• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
DPRD Tuban.

Wakil Ketua DPRD Tuban Lutfi Firmansyah (tengah) menerima kunjungan ratusan santri MTs dan MA Ash Shomadiyah, Selasa (21/10/2025). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Beasiswa Rp2 M Tahun 2024 Gagal Terserap, DPRD Tuban Sebut Syarat Terlalu Berat dan Sosialisasi Minim

Dwi Linda by Dwi Linda
8 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Program beasiswa pemkab senilai Rp2 miliar yang dialokasikan pada 2024 untuk mahasiswa asal Tuban ke perguruan tinggi negeri (PTN) maupun swasta ternyata tidak terserap sama sekali. DPRD Tuban pun menanggapi anggaran tersebut akhirnya dikembalikan ke kas daerah karena tidak ada penerima yang berhasil memenuhi persyaratan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, salah satu faktor utama tidak terserapnya anggaran adalah persyaratan indeks prestasi kumulatif (IPK) minimal 3,7. Ketentuan ini dinilai terlalu tinggi bagi sebagian besar mahasiswa penerima sasaran.

You might also like

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

04/06/2026 8:52 PM
Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM

Selain itu, petunjuk teknis (juknis) program beasiswa tidak tersebar secara merata ke seluruh sekolah, sehingga banyak pelajar maupun pihak sekolah tidak mengetahui adanya program tersebut.

Minimnya sosialisasi juga disebut berasal dari pihak Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Tuban selaku pelaksana teknis. Akibatnya, peluang mahasiswa asal Tuban untuk mengakses bantuan pendidikan tersebut terhambat sejak tahap awal.

Baca Juga: Gen Z Belajar Politik, Santri MTs-MA Ash Shomadiyah Serbu Gedung DPRD Tuban

Wakil Ketua DPRD Tuban Lutfi Firmansyah membenarkan kondisi tersebut dan menilai bahwa persoalan teknis serta regulasi menjadi penyebab utama mandeknya penyaluran beasiswa. Dia menjelaskan bahwa saat itu program masih berjalan berdasarkan perda lama.

“Karena perda lama belum diperbarui, teknisnya masih mengacu ke aturan sebelumnya. Syarat yang terlalu tinggi dan sosialisasi yang belum maksimal membuat serapan beasiswa gagal. Jadi dana Rp2 miliar itu kembali ke kas daerah,” terang Lutfi.

Beasiswa DPRD Tuban.
Suasana kunjungan ratusan santri MTs dan MA Ash Shomadiyah di kantor gedung DPRD Tuban, Selasa (21/10/2025). (Foto: Mochamad Abdurrochim/Tugu Jatim)

Politikus Partai Gerindra ini menambahkan, pada tahun ini telah dilakukan perubahan Peraturan Daerah dan evaluasi teknis agar beasiswa lebih mudah diakses tanpa mengurangi prinsip selektif. DPRD Tuban optimistis, dengan regulasi baru, program beasiswa dapat disalurkan lebih optimal.

“Insyaa Allah tahun ini bisa terserap karena dasar hukumnya sudah diperbarui, dan kami mendorong agar sosialisasinya menjangkau sampai ke sekolah dan mahasiswa,” tambahnya.

Kasus Ini Mencuat saat Santri Ajukan Pertanyaan di Gedung Dewan

Fakta bahwa beasiswa tidak terserap mencuat ke publik dalam sesi dialog antara siswa MTs dan MA Ash Shomadiyah dengan anggota DPRD Tuban saat kunjungan edukasi politik pada Selasa (21/10/2025). Salah satu santri bertanya mengenai akses beasiswa untuk lulusan yang ingin menempuh perguruan tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Feni Yusnia

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Berita Kabupaten Tuban hari iniKabupaten Tuban hari iniPenyerapan dana beasiswa di TubanProgram beasiswa di TubanTuban
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Surabaya

Dishub Surabaya Pasang Foto Jukir di Rambu Parkir Digital

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 8:52 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id- Sebagai upaya meningkatkan transparansi Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, memasang foto juru parkir (jukir) pada rambu parkir digital di...

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

Event tahunan di Banyuwangi.

Alasan Tak Pernah Sepi Wisatawan, 7 Event Tahunan di Banyuwangi Ini Selalu Jadi Magnet Pengunjung

by Dwi Linda
04/06/2026 1:57 PM
0

BANYUWANGI, Tugujatim.id – Event tahunan di Banyuwangi, Jatim, jadi salah satu magnet wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Selain memiliki...

Jemaah haji Kabupaten Malang.

Update 2 Jemaah Haji Kabupaten Malang Wafat di Makkah, Sakit Sempat Dirawat di RS

by Dwi Linda
04/06/2026 1:00 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kabar duka datang dari dua jemaah haji Kabupaten Malang yang meninggal dunia di Makkah, Arab Saudi. Mereka...

Next Post
SPPG Kediri.

Dukung Program MBG, 1.000 Penjamah Makanan SPPG Kediri Ikuti Bimtek

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID