MOJOKERTO, Tugujatim.id – Operasi Keselamatan Semeru 2025 resmi dimulai sejak Senin (10/02/2025) hingga Minggu (23/02/2025). Selama 14 hari tersebut terdapat prioritas target operasi yakni penggunaan ponsel saat berkendara, pengendara kendaraan roda empat atau lebih tidak menggunakan sabuk pengaman, serta pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang.
“Selanjutnya pengendara dalam keadaan mabuk atau pengaruh alkohol, pengemudi di bawah umur, pengendara tidak menggunakan helm sesuai standar dan knalpot brong, Tanda Nomor Kendaraan tidak sesuai spesifikasi teknis, pengendara melawan arus lalu lintas serta pengemudi kendaraan melebihi kecepatan maksimal,” ungkap Kapolres Mojokerto Kota, AKBP Daniel S. Marunduri saat memimpin apel operasi tersebut di Lapangan Patih Gajah Mada Polres Mojokerto Kota, Senin (10/02/2025).
BACA JUGA: Produsen Miras Ilegal di Mojokerto Kemas Produk Gunakan Label Merk Terkenal
AKBP Daniel melanjutkan bahwa pihaknya menilai kurangnya kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas sehingga hal tersebut menyumbang angka kecelakaan lalu lintas.
“Kami berharap dengan adanya operasi ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk disiplin dan tertib berlalu lintas,” ucapnya.
Dalam apel tersebut tidak hanya melibatkan personil gabungan dari tentara, polisi, maupun dinas terkait. Tampak pula Kota perwakilan dari paguyuban ojek online, mahasiswa serta pelajar.
“Kami mengedepankan kegiatan pencegahan berupa edukasi disiplin lalu lintas yang humanis,” tandas AKBP Daniel.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko