TUBAN, Tugujatim.id – Polres Tuban terus mendalami kasus keracunan siswa di SMKN Palang, Kabupaten Tuban, yang terjadi sekitar dua pekan lalu. Kepolisian masih menunggu hasil keterangan medis dari pihak rumah sakit untuk memastikan kaitan antara hasil laboratorium dan dugaan keracunan lima siswa tersebut.
Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP Dimas Robin Alexander mengungkapkan, hasil uji laboratorium dari dua tempat, yakni Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Pemkab Tuban dan Labfor Polda Jatim telah keluar. Namun, hasil tersebut belum bisa dijadikan kesimpulan akhir.
“Kita tinggal menunggu hasil dari rumah sakit, apakah hasil lab tersebut berkorelasi dengan dugaan keracunan siswa,” jelas Dimas kepada wartawan, Sabtu (11/10/2025).
Pemeriksaan tambahan akan dilakukan untuk memastikan validitas hasil laboratorium.
“Kami ingin memastikan data yang keluar benar-benar bisa mengungkap penyebab pasti. Jadi belum bisa disampaikan detail sebelum semuanya lengkap,” imbuhnya.
BACA JUGA: Dua Korban Diduga Keracunan Menu MBG di Tuban Kembali Dirawat di RSUD
Kasus bermula pada Rabu, 24 September 2025, ketika lima siswa SMKN Palang dilarikan ke Puskesmas Palang dan dirujuk ke rumah sakit dr. R Koesma Tuban usai menyantap menu MBG (Makanan Bergizi Gratis). Siswa tersebut mengalami gejala mual, muntah, lemas, sakit perut dan sesak napas. Kelima siswa adalah AIA, FLJ, SKN, HN dan LF.
Beberapa di antara mereka sempat diperbolehkan pulang setelah menjalani observasi di RSUD dr. R. Koesma Tuban. Namun, tiga siswa kembali dirawat karena keluhan serupa, yakni sesak napas dan nyeri ulu hati.
Hingga kini, Polres Tuban masih berkoordinasi dengan pihak rumah sakit untuk memperjelas hasil uji laboratorium dan memastikan apakah kasus ini benar disebabkan oleh makanan MBG.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Mochamad Abdurochim
Editor: Darmadi Sasongko








