• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Kasus penganiayaan.

Kapolres Tuban AKPB Oskar Syamsuddin didampingi Waka Polres Tuban menyampaikan rilis akhir tahun 2024. (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Tahun 2024, Kasus Penganiayaan Tertinggi Dominasi Kriminalitas di Tuban: Mayoritas Libatkan Anak-Anak

Dwi Linda by Dwi Linda
1 year ago
in Kriminal
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Polres Tuban mencatat kasus penganiayaan sebagai jenis kriminalitas tertinggi di wilayahnya sepanjang 2024. Dari total 387 kasus kriminalitas, penganiayaan mendominasi dengan 64 kasus, mayoritas melibatkan anak-anak. Fenomena ini menunjukkan peningkatan keprihatinan terhadap keamanan generasi muda.

Kapolres Tuban AKBP Oskar Syamsuddin dalam konferensi pers akhir tahun 2024, Selasa siang (31/12/2024), mengungkapkan, tren ini menjadi perhatian serius.

You might also like

Siswi MTs di Pasuruan.

Siswi MTs di Pasuruan Dirujuk ke RSJ Lawang usai Diduga Tusuk Temannya, Polisi Dampingi Pemeriksaan Psikologis 

03/06/2026 10:00 AM
Pemuda Pasuruan.

4 Pemuda Pasuruan Diduga Aniaya 2 Anak di Bawah Umur, Polisi Ungkap Motifnya!

30/05/2026 6:31 PM

“Kami bekerja sama dengan dinas pendidikan dan pihak sekolah untuk mengatasi persoalan ini. Orang tua dan masyarakat juga perlu aktif mengedukasi terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas),” ujar Oskar.

Baca Juga: Waspada! Narkotika hingga Curanmor Dominasi Kasus Kriminalitas di Jember Sepanjang 2024

Berdasarkan data Polres Tuban, tahun 2023 mencatat 402 kasus kriminalitas dengan 299 kasus yang berhasil diselesaikan. Sementara itu, tahun 2024 menunjukkan penurunan jumlah kasus menjadi 387, tetapi tingkat penyelesaian meningkat menjadi 310 kasus.

Meski secara umum angka kriminalitas menurun, pola jenis kejahatan bergeser. Pada 2023 didominasi kasus penipuan sebanyak 60 perkara, sedangkan tahun 2024 kasus penganiayaan mengambil alih posisi teratas.

Kapolres juga menyoroti pentingnya peran orang tua dalam mencegah anak-anak terjerumus ke dalam lingkaran kejahatan. Pengawasan terhadap perilaku anak, baik di lingkungan sosial maupun media sosial, menjadi langkah preventif yang sangat diperlukan.

“Orang tua harus lebih aktif memantau aktivitas anak-anak, terutama di media sosial atau kegiatan lain yang berpotensi negatif,” imbuhnya.

Mantan Kapolres Batu ini juga mengimbau tokoh masyarakat untuk turut serta menjaga kondusivitas lingkungan demi menciptakan generasi muda yang jauh dari tindak kriminalitas.

Polres Tuban bersama dinas pendidikan terus menggencarkan sosialisasi di sekolah-sekolah untuk memberikan pemahaman kepada siswa tentang dampak buruk tindakan kriminal. Langkah ini diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai positif serta menciptakan kesadaran hukum sejak dini.

Baca Juga: Tangis Bayi Dikira Suara Musang, Petani Jember Temukan Bayi Laki-Laki di Semak Irigasi

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap angka kriminalitas khususnya yang melibatkan anak-anak dapat ditekan. Generasi muda harus kami lindungi agar tumbuh menjadi individu yang bermanfaat,” pungkas Oskar.

Dengan komitmen bersama antara pihak kepolisian, pendidikan, dan masyarakat, diharapkan kasus penganiayaan yang mendominasi pada 2024 dapat diminimalkan di masa mendatang. Keamanan anak-anak sebagai generasi penerus menjadi prioritas untuk menciptakan Tuban yang lebih aman dan kondusif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Mochamad Abdurrochim

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Angka kriminalitas di TubanBerita Kabupaten Tuban hari iniDominasi kriminalitas di Tuban 2024Kabupaten Tuban hari iniKasus penganiayaan di Tuban
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Siswi MTs di Pasuruan.

Siswi MTs di Pasuruan Dirujuk ke RSJ Lawang usai Diduga Tusuk Temannya, Polisi Dampingi Pemeriksaan Psikologis 

by Dwi Linda
03/06/2026 10:00 AM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Proses penyelidikan kasus dugaan penusukan siswi MTs di Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, terus bergulir. Siswi MTs di...

Pemuda Pasuruan.

4 Pemuda Pasuruan Diduga Aniaya 2 Anak di Bawah Umur, Polisi Ungkap Motifnya!

by Dwi Linda
30/05/2026 6:31 PM
0

PASURUAN, Tugujatim.id - Dugaan kasus kekerasan terhadap anak di bawah umur kembali terjadi di wilayah Kota Pasuruan. Kali ini empat...

Perkosa.

Remaja di Malang Diduga Perkosa Teman saat Tidur Pulas, Polisi Periksa Saksi-Saksi 

by Dwi Linda
30/05/2026 4:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id - Insiden dugaan pemerkosaan menimpa seorang remaja berinisial SA, 18, warga Kota Malang, pada Sabtu dini hari (23/05/2026),...

Surabaya

Polrestabes Surabaya Bongkar Sindikat Pembuat STNK Palsu

by Mochamad Abdurrochim
29/05/2026 6:11 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Jatanras Polrestabes Surabaya bongkar pembuatan STNK Palsu yang dijual melalui media sosial Facebook. Dari tangan pelaku, polisi...

Next Post
Kasus laka.

Kasus Laka Lantas di Jember Peringkat Tiga Jatim 2024, Kapolres: Berkendara di Kota Tembakau Kurang Aman

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID