TUBAN, Tugujatim.id – Fenomena baru muncul dalam penanganan kasus penyalahgunaan narkoba di Tuban. Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Tuban mencatat adanya peningkatan jumlah pengguna dari kalangan anak di bawah 18 tahun dan perempuan sepanjang semester pertama 2025.
Kepala BNNK Tuban AKBP Bagus Hari Cahyono menyampaikan, total penyalahgunaan narkoba di Tuban yang menjalani rehabilitasi rawat jalan di lembaganya pada Januari–Juni 2025 mencapai 26 orang. Dari jumlah itu, enam orang di antaranya berusia di bawah 18 tahun.
Baca Juga: Transaksi Narkoba, Pria di Tuban Digerebek Simpan Ganja dan Ratusan Pil Double L
“Kalau dibandingkan 2024, ada peningkatan cukup signifikan untuk kelompok usia di bawah 18 tahun. Mereka ini sebagian besar masih pelajar,” kata AKBP Bagus saat ditemui, Sabtu (26/07/2025).
Menurut dia, tren penyalahgunaan narkoba di Tuban ini menunjukkan bahwa penggunanya tidak lagi hanya menyasar kelompok usia produktif 18–30 tahun, tetapi juga mulai merambah kalangan remaja.
“Sebagian dari mereka dilaporkan oleh keluarganya karena terindikasi memakai. Ada juga yang tertangkap berdasarkan laporan masyarakat,” ungkapnya.
Yang juga jadi perhatian, dia mengatakan, peningkatan jumlah pengguna narkoba dari kalangan perempuan. Jika tahun lalu hanya satu perempuan yang direhabilitasi, tahun ini jumlahnya melonjak menjadi lima orang.
“Kami sangat prihatin karena perempuan selama ini bukan kelompok dominan. Tapi sekarang mulai tampak naik,” ujarnya.
BNNK Tuban Perkuat Edukasi di Sekolah
Kondisi ini, menurut AKBP Bagus, menjadi tantangan tersendiri bagi BNNK Tuban. Selain upaya penindakan, pihaknya juga memperkuat pendekatan keluarga dan edukasi ke sekolah-sekolah.
“Rehabilitasi itu bukan berarti mereka pelaku kejahatan. Tapi mereka perlu dibantu pulih agar tidak kembali terjerumus. Maka kami dorong agar keluarga berani lapor jika ada anggota keluarganya terindikasi menggunakan narkoba,” jelasnya.
Selain rehabilitasi rawat jalan, BNNK Tuban juga aktif memberikan edukasi pencegahan dan melakukan tes urine di berbagai instansi serta sekolah. Dia menegaskan, bahaya narkoba kini sudah menyentuh semua lapisan. Jangan anggap enteng. Usia remaja, bahkan pelajar pun, sekarang jadi sasaran.
“Perlu pengawasan lebih ketat dari orang tua dan lingkungan sekitar,” pesannya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








