TUBAN, Tugujatim.id – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, telah memusnahkan lebih dari 18 ribu blangko nikah yang rusak dan kedaluwarsa di halaman Gedung PLHUT Kemenag Tuban, Jumat (28/02/2025). Langkah ini diambil sebagai upaya mencegah potensi penyalahgunaan dokumen pernikahan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Proses pemusnahan dilakukan dengan membakar ribuan buku nikah dan dokumen terkait. Rinciannya meliputi 13.574 buku nikah kedaluwarsa dan rusak, 930 duplikat buku nikah yang mengalami kerusakan, 2.509 lembar akta nikah kedaluwarsa, serta 984 lembar daftar pemeriksaan nikah dari 2023.
Baca Juga: Tren Nikah di KUA Mojokerto Alami Kenaikan
Kasi Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kantor Kemenag Tuban Masyhari menjelaskan, pemusnahan blangko nikah ini merupakan bagian dari upaya menjaga integritas dan keamanan administrasi pernikahan.

“Buku nikah yang tidak terpakai ini dihapus dengan cara dibakar karena alasan kedaluwarsa dan rusak dari beberapa KUA di Kabupaten Tuban pada 2023,” ujarnya, Jumat (28/02/2025).
Selain mencegah penyalahgunaan, tindakan ini juga bertujuan menciptakan tertib administrasi dalam pengelolaan barang milik negara (BMN). Dengan demikian, distribusi buku nikah dapat dilakukan secara tepat sesuai alokasi yang ditetapkan.
Kemenag Janji Tingkatkan Layanan
Masyhari menambahkan, pemusnahan dokumen pernikahan yang sudah tidak layak pakai ini penting untuk menghindari kemungkinan penggunaannya oleh oknum yang ingin memanfaatkan data orang lain untuk tujuan tertentu.
“Ini merupakan salah satu upaya untuk mencegah penyalahgunaan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Sebab, buku nikah sangat mungkin dipakai untuk memasukkan data orang lain dengan tujuan-tujuan tertentu,” tegasnya.
Kemenag Tuban berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan administrasi pernikahan dan memastikan bahwa seluruh proses berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati