MOJOKERTO, Tugujatim.id – Opsi pasar murah ditempuh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto guna menjaga kestabilan harga komoditas, selain menekan laju inflasi bulanan, selain menekan kenaikan harga jelang Lebaran 2025.
Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra mengatakan angka inflasi di Bumi Majapahit berada pada angka 0,46% untuk Februari 2025. Angka tersebut berada pada posisi relatif aman, apalagi di tengah kecenderungan naiknya harga kebutuhan pokok menjelang hari besar keagamaan.
“Angka inflasi Kabupaten Mojokerto masih dalam posisi aman, yakni 0,46% pada bulan Februari, peningkatan harga tersebut terjadi karena banyaknya permintaan, seperti biasanya kalau bulan suci Ramadan tiba, permintaan banyak dan bersamaan, maka ini akan bersifat temporer,” jelasnya melalui keterangan resmi, Sabtu (22/03/2025).
Operasi tersebut menjadi kali kedua dilakukan oleh Pemkab Mojokerto, setelah sebelumnya pasar murah juga dilakukan di Pasar Raya Mojosari. Selain berfokus pada pengendalian inflasi, pasar murah pada Ramadan ini juga menjadi sarana Pemkab Mojokerto membantu perekonomian masyarakat di tengah lonjakan harga pangan saat ini. Gus Barra juga menambahkan bahwa pasar murah Ramadan ini termasuk dalam program 100 hari kerja Bupati Mojokerto tersebut.
BACA JUGA: Ribuan Parsel Lebaran Disalurkan Gereja di Kota Mojokerto untuk Masyarakat Muslim
“Pasar murah Ramadan berkah ini juga sekaligus memudahkan masyarakat untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau,” tandasnya.
Selain menyediakan barang pokok dengan harga di bawah pasaran, terdapat pula stan khusus yang melayani pelaku usaha kecil dan mikro untuk mendaftarkan merek dagang masing-masing. Di sela-sela operasi pasar murah tersebut, Gus Barra juga turut menyerahkan beberapa sertifikat merek kepada pelaku usaha yang telah mendaftar. Gus Barra juga menganjurkan kepada pelaku-pelaku usaha tersebut untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk.
“Terus semangat untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas, optimis untuk bisa menembus pasar internasional, sehingga ke depan omzet meningkat,” tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko







