JEMBER, Tugujatim.id – Pemkab Jember menggelar acara pelepasan dan doa bersama jamaah haji 2025 atau 1446 Hijriah. Acara dihadiri oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait (Gus Fawait), jajaran Forkopimda, perwakilan Kementerian Agama, serta seluruh Camat dan Kepala Dinas di lingkungan Pemkab Jember.
“Alhamdulillah hari ini, Saya beserta seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Jember beserta Pak Kemenag, jajaran Forkopimda hadir, semua Camat, Kepala Dinas. Hari ini Kami mengadakan acara pelepasan dan doa bersama jamaah haji tahun 2025 atau 1446 Hijriah dari Kabupaten Jember,” ungkap Gus Fawait sapaan akrabnya pada Sabtu (3/5/2025).
Lokasi Strategis untuk Kenyamanan Jamaah
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, kegiatan pelepasan jamaah haji kali ini diselenggarakan di GOR (Gedung Olahraga) Jember. Pemilihan lokasi ini bertujuan untuk memberikan kenyamanan lebih bagi para Calon jemaah Haji (CJH).

“Alhamdulillah ini tadi banyak kiai memberikan testimoni. Hari ini ditaruh di GOR sehingga masyarakat dan jamaah tidak berjubel, tidak panas yang sampai berdempet-dempetan,” jelasnya.
Titik Pemberangkatan Terpusat di Kecamatan Tanggul
Inovasi lain yang diterapkan tahun ini adalah pemilihan Kecamatan Tanggul sebagai titik pemberangkatan terpusat bagi seluruh jamaah haji Kabupaten Jember. Keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan efisiensi perjalanan dan kesehatan para jamaah.
“Insyaallah nanti titik pemberangkatan semua kita pusatkan di Tanggul. Kenapa? Karena supaya yang barat enggak ke Timur habis itu ke Barat lagi ke Surabaya,” terang Gus Fawait.
Kebijakan ini merupakan hasil koordinasi dengan berbagai pihak termasuk para kiai dan jamaah haji.

“Menguras tenaga ini sesuai dengan permintaan para kiai dan para jamaah dan disetujui oleh semuanya nanti titik kumpulnya di Kecamatan Tanggul,” tambahnya.
Pentingnya Menjaga Kesehatan Jamaah
Gus Fawait menekankan bahwa keputusan untuk memilih titik pemberangkatan di Tanggul juga mempertimbangkan aspek kesehatan jamaah haji.
“Ada TNI Polri yang mengamankan, kami sudah berkoordinasi dan ini untuk menjaga kesehatan jamaah. Bayangkan kalau dari ujung barat harus dilepas di tengah itu butuh waktu 1 sampai 2 jam,” jelasnya.
Sehingga, energi para jemaah haji terjaga saat hendak berangkat ke Surabaya. Para jemaah haji yang berada di barat Jember tidak perlu ke pusat kota cerutu saat hendak berangkat.
“Maka kita putuskan di Jember Barat di Kecamatan Tanggul sehingga yang Barat nanti enggak perlu ke Timur, yang Timur sekaligus berangkat ke Surabaya lewat Barat,” lanjut Gus Fawait.
Peningkatan Jumlah Jamaah dari Jember
Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan kabar gembira mengenai penambahan kuota jamaah haji dari Kabupaten Jember.
“Alhamdulillah tadi ada update dari Pak Kemenag yang awalnya 2.255 menjadi 2.260, sudah tambah 5 nih barusan. Dan mudah-mudahan nanti bertambah terus, sehingga nanti makin banyak warga Jember yang sudah punya niatan untuk berangkat haji,” ujar Fawait.
BACA JUGA: Sanksi Berat Plh Kadinkes Jember Buntut Plesir Tinggalkan Tugas ke Luar Negeri
Pesan untuk Para Jamaah Haji
Bupati Jember memberikan pesan kepada para calon jamaah haji untuk menjaga kesehatan dan memanfaatkan program check up gratis dari pemerintah.
“Tadi saya sampaikan yang pertama jaga kesehatan. Sebelum berangkat Presiden Prabowo punya program untuk check up gratis di Puskesmas. Tadi saya sampaikan untuk mengecek kesehatan. Jaga pola makan,” pesannya.
Selain itu, meminta doa dari para jamaah haji untuk kemajuan Indonesia. “Saya berdoa mudah-mudahan semua pemerintahan di Indonesia mulai dari level kabupaten, provinsi dan pusat Mohon doa mudah-mudahan dibalikin kekuatan, keselamatan, membawa Indonesia emas tahun 2045, membawa Cipta Baru,” pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








