JEMBER, Tugujatim.id – Meluapnya air sungai di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah membuat perjalanan Kereta Api Pandalungan Gambir-Jember harus memutar.
Manager Hukum dan Humas PT Kereta Api Indonesia (persero) Daerah Operasi 9 Jember, Cahyo Widiantoro menjelaskan, peralihan jalur tersebut dilakukan untuk keselamatan para penumpang.
“Akibat ditutupnya jalur antara Stasiun Gubug – Stasiun Karangjati yang berada di Kabupaten Grobogan, perjalanan KA Pandalungan dari Stasiun Gambir tujuan Stasiun Jember kembali memutar lewat Solo, Madiun, Mojokerto dan Surabaya,” ujar Cahyo Widiantoro pada Sabtu (25/1/2025).
BACA JUGA: Rusak Parah Akibat Banjir: Dua Makam Warga di Rambipuji Ambles dan Tulang Belulang Nyaris Hanyut
Ia menerangkan posisi KA Pandalungan pada pukul 09.38 masih berada di Stasiun Mojokerto dengan durasi keterlambatan hingga 129 menit. Sedangkan kedatangan KA Pandalungan di Stasiun Jember diperkirakan mengalami keterlambatan hingga 4 jam.
Selain itu, KA Balambangan Ekspres relasi Stasiun Pasar Senen menuju Stasiun Ketapang di Banyuwangi, meskipun dalam perjalannya tidak memutar, tiba di Ketapang pukul 06.31 WIB dengan durasi keterlambatan selama 96 menit.
Mewakili PT KAI, Cahyo Widiantoro menyampaikan permohonan maaf kepada para penumpang KA yang terdampak banjir di Grobogan. “Untuk setiap kelambatan perjalanan kereta api, para penumpang diberikan service recovery sesuai dengan aturan yang berlak,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko