• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi work from home (WFH) yang banyak dilakukan oleh karyawan di masa pandemi Covid-19. (Foto: Pixabay) depresi kerja tugu jatim

Ilustrasi work from home (WFH) yang banyak dilakukan oleh karyawan di masa pandemi Covid-19. (Foto: Pixabay)

WFH Bisa Sebabkan Depresi dan Stres, Bagaimana Cara Mengatasinya?

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in Pendidikan, Tips
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – Kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat PPKM yang sedang berlangsung membuat sebagian orang harus bekerja dari rumah alias work from home (WFH). Dengan bekerja jarak jauh ini, memungkinkan seseorang mengalami depresi dan stres. Tidak sedikit juga yang merasakan WFH membuatnya merasa kesepian dan terisolasi tanpa lingkungan di tempat kerja.

Melansir dari Heathline, WFH menghilangkan batasan kehidupan pribadi dengan profesionalitas pekerjaan. Meski nyaman, WFH menyebabkan pergolakan terhadap rutinitas harian.

You might also like

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

20/07/2026 7:42 PM
Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

20/07/2026 3:00 PM

Dengan bekerja di rumah, orang menjadi kewalahan untuk membagi waktu. Seringkali mereka bekerja lebih lama dari biasanya, menyebabkan kewalahan dan merasa tertekan.

Dengan demikian menciptakan rintangan emosional, fisik, dan keuangan bagi beberapa orang yang tak karuan. Terlebih bagi mereka yang berpenghasilan rendah akan dirugikan karena kurangnya fasilitas dalam menunjang pekerjaan selama WFH.

Apa saja yang dirasakan saat Anda mengalami depresi kerja?

1. Meningkatnya perasaan sedih
2. Merasa cemas berkelanjutan
3. Kurang fokus dan konsentrasi
4. Cepat merasa bosan dan tidak merasa puas terhadap pekerjaan

Untuk menghindari depresi kerja, Anda dapat lakukan 7 kiat sebagai berikut:

1. Menjauh dari ruang kerja untuk beberapa saat
2. Menyingkirkan kekacauan di sekitar meja
3. Lakukan meditasi selama 5 menit di pagi dan sore hari
4. Menonton video lucu
5. Hubungi teman yang tidak bekerja atau atasan untuk mendapatkan bantuan
6. Jika merasa perlu pertolongan lebih lanjut, lakukan pengobatan melalui terapi atau psikolog
7. Kelola jadwal kerja Anda untuk menghindari depresi kerja

Tags: bekerjacovid-19depresipandemipekerjaanpengembangan diristresTiptipstips kesehatan
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Sekolah terpencil di Sidoarjo.

Sekolah Terpencil di Sidoarjo Viral Disebut Tak Dapat Perhatian, Ini Penjelasan Dispendikbud

by Dwi Linda
20/07/2026 7:42 PM
0

SIDOARJO, Tugujatim.id – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Sidoarjo Netti Lastiningsih angkat bicara setelah kondisi sekolah terpencil...

Polije

Polije Siapkan Kampus 7 di Situbondo, Perluas Akses Pendidikan Vokasi

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 3:00 PM
0

SITUBONDO, Tugujatim.id - Politeknik Negeri Jember (Polije) bersama Pemerintah Kabupaten Situbondo bergegas mematangkan persiapan pembukaan Kampus 7 Polije di Kabupaten...

Kucing

Kucing Tiba-Tiba Buang Air Sembarangan? Ini 8 Hal yang Bisa Menjadi Penyebabnya

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 11:00 AM
0

Tugujatim.id - Kucing yang biasanya selalu buang air di litter box terkadang bisa tiba-tiba pipis atau buang air besar di lantai,...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Next Post
Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban Budi Wiyana usai melaksanakan kegiatan penghargaan KLA oleh Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) secara virtual, Kamis (29/07/2021). (Foto: Humas Pemkab Tuban/Tugu Jatim)

Kabupaten Tuban Raih Penghargaan Lagi, Predikat Kategori KLA Naik Jadi Madya

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID