• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi pernikahan di Kota Malang. (Foto: Pexels/Tugu Jatim)

Ilustrasi pernikahan di Kota Malang. (Foto: Pexels)

PPKM Darurat Bikin 45 Pasangan di Kota Malang Gagal Menikah

Dwi Lindawati by Dwi Lindawati
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

MALANG, Tugujatim.id – Total ada 45 pasangan calon pengantin di Kota Malang yang gigit jari karena pernikahannya batal atau tertunda karena terbentur aturan kebijakan PPKM Darurat. Rata-rata, penundaan pernikahan ini karena ada dari mereka yang tidak mau menjalankan tes swab. Ada juga yang tes swab, tapi hasilnya positif.

Kasi Bimas Islam Kemenag Kota Malang M. Rosyad mengungkapkan, sesuai kebijakan dari pemerintah pusat, salah satunya pasangan yang mau menikah harus menyertakan surat hasil tes swab antigen, baik dari calon pengantin, saksi, maupun walinya.

You might also like

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

21/07/2026 8:30 PM
Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

21/07/2026 7:17 PM

”Nah, dari 217 calon pengantin yang sudah mendaftar sebelum ada kebijakan PPKM Darurat, 45 pasangan di antaranya menunda pernikahannya. Ada yang tidak mau tes swab. Ada juga yang tes swab, tapi hasilnya positif,” terangnya saat dihubungi, Selasa (20/07/2021).

Rosyad merincikan, dari 45 pasangan yang menunda pernikahan, paling banyak ada di KUA Blimbing sebanyak 18 pasangan, KUA Kedungkandang (13 pasangan), KUA Lowokwaru (7 pasangan), KUA Sukun (4 pasangan), dan KUA Klojen (1 pasangan).

”Ada 34 pasangan yang menunda pernikahan karena gak mau tes swab, lalu 8 pasangan menunda karena hasilnya positif, dan 3 pasangan lainnya tidak menyertakan alasan,” rincinya.

Rosyad menuturkan, aturan baru seiring berjalannya PPKM Darurat ini semata-mata guna memutus mata rantai penularan virus Covid-19. Makanya, selama pernikahan di masa ini, hanya bisa diikuti 6 orang. Terdiri dari 2 pasangan, 2 saksi, dan 1 orang wali, serta 1 penghulu dari KUA.

”Nah berhubung tes swab antigen itu mandiri ya, mungkin ada pasangan yang keberatan, apalagi di saat seperti ini lagi susah semua ya. Kalau yang gak mau ya itu kan hak mereka, kami gak bisa maksa,” tuturnya.

Inilah Aturan Pernikahan saat PPKM Darurat:

1. Seluruh pegawai KUA kecamatan yang bekerja di kantor (work from office) paling banyak 25% dari jumlah pegawai.

2. Waktu layanan KUA kecamatan mulai pukul 08.00-14.00 waktu setempat.

3. Layanan pendaftaran nikah hanya dapat terlayani secara online melalui situs simkah.kemenag.go.id.

4. Peniadaan pendaftaran nikah untuk pelaksanaan akad nikah pada 3-20 Juli 2021.

5. Pelaksanaan akad nikah pada masa PPKM Darurat hanya bagi calon pengantin yang telah mendaftar sebelum 3 Juli 2021 dan telah melengkapi dokumen yang dipersyaratkan.

6. Calon pengantin yang telah mendaftar secara online wajib menyampaikan seluruh dokumen persyaratan nikah kepada petugas KUA kecamatan.

7. Calon pengantin, wali nikah, dan dua orang saksi dalam kondisi sehat dengan bukti hasil negatif swab antigen yang berlaku minimal 1×24 jam sebelum pelaksanaan akad nikah.

8. Pelaksanaan akad nikah yang terselenggara di KUA kecamatan atau di rumah, yang menghadiri wajib paling banyak 6 orang.

9. Pelaksanaan akad nikah di gedung pertemuan atau hotel, maksimal dihadiri paling banyak 20% dari total kapasitas ruangan dan tidak boleh lebih dari 30 orang.

10. Pelaksanaan akad nikah wajib menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

11. Pihak calon pengantin menandatangani surat pernyataan kesanggupan mematuhi protokol kesehatan bermeterai cukup.

Tags: Berita penundaan menikahCatinKota Malangpasangan pengantinPPKM Darurat
Dwi Lindawati

Dwi Lindawati

Related Stories

Pemkot Surabaya.

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Parkir, Area tanpa Izin Terancam Ditutup

by Dwi Linda
21/07/2026 8:30 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya terus mengawasi dengan ketat terhadap pengelolaan parkir. Pemkot Surabaya mengawasi berbagai tempat mulai...

Gus Kikin.

Gus Kikin Siap Maju sebagai Calon Ketua Umum PBNU, Ngaku Terima Penugasan PWNU Jatim

by Dwi Linda
21/07/2026 7:17 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin...

Angkot pelajar gratis.

80 Angkot Pelajar Gratis Segera Hadir di Malang, Pemkot Tunggu Audit 4 Koperasi Rampung

by Dwi Linda
21/07/2026 6:45 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang melalui dinas perhubungan (dishub) terus mematangkan pelaksanaan program angkot pelajar gratis. Saat ini,...

Penjual kambing.

Viral Penjual Kambing Kota Batu Disebut Mirip Yesus, Ternyata Niat Awalnya untuk Berdakwah

by Dwi Linda
21/07/2026 6:33 PM
0

BATU, Tugujatim.id – Seorang penjual kambing Kota Batu, Jawa Timur, mendadak viral menjadi perbincangan di media sosial. Faiq Muhammad Alkhatiri...

Next Post
Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto. (Foto: Rizal Adhi/Tugu Jatim)

Begini Cara agar Warga Kabupaten Malang Mudah Donor Plasma Konvalesen

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID