MOJOKERTO, Tugujatim.id – Sederet fakta lain mulai terkuak soal tersangka kasus mutilasi di Mojokerto. Pelaku tersebut yaitu Alvi Maulana atau AM sebelumnya pernah bersekolah di Jombang, Jawa Timur.
Keterangan tersebut dijelaskan oleh Kepala SMA Budi Utomo Gadingmangu yakni Heboh Handono Pribadi Luhur. Alvi Maulana pernah mengenyam pendidikan di sekolah tingkat menengah atas tersebut.
Baca Juga: Aksi Pelaku Mutilasi di Mojokerto, WCC Jombang: Kategori Femisida
Masih kata Heboh, Alvi Maulana lulus pada 2019. Meski begitu, pihak sekolah tidak tahu secara mendalam soal perilaku Alvi saat masih bersekolah. Pasalnya, kala itu pandemi Covid-19 masih tinggi sehingga seluruh siswa belajar dari rumah masing-masing.
“Lulusan tahun 2019, masih ramai Corona dulu. Saat itu semua siswa kembali ke rumah, sehingga sampai yang bersangkutan lulus, kami tidak tahu seperti apa serta bagaimana siswa itu,” ujar Heboh, Rabu (10/09/2025).

Menurut pihak sekolah, Alvi Maulana termasuk siswa pendiam dan tidak pernah tersangkut masalah di sekolah. Bahkan, tidak ditemui catatan khusus soal Alvi Maulana di sekolah.
“Setahu kami tidak ditemukan masalah khusus saat yang bersangkutan di sekolah. Seperti siswa biasa pada umumnya,” ujar Heboh.
Aksi Sadis Pelaku Mutilasi di Mojokerto
Diberitakan sebelumnya, kawasan Pacet Mojokerto digegerkan oleh penemuan potongan tubuh berupa kaki kiri di jurang. Potongan ini diduga korban mutilasi.
Setelah dilakukan pendalaman, pelaku mutilasi yang potongan jasadnya dibuang di jurang Pacet, Kabupaten Mojokerto, telah ditangkap. Pelaku tersebut berinisial AM, warga asal Labuhanbatu, Sumatera Utara. Sementara korban berinisial TAS, warga Lamongan.
Saat memberikan keterangan, pelaku AM mengaku kesal dan tertekan secara ekonomi. Hal ini membuat AM lepas kendali sehingga tega menghabisi nyawa kekasihnya sendiri yakni TAS.
Tidak hanya itu, pelaku AM juga menguliti dan memutilasi jasad korban TAS menjadi bagian-bagian kecil. Potongan tubuh ini lantas dimasukkan ke tas merah dan dibuang secara acak di jurang Pacet Mojokerto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Hanif Nanda Zakaria
Editor: Dwi Lindawati








