• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi CPNS ketika sedang menjalani Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). (Foto: Dokumen/BKN) tugu jatim casn

Ilustrasi CPNS ketika sedang menjalani Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). (Foto: Dokumen/BKN)

Peserta CPNS Keluhkan Syarat Hasil PCR Negatif untuk Ikuti Tes SKD

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2021 mengharuskan peserta memenuhi persyaratan yang telah ditentukan, namun beberapa persyaratan tersebut justru dikeluhkan masyarakat karena dianggap cukup memberatkan.

Sebelumnya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah mengumumkan bahwa peserta CPNS yang lolos tahap administrasi dapat mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang akan dilakukan pada 2 September mendatang.

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM

Dalam pelaksaannya, peserta harus memenuhi syarat, salah satunya melakukan swab test PCR kurun waktu maksimal 2×24 jam atau rapid test antigen kurun waktu maksimal 1×24 jam dengan hasil negatif/non reaktif.

Namun hal tersebut justru dikeluhkan beberapa peserta tes SKD CPNS 2021. Diah, salah satu calon peserta tes dari Bojonegoro mengaku keberatan dengan adanya persyaratan wajib swab tes antigen maupun PCR yang harus dilakukan sebelum pelaksanaan tes SKD, menurutnya untuk tes PCR harganya cukup mahal.

“Saya merasa persyaratan utama yang mewajibkan test PCR maupun swab test itu sangat memberatkan, apalagi di Bojonegoro sendiri harga test tersebut cukup mahal,” tuturnya kepada Tugu Jatim, Rabu (25/08/2021).

Selain itu, pengguna akun sosial dengan nama Nindia juga ikut berkomentar kolom instagram postingan cpnsindonesia.id, ia menyebut keberatan melakukan test PCR maupun Antigen karena harga yang cukup mahal.

“Untuk biaya transportasi aja masih mikir-mikir, ini sekarang harus pakai swab antigen/PCR lagi,” tulisnya.

Menanggapi hal tersebut Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Paratur (BKPP) Bojonegoro, Joko Tri Cahyono mengatakan, pelaksanaan tes PCR ataupun swab menjadi tanggung jawab pribadi.

“Pelaksanaan test ini menjadi kewajiban para peserta, jadi pihak terkait tidak menganggarkan dana untuk pelaksanaan tes tersebut,” katanya.

Sementara, kata dia, untuk panitia dari BKD Bojonegoro sendiri sudah ditanggung oleh pemkab, jadi kita pelaksanan swab nya mengikuti dari Dinas Kesehatan.

Joko menuturkan bahwa persyaratan kali ini memang menjadi pro kontra antara banyak peserta terkait pelaksanaan vaksinasi maupun swab tes/PCR.

“Saya juga melihat di beberapa sosial media salah satunya dari twitter banyak yang pro kontra terkait persyaratan ini, tapi ya mau bagaimana lagi, memang persyaratan ya begitu,” pungkasnya.

Tags: berita Bojonegoroberita Bojonegoro hari iniBojonegoroCPNSKabupaten BojonegoroPNS
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Next Post
Ilustrasi tes spesimen PCR untuk deteksi Covid-19. (Foto: Pixabay) tugu jatim

Harga Tes PCR di RSUD Sosodoro dan RSA Bojonegoro Turun Jadi Rp 495 Ribu

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID