JEMBER, Tugujatim.id – Proyek Ambisius Pemkab Jember dalam pembangunan infrastruktur terus dikebut. Mulai dari upayanya mengaktifkan Bandara Notohadinegoro, pembangunan flyover di persimpangan Mangli, pembangunan rumah sakit baru dan revitalisasi Pasar Tanjung.
Hal tersebut diungkap Bupati Jember, Muhammad Fawait saat menjelaskan rencana pembangunan prioritas yang sedang diperjuangkan, mencakup fasilitas penerbangan, jembatan layang, pusat layanan kesehatan baru, serta pembenahan area perdagangan konvensional.
“Dengan izin Allah, konstruksi bandara akan selesai tahun ini. Untuk periode berikutnya, pembangunan jembatan layang akan dimulai. Kami juga sedang mengupayakan realisasi fasilitas kesehatan baru, termasuk renovasi Pasar Tanjung beserta pasar-pasar lainnya,” tutur pemimpin daerah yang akrab disapa Gus Fawait itu beberapa waktu lalu.
Menurut penjelasannya, adanya fasilitas penerbangan dan jembatan layang bukan sekadar untuk kelancaran mobilitas, melainkan juga sebagai katalis pengembangan ekonomi, terutama pada bidang perdagangan dan industri wisata.
Di sisi lain, pembangunan pusat layanan kesehatan baru dianggap sebagai prioritas mendesak, mengingat kapasitas fasilitas medis yang tersedia belum mampu mengakomodasi kebutuhan seluruh warga.
BACA JUGA: Saat Nenek Yetti Lulus Sekolah Lansia Tangguh
Gus Fawait menegaskan bahwa keseluruhan rencana tersebut tidak bergantung sepenuhnya kepada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Oleh karena itu, dia secara aktif melakukan pendekatan kepada pemerintah pusat supaya Jember memperoleh alokasi dana dari APBN.
“Itulah sebabnya saya rutin berkunjung ke Jakarta. Bila hanya bergantung pada APBD saja, pembangunan akan berjalan lambat,” jelasnya.
BACA JUGA: Transportasi Kereta Api Jadi Pilihan Utama Warga Setelah Penutupan Jalur Gumitir
Ia menyatakan bahwa saat ini merupakan waktu yang tepat karena proses penyusunan APBN 2026 tengah berjalan. Harapannya, berbagai proposal dari Jember dapat terakomodasi dalam rencana pembiayaan nasional.
“Tanpa upaya proaktif, daerah kita akan terus tertahan. Bahkan risiko tersalip oleh kabupaten tetangga yang lebih cepat bergerak,” tegasnya.
Dengan infrastruktur yang layak, Gus Fawait yakin Jember mampu bertransformasi menjadi wilayah yang lebih berkembang dan berdaya saing tinggi di bagian timur Pulau Jawa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Diki Febrianto
Editor: Darmadi Sasongko








