• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Ilustrasi CPNS ketika sedang menjalani Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). (Foto: Dokumen/BKN) tugu jatim casn

Ilustrasi CPNS ketika sedang menjalani Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). (Foto: Dokumen/BKN)

Peserta CPNS Keluhkan Syarat Hasil PCR Negatif untuk Ikuti Tes SKD

Gigih Mazda by Gigih Mazda
5 years ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pelaksanaan tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS 2021 mengharuskan peserta memenuhi persyaratan yang telah ditentukan, namun beberapa persyaratan tersebut justru dikeluhkan masyarakat karena dianggap cukup memberatkan.

Sebelumnya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah mengumumkan bahwa peserta CPNS yang lolos tahap administrasi dapat mengikuti tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang akan dilakukan pada 2 September mendatang.

You might also like

Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

20/07/2026 10:15 AM
Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur 20 Juli 2026 Berubah Drastis, Kabut Pekat hingga Hujan Mengintai Aktivitas Warga

20/07/2026 8:41 AM

Dalam pelaksaannya, peserta harus memenuhi syarat, salah satunya melakukan swab test PCR kurun waktu maksimal 2×24 jam atau rapid test antigen kurun waktu maksimal 1×24 jam dengan hasil negatif/non reaktif.

Namun hal tersebut justru dikeluhkan beberapa peserta tes SKD CPNS 2021. Diah, salah satu calon peserta tes dari Bojonegoro mengaku keberatan dengan adanya persyaratan wajib swab tes antigen maupun PCR yang harus dilakukan sebelum pelaksanaan tes SKD, menurutnya untuk tes PCR harganya cukup mahal.

“Saya merasa persyaratan utama yang mewajibkan test PCR maupun swab test itu sangat memberatkan, apalagi di Bojonegoro sendiri harga test tersebut cukup mahal,” tuturnya kepada Tugu Jatim, Rabu (25/08/2021).

Selain itu, pengguna akun sosial dengan nama Nindia juga ikut berkomentar kolom instagram postingan cpnsindonesia.id, ia menyebut keberatan melakukan test PCR maupun Antigen karena harga yang cukup mahal.

“Untuk biaya transportasi aja masih mikir-mikir, ini sekarang harus pakai swab antigen/PCR lagi,” tulisnya.

Menanggapi hal tersebut Kepala Bidang Pengadaan, Pemberhentian, dan Informasi Paratur (BKPP) Bojonegoro, Joko Tri Cahyono mengatakan, pelaksanaan tes PCR ataupun swab menjadi tanggung jawab pribadi.

“Pelaksanaan test ini menjadi kewajiban para peserta, jadi pihak terkait tidak menganggarkan dana untuk pelaksanaan tes tersebut,” katanya.

Sementara, kata dia, untuk panitia dari BKD Bojonegoro sendiri sudah ditanggung oleh pemkab, jadi kita pelaksanan swab nya mengikuti dari Dinas Kesehatan.

Joko menuturkan bahwa persyaratan kali ini memang menjadi pro kontra antara banyak peserta terkait pelaksanaan vaksinasi maupun swab tes/PCR.

“Saya juga melihat di beberapa sosial media salah satunya dari twitter banyak yang pro kontra terkait persyaratan ini, tapi ya mau bagaimana lagi, memang persyaratan ya begitu,” pungkasnya.

Tags: berita Bojonegoroberita Bojonegoro hari iniBojonegoroCPNSKabupaten BojonegoroPNS
Gigih Mazda

Gigih Mazda

Related Stories

Muktamar

Sukseskan Muktamar ke-35 NU, IKABU Siapkan 50 Mobil Penjemputan Muktamirin

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 10:15 AM
0

JOMBANG, Tugujatim.id – Ikatan Keluarga Alumni Bahrul Ulum (IKABU) Tambakberas menyiapkan 50 unit mobil Toyota Innova untuk mendukung pelaksanaan Muktamar...

Jawa Timur

Cuaca Jawa Timur 20 Juli 2026 Berubah Drastis, Kabut Pekat hingga Hujan Mengintai Aktivitas Warga

by Mochamad Abdurrochim
20/07/2026 8:41 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Senin (20/07/2026) menunjukkan variabilitas yang signifikan, dengan kemunculan kabut tebal hingga hujan sedang...

Bojonegoro.

Bojonegoro Terima DBH PBB Rp116,6 Miliar, Sektor Migas Jadi Penyumbang Terbesar

by Dwi Linda
19/07/2026 2:05 PM
0

BOJONEGORO, Tugujatim.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro kembali menerima penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) sebesar...

Unesa

Diduga Lakukan Kekerasan Verbal di Grup Whatsapp, Unesa Nonaktifkan Enam Mahasiswa

by Mochamad Abdurrochim
19/07/2026 12:53 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id – Sebanyak 6 mahasiswa vokasi dinonaktifkan sementara selama proses investigasi yang dilakukan Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan...

Next Post
Ilustrasi tes spesimen PCR untuk deteksi Covid-19. (Foto: Pixabay) tugu jatim

Harga Tes PCR di RSUD Sosodoro dan RSA Bojonegoro Turun Jadi Rp 495 Ribu

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID