TUBAN, Tugujatim.id – Komisi I DPRD Kabupaten Tuban menemukan adanya beton yang keropos di sejumlah proyek jalan saat monitoring dan evaluasi (monev), Kamis (11/09/2025). Temuan DPRD Tuban ini menjadi catatan serius agar kontraktor memperhatikan mutu pekerjaan sehingga jalan yang dibangun benar-benar kuat dan tahan lama.
Monev dipimpin Ketua Komisi I DPRD Tuban Suratmin dengan menyasar tiga titik pengerjaan jalan beton. Lokasi tersebut berada di Jalan Letda Sucipto depan Pasar Besar Tuban, kawasan Pertigaan Mondokan (barat RSNU Tuban), serta Jalan Ringroad Prunggahan yang sebelumnya viral karena rusak parah.
Dalam tinjauannya, dewan menilai pengerjaan sudah mengacu pada standar teknis. Namun, dari pengamatan lapangan, ditemukan bagian samping beton yang tidak padat sehingga tampak keropos. Kondisi ini dikhawatirkan dapat memengaruhi daya tahan jalan jika tidak segera ditangani.
Baca Juga: DPRD Jember Kritik Kinerja Pemkab Dinilai Lamban, KUA-PPAS 2026 Belum Diserahkan
“Pemadatan beton harus dilakukan lebih merata agar kualitas jalan maksimal. Kalau hanya rapi di permukaan, tapi di samping keropos, hasilnya tidak akan bertahan lama,” tegas Suratmin.
Atas temuan tersebut, Komisi I DPRD Tuban memberikan sejumlah rekomendasi. Pertama, kontraktor diminta segera melakukan perbaikan pada bagian yang bermasalah. Kedua, dinas PUPR-PRKP sebagai instansi teknis perlu memperketat pengawasan di lapangan agar pengerjaan sesuai dengan spesifikasi yang ditetapkan.
Suratmin menekankan, kualitas proyek jalan tidak bisa ditawar karena menyangkut kepentingan masyarakat luas. Infrastruktur jalan menjadi jalur vital untuk mobilitas warga, distribusi barang, hingga keselamatan pengendara.
“Kalau kualitasnya tidak maksimal, yang dirugikan masyarakat. Karena itu, pengawasan harus benar-benar ketat,” ujarnya.
Komisi I Sorot Ketepatan Pengerjaan Proyek
Selain masalah beton keropos, Komisi I juga menyoroti pentingnya ketepatan waktu pengerjaan. Dewan meminta agar proyek jalan tidak hanya dikejar selesai, tetapi juga dipastikan hasilnya awet dan sesuai rencana anggaran.
Komisi I DPRD Tuban berkomitmen akan terus melakukan monev di berbagai titik pembangunan infrastruktur. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk pengawasan agar tidak ada lagi proyek yang dikerjakan asal-asalan.

“Semua pengerjaan yang menggunakan uang negara harus bisa dipertanggungjawabkan. Kami ingin hasil pembangunan bisa dirasakan masyarakat dalam jangka panjang,” pungkas Suratmin.
Dengan adanya temuan dan rekomendasi tersebut, diharapkan kontraktor dapat segera mengevaluasi. Sehingga, proyek jalan beton di Kabupaten Tuban tidak hanya selesai sesuai jadwal, tetapi juga terjamin mutunya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Writer: Mochamad Abdurrochim
Editor: Dwi Lindawati








