• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi tes spesimen PCR untuk deteksi Covid-19. (Foto: Pixabay) tugu jatim

Ilustrasi tes spesimen PCR untuk deteksi Covid-19. (Foto: Pixabay)

Harga Tes PCR di RSUD Sosodoro dan RSA Bojonegoro Turun Jadi Rp 495 Ribu

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BOJONEGORO, Tugujatim.id – RSUD Dr.R.Sosodoro Djatikoesoemo dan RS Aisyiah Bojonegoro telah menetapkan harga Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) turun menjadi Rp 495 ribu.

Hal tersebut mengacu pada peraturan yang telah ditetapkan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bahwa untuk pemeriksaan Real Time Polymerase Chain Reaction (RT-PCR) di wilayah Jawa-Bali dengan tarif tertinggi sebesar Rp 495 ribu.

You might also like

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

03/06/2026 10:41 PM
Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

03/06/2026 8:13 PM

Humas Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. R. Sosodoro Djatikusoemoe, Thomas Djaja menyebut, untuk saat ini tarif terbaru tes PCR di RSUD adalah Rp 495 ribu dari harga sebelumnya sebesar Rp 600 ribu.

“Harga pemeriksaan tes PCR turun sejak tanggal 20 Agustus,” ungkapnya, Rabu (25/08/2021).

Dari harga tersebut, lanjut Thomas Djaja, masyarakat bisa mendapatkan hasil tes PCR maksimal 24 jam. Sementara untuk harga pemeriksaan rapid antigen sebesar Rp 100 ribu dengan menunggu hasilnya selama 30 menit.

RSUD sendiri mulai bulan ini ada penambahan satu alat tes PCR sehingga saat ini terdapat dua alat PCR untuk memfasilitasi masyarakat melakukan tes PCR dan sebagai upaya untuk mempercepat penanganan pandemi Covid-19 yang masih tinggi khususnya di Bojonegoro.

Dihubungi terpisah, Direksi Rumah Sakit Aisyiyah (RSA) Bojonegoro, Iin Rahayu, menuturkan bahwa saat ini harga tes PCR alami penurunan, yang dulunya Rp 900 ribu, kini menjadi Rp 495 ribu.

Ia menegaskan, untu hasil tes PCR teesebut, RSA bekerja sama dengan Rumah Sakit di Surabaya, sehingga ada tambahan biaya transportasi sebesar Rp 165.000 dengan hasil minimal 1×24 jam.

“Karena kita masih bekerja sama dengan RS di Surabaya, sehingga untuk tes PCR nya ada biaya transport,” kata Iin.

Iin mengatakan, selama PPKM berlangsung, pelaksanaan tes PCR mandiri di RSA mencapai 10-20 orang perharinya, berbeda dengan sebelum pandemi yang mencapai 30 orang perhari.

“Jumlah tersebut untuk pasien mandiri yang melakukan tes PCR di RSA. Berbeda dengan pasien, karena pasien di RSA sendiri sudah difasilitasi oleh Labkesda secara langsung,” tutupnya.

Tags: Bojonegorocovid-19Kabupaten BojonegoroPCR
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 10:41 PM
0

Tugujatim.id - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus...

Bawang Merah

Harga Bawang Merah di Probolinggo Tembus Rp65 Ribu, Dipicu Permintaan Iduladha

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 8:13 PM
0

PROBOLINGGO, Tugujatim.id - Harga bawang merah di Kabupaten Probolinggo masih bertahan tinggi usai Hari Raya Iduladha 2026. Di sejumlah pasar...

Semeru

Pendaki Semeru Terjatuh Saat Lewat Jalur Ilegal, Evakuasi Terkendala Medan Curam

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 6:15 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Pendaki Semeru kembali memakan korban. Seorang pendaki dilaporkan terjatuh di lereng Gunung Semeru usai nekat melintas melalui...

Ledakan Balon Udara

Ledakan Balon Udara di Blitar, Polisi Bongkar Transaksi Mercon

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 4:16 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Penyelidikan kasus ledakan balon udara di Desa Tambakan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar kini menemui tantangan teknis. Pihak...

Next Post
Muhammad Ilmi Zada saat ditemui usai rapat paripurna terkait pengumuman Pengangkatan Antar Waktu (PAW) Wakil Ketua DPRD dari Fraksi Partai Demokrat Keadilan Sejahtera di Gedung Dewan Tuban Senin (16/08/2021). (Foto: Rochim/Tugu Jatim)

Tak Terima Jabatannya Diganti, Wakil Ketua DPRD Ilmi Zada Gugat DPC Demokrat Tuban

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID