TUBAN, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban bergerak cepat menanggapi insiden ambruknya atap SDN Bogorejo, Kecamatan Merakurak. Plt Kepala Dinas Pendidikan Tuban Fien Roekmini Koesnawangsih memastikan timnya langsung turun ke lokasi sesaat setelah atap sekolah ambruk.
“Alhamdulillah, Pak Kabid PP SD Moh. Nurdin dan Pak Agus selaku Kasi Sarpras SD sudah menuju lokasi SDN Bogorejo. Kami juga sudah melaporkan secara lisan kepada Mas Bupati sebagai langkah awal,” jelas Fien, Rabu (06/08/2025).
Fien menambahkan, pihaknya akan meninjau langsung kondisi sekolah pada Kamis (07/08/2025) sekaligus berkoordinasi dengan pihak sekolah. Setelah itu, laporan tertulis akan disampaikan kepada bupati Tuban melalui sekda.
Baca Juga: Brak! Atap Ruangan Sekolah Dasar Negeri di Tuban ‘Mlorot’
“Setelah kami meninjau lokasi, hasilnya akan segera kami laporkan,” terangnya.
Sementara itu, Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky mengatakan, pihaknya akan menunggu laporan resmi dari dinas pendidikan untuk menentukan langkah penanganan. Dia menegaskan, pemkab memiliki anggaran pemeliharaan untuk memperbaiki kerusakan fasilitas sekolah.
“Kalau kerusakannya ringan, sekolah bisa langsung menangani menggunakan dana BOS. Namun, kalau sudah terkategori berat, kami akan bantu melalui APBD,” ujar Bupati Lindra.
Lindra mengakui pembahasan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (PAPBD) telah selesai diputuskan sehingga jika kerusakan atap sekolah memerlukan anggaran besar, pemkab akan mencari solusi cepat atau memasukkannya pada APBD 2026.
“Kalau urgen, kami akan cari solusi yang tidak membutuhkan waktu lama. Ada fleksibilitas untuk itu,” tambahnya.
Pemkab Ingatkan Antisipasi Insiden agar Tak Kembali Terulang
Terkait kelancaran pembelajaran, Lindra memastikan akan ada langkah antisipasi agar proses belajar mengajar tidak terganggu.
“Makanya saya tunggu laporan detailnya dulu. Kalau memang urgen banget, pasti akan kami ambil langkah cepat,” tegasnya.
Pemkab Tuban juga mengimbau pihak sekolah untuk terus memastikan keamanan bangunan agar kejadian serupa tidak terulang. Hingga kini, ruang kelas terdampak masih ditutup sementara dan aktivitas belajar dialihkan ke ruang lain.
Insiden ambruknya atap sekolah ini menjadi perhatian serius Pemkab Tuban mengingat keselamatan siswa dan guru adalah prioritas utama.
“Yang jelas kami akan pastikan anak-anak tetap bisa belajar dengan aman,” pungkas Lindra.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: M. Ulul Azmy
Editor: Dwi Lindawati








