TUBAN, Tugujatim.id – Maling modus tukar uang dan minta daun pisang di Tuban mengondol emas dan uang Rp100 Juta dari korbannya.
Warung makan di Kawasan Pabrik PT Semen Indonesia, Desa Temandang, Kecamatan Merakurak, Tuban dibobol maling dengan modus pelaku berpura-pura butuh bantuan. Pelaku berhasil menggondol perhiasan emas dan uang tunai senilai total Rp100 juta milik Zuhdi Shiddiq (65), pemilik warung.
Peristiwa ini terjadi siang hari, tepatnya Sabtu (21/6/2025) sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, pelaku datang menggunakan sepeda motor Honda Revo. Di warung, ia berpura-pura menukar uang receh sebesar Rp200 ribu dengan uang kertas.
Tak lama berselang, pria yang diperkirakan berusia 50-an tahun itu kembali. Kali ini ia membawa botol kosong dan meminta diisi pertalite. Tak cukup sampai di situ, pelaku juga minta tolong kepada Zuhdi untuk memetikkan daun pisang di samping warung, dengan alasan untuk hajatan.
“Padahal tidak saling kenal. Tapi Orang tua saya langsung menuruti permintaan pelaku karena mengira niatnya baik,” kata Shokhibusy Syaefy, anak korban, Minggu (29/6/2025).
Saat Zuhdi dan istrinya sibuk di luar warung, pelaku diam-diam menyelinap ke dalam kamar. Di situlah barang-barang berharga disimpan.
Tanpa diketahui, pelaku menggondol satu kalung emas seberat 33 gram, dua gelang emas masing-masing 31 gram dan 15 gram, uang tunai lebih dari Rp5,4 juta, sebuah ponsel, serta dua BPKB motor.
Begitu sadar rumah sudah kosong, pelaku ternyata sudah raib. “Orang tua saya tidak tahu kapan pelakunya kabur. Tahu-tahu sudah tidak ada,” lanjut Shokhib.
Keluarga korban pun segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Merakurak. Harapannya, pelaku bisa segera diamankan.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Merakurak, AKP Hartono membenarkan pihaknya telah menerima laporan tersebut.
“Masih kami selidiki. Kami juga koordinasi dengan Satreskrim Polres Tuban untuk mengejar pelaku,” singkatnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurrochim
Editor: Darmadi Sasongko








