• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat di depan Gedung Negara Grahadi Kota Surabaya, Jumat (16/07/2021). (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa saat di depan Gedung Negara Grahadi Kota Surabaya, Jumat (16/07/2021). (Foto: Rangga Aji/Tugu Jatim)

Kenaikan Kasus Covid-19 di Jatim, Khofifah: Banyak yang Tidak Domisili di Surabaya dan Jatim

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

SURABAYA, Tugujatim.id – Terkait meningkatnya angka kasus positif Covid-19 di Jatim, untuk data identitas penyintas pada 3 hari lalu (13/07/2021) ternyata ada sekitar 643 orang yang tidak berdomisili di Kota Surabaya dan 2 hari lalu (14/07/2021) ada 800 orang positif yang tidak berdomisili di Kota Surabaya.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menyampaikan hal itu secara langsung. Dia mengatakan perlu adanya penyelarasan ulang terkait data KTP dari pasien positif Covid-19 agar ditambahkan ke domisili masing-masing kota/kabupaten atau provinsinya.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

“Saya 3 hari lalu tanya ke Pak Wali Kota Surabaya. Saya dapat data detail sekali. Ada 643 yang tidak berdomisili di Surabaya. Untuk 2 hari lalu, 800 orang tidak berdomisili di Surabaya,” terangnya Jumat (16/07/2021).

“Jadi, ini harus dilakukan penyelarasan kembali bagi mereka yang sudah berdomisili di provinsi lain dan ber-KTP lain di kabupaten/kota di Jatim. Apa iya kemudian masuk pada tambahan kasus positif di provinsi kami,” sambungnya.

Lebih jauh, Khofifah juga merasa data-data orang positif Covid-19 perlu disesuaikan dan diserahkan ke masing-masing daerah domisilinya karena penting untuk keperluan data tracing.

Terlebih untuk keperluan kesiapsiagaan dan ketersediaan rumah sakit (RS), tempat tidur, dan tenaga kesehatan (nakes) di masing-masing daerah tersebut. Agar semua data pengelolaan pasien dan kebutuhan masing-masing daerah bisa dihitung.

“Penyerahan dilakukan karena penting untuk tracing. Juga mitigasi dan kesiapsiagaan. Terutama bagi RS untuk menyediakan tempat tidur dan nakes. Jadi, bisa dihitung,” tegasnya.

“Dalam artian begini. Seminggu terakhir, keterisian BOR isolasi dan ICU itu flat. Kalau ada kenaikan signifikan 5 hari terakhir, itu nggak ada dampak terhadap keterisian BOR atau isolasi,” ujarnya.

Tags: Domisili pasien Covid-19Gubernur KhofifahjatimKota Surabaya hari ini
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
ACT launching rencana mendistribusikan 1.000 sapi dalam rangka momentum Idul Adha 1442 H serta melanjutkan program Operasi Pangan Gratis (OPG). (Foto: ACT/Tugu Jatim)

ACT Distribusikan 1.000 Sapi Sambut Hari Raya Idul Adha untuk Aksi Solidaritas

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID