan Mliwis No 5 Surabaya, Kamis (01/07/2021). (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

“Mengenai varian rasa, ada beberapa yang tetap. Ada juga yang makin dikembangkan. Untuk produksinya, kami sudah menyebar di wilayah Jawa Timur, khususnya di Surabaya. Tapi, ada juga yang di Jabodetabek, Bali, Kalimantan, hingga Sumatera,” tegasnya, Kamis (01/07/2021).

Di sisi lain, Alfian, sapaan akrabnya, ada 3 produk yang disediakan oleh Pabrik Siropen sekarang. Di antaranya, Siropen Water, Siropen Telasih, dan Siropen Gourmet. Untuk Siropen Water, Alfian melanjutkan, memproduksi air murni berjenis “demineral”, berbeda dengan air mineral pada umumnya.

“Perlu diketahui, kalau air demineral itu berbeda dengan air mineral. Bila air mineral, kita tidak tahu, apakah mineral yang dipakai itu mineral organik atau anorganik? Yang dikhawatirkan, bila yang dipakai mineral anorganik, lalu mineral itu tidak dibutuhkan dan sulit diserap oleh tubuh, jadi sangat berbahaya,” bebernya.

Botol sirup jenis Siropen Telasih dengan berbagai varian rasa, Kamis (01/07/2021).(Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)
Botol sirup jenis Siropen Telasih dengan berbagai varian rasa, Kamis (01/07/2021).(Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

Karena kecermatan itu, Alfian menegaskan, Siropen memilih memproduksi air berjenis “demineral” yang merupakan air murni. Alfian menegaskan, jadi demineral lebih bermanfaat untuk tubuh. Nama produk air demineral tersebut, yakni “Siropen Water”.

“Kami juga ada Siropen Telasih yang merupakan sirup kelas standar serta Siropen Gourmet yaitu sirup yang dipakai untuk mencicipi cita rasa. Bila dibandingkan dengan kualitas sirup impor, Sirup Gourmet tidak kalah berkualitas,” jelasnya.

Untuk masing-masing produk itu sendiri dibanderol dengan harga Rp 27 ribu untuk Sirup Telasih, Rp 30 ribu-Rp 35 ribu untuk Sirup Premium, dan Rp 90 ribu-Rp 100 ribu untuk Sirup Gourmet. Ada yang memakai botol kaca dan botol plastik, tentu keduanya berbeda secara “taste” kemasan dan varian rasa.

Penjualan Sirup Siropen sebelum dan Saat Pandemi Covid-19

Alfian mengatakan, tentu penjualan sebelum dan saat pandemi Covid-19 memiliki perbedaan. Sebut saja, produk Siropen yang bernama Siropen Gourmet. Banyak kafe yang tutup akibat Covid-19 sehingga permintaan pembelian produk di Jabodetabek juga ada menurun.

“Untuk yang paling terasa ya produk kami yang Siropen Gourmet karena banyak kafe yang tutup di kawasan Jabodetabek, tapi pas ‘lockdown‘ kemarin agak mendingan penjualannya. Ada sekitar penurunan 5-10 persen,” terangnya.

Alfian juga menegaskan, meski dilanda pandemi Covid-19 dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) tempo waktu, masyarakat masih memerlukan produk bahan makanan, salah satunya Sirup Siropen ini. Beruntung tetap berjalan arus penjualannya. Terlebih saat momen seperti Lebaran, penjualannya bisa meningkat.

Siropen Gourmet yang memakai botol plastik, produksi dari Pabrik Siropen, Kamis (01/07/2021).(Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)
Siropen Gourmet yang memakai botol plastik, produksi dari Pabrik Siropen, Kamis (01/07/2021).(Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

“Karena produk ini untuk bahan makanan dan kebutuhan manusia, tetap saja dibutuhkan walau situasi sedang pandemi Covid-19 (PSBB tempo waktu, red),” jelasnya.

Untuk produksi ekspor ke luar negeri, sudah sempat dilakukan oleh Pabrik Siropen sekitar 2017 silam, tapi ada beberapa persiapan yang perlu dilakukan. Akibatnya, produksinya distop untuk sementara. Salah satunya seperti Siropen Water yang sempat dikirim ke Arab Saudi.

“Tahun 2017, Siropen sempat mengekspor produk. Tapi, dari beberapa pihak pengelola pengen mengubah nama ‘brand‘, tapi produksinya tetap di sini. Setelah kejadian itu, kebijakan Arab Saudi berubah, buyer pun menyerah,” terangnya.

Yang lebih banyak, Alfian menjelaskan, ada orang-orang dari luar negeri berkunjung secara rombongan dan membeli Sirup Siropen dengan jumlah yang banyak secara langsung. Lalu mereka membawa pulang produk itu ke negaranya masing-masing.

 

 

Tags: Kota SurabayaPabrik SiropenPabrik Siropen SurabayaPabrik sirup tertua di IndonesiaPerusahaan sirup pertama di Surabaya
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Jombang

Merasa Tak Pernah Pinjam Rp70 Juta, Nenek Ngatini Seret Bank Jombang ke Jalur Hukum

by Mochamad Abdurrochim
07/07/2026 7:30 PM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Kasus kredit bermasalah yang menimpa Ngatini, lansia asal Desa Banjardowo, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang memasuki babak baru....

Blitar

Sita 2,2 Juta Batang, Blitar Jadi Rute Empuk Selundupan Rokok Ilegal ke Sumatera

by Mochamad Abdurrochim
07/07/2026 7:00 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Wilayah Blitar ternyata tidak hanya menjadi pasar, melainkan telah bertransformasi menjadi jalur distribusi peredaran rokok ilegal. Sepanjang...

Pemkot Surabaya

Eri Cahyadi Tegaskan Pemkot Surabaya Belum Bayar Rp104 Miliar ke PT Unicomindo, Ini Alasannya

by Mochamad Abdurrochim
07/07/2026 6:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menanggapi surat peringatan yang dilayangkan kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya oleh kuasa hukum...

Chatour Travel

Bersejarah! Lebih dari 2.000 Jama’ah Bersiap Berangkat, Chatour Travel Gelar Manasik di Jawa Timur hingga Sulawesi

by Mochamad Abdurrochim
07/07/2026 4:58 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id – Gelombang keberangkatan umrah periode Juli–Agustus 2026 melalui Chatour Travel dipastikan meningkat signifikan. Hingga awal Juli 2026, tercatat...

Next Post
Pemkab Bojonegoro Anggarkan Rp 24,6 Miliar untuk Bangun Saluran Drainase dan Trotoar

Pemkab Bojonegoro Anggarkan Rp 24,6 Miliar untuk Bangun Saluran Drainase dan Trotoar

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID