• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi Pilkada 2020 partisipasi masyarakat

Ilustrasi pemungutan suara di Pilkada. (Foto: Instagram KPU_RI)

Pilkada 2020 Ngotot Jalan Terus, Satgas COVID-19 Universitas Brawijaya Ketakutan

Redaksi by Redaksi
6 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Malang – Pilkada 2020 serentak di masa pandemi corona membuat Satgas COVID-19 Universitas Brawijaya (UB) khawatir. Sebab, keputusan pemerintah tersebut dianggap blunder lantaran masih tingginya angka persebaran virus yang dipercaya asal Wuhan, China itu.

Padahal, berbagai pihak mulai dari Nahdlatul Ulama (NU) sampai Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menyarankan untuk menunda Pilkada 2020 serentak tersebut. Nyatanya, Pemerintah Pusat tetap kukuh menyelenggarakan pemilihan kepala daerah tersebut.

You might also like

Jawa Timur.

Kabut dan Udara Kabur Mendominasi, Waspadai Jarak Pandang di Jawa Timur 4 Juni 2026

04/06/2026 8:23 AM
BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

03/06/2026 10:41 PM

Menanggapi hal tersebut, Ketua Satgas COVID-19 Universitas Brawijaya (UB), dr Aurick Yudha Nagara mengaku seram dan khawatir melihat penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 di tengah Pandemi COVID-19.

Baca Juga: Kasus COVID-19 Terus Meningkat, Khofifah Bakal Realisasi RS Lapangan Darurat di Malang

“Pendapat saya, seram juga jika ada Pilkada saat pandemi begini,” ujarnya saat dikonfirmasi pada Jumat (25/09/2020).

Oleh sebab itu, dr Aurick menitikberatkan perhatiannya pada penyelenggaraan Pilkada itu sendiri. “Penyelenggaraan Pilkada bukan boleh atau tidaknya, tapi bagaimana cara pelaksanaannya,” ujarnya.

Bukan tanpa alasan dosen Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (UB) mengatakan hal tersebut. Pasalnya, saat memasuki era new normal ini saja masih banyak warga yang abai protokol kesehatan. Oleh karena itu Pilkada 2020 dianggap membahayakan.

“Saya perhatikan sendi masih banyak kegiatan yang kurang tepat (melaksanakan protokol kesehatan) saat new normal ini,” tegasnya.

Apalagi, saat kampanye terkadang fanatisme para pendukung Calon Bupati terkadang membuat lupa untuk menerapkan protokol kesehatan. “Protokol kesehatan ini harus benar-benar dilakukan, bukan hanya sekedar mengucapkan mantra-mantra saja,” ungkapnya.

Ia juga mewanti-wanti kegiatan di ruang tertutup seperti rapat internal tim pemenangan jelang Pilkada 2020 juga berpotensi buruk bagi kesehatan. “Physical distancing mungkin dipenuhi, tapi perlu diperhatikan juga ventilasinya, begitupun durasi rapat yang melebihi 15 menit itu sudah termasuk kontak erat,” paparnya.

Baca Juga: 31 Penghuni Ponpes Al Izzah Kota Batu Positif COVID-19

Alumni Universitas Brawijaya ini juga mengingatkan bahwa saat ini setiap rumah sakit rujukan COVID-19 mulai penuh.

“Kapasitas rumah sakit dalam jangka waktu 2 minggu ini sudah mulai penuh dan keteteran, sehingga banyak pasien baik yang terpapar COVID-19 maupun tidak yang kesulitan mendapatkan kamar,” jelasnya.

Oleh sebab itu, selain meniadakan Pilkada 2020 juga perlu ada koordinasi antar rumah sakit di Jawa Timur. Sehingga jika satu rumah sakit penuh, si pasien bisa dioper ke rumah sakit rujukan COVID-19 lain di Jawa Timu.

“Kita harus saling koordinasi dengan setiap rekan medis di Jawa Timur,” pungkasnya. (rap/gg)

Tags: Coronacovid-19IndonesiaJawa TimurMalangpandemiPilkadaPilkada 2020virus corona
Redaksi

Redaksi

Related Stories

Jawa Timur.

Kabut dan Udara Kabur Mendominasi, Waspadai Jarak Pandang di Jawa Timur 4 Juni 2026

by Dwi Linda
04/06/2026 8:23 AM
0

Tugujatim.id - Prakiraan cuaca Jawa Timur untuk Kamis (04/06/2026) menunjukkan dominasi kabut, udara kabur, dan kondisi berawan di banyak wilayah,...

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 10:41 PM
0

Tugujatim.id - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus...

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 8:13 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih bertahan tinggi usai Hari Raya Iduladha 2026. Di sejumlah pasar...

Semeru

Pendaki Semeru Terjatuh Saat Lewat Jalur Ilegal, Evakuasi Terkendala Medan Curam

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pendaki Semeru kembali memakan korban. Seorang pendaki dilaporkan terjatuh di lereng Gunung Semeru usai nekat melintas melalui...

Next Post
ilustrasi pencurian kain kafan

Pencurian Kain Kafan dan Dorongan Krisis Ekonomi saat Pandemi

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID