MOJOKERTO, Tugujatim.id – Persiapan pelaksanaan Ibadah Haji 2026 mulai dikebut oleh masing-masing daerah. Namun ratusan Calon Jemaah Haji 2026 Kabupaten Mojokerto belum menjalani pemeriksaan kesehatan.
Setidaknya 500 Calon jemaah haji asal Kabupaten Mojokerto belum menjalani pemeriksaan kesehatan. Informasi yang diterima, saat pertama dibuka pada 23 Oktober 2025 lalu, baru sekira 700 calon jemaah haji Kabupaten Mojokerto yang sudah menjalani pemeriksaan di Puskesmas. Sementara, sekira 500 orang lainnya belum terlihat memeriksakan diri dengan beberapa alasan.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kabupaten Mojokerto, Agus Dwi Cahyono menerangkan, dari sekira 700 orang tersebut, baru 513 orang yang hasil pemeriksaan kesehatannya telah diterima petugas, baik hasil pemeriksaan dari laboratorium hingga rumah sakit.
Sisanya, petugas kesehatan masih melakukan pendataan. “Baru itu, kalau sisanya belum melaporkan hasilnya,” urai Agus.
Hasil pemeriksaan kesehatan ini nantinya dimasukkan dalam sistem komputerisasi haji terpadu. Sistem tersebut memproses tentang status kelayakan calon jemaah haji melalui hasil kesehatan tersebut. Sebab, kelayakan ini penting sebagai syarat calon jemaah haji melakukan pelunasan biaya perjalanan haji.
Sementara dari sisi kuota tahun depan, jatah jemaah haji Kabupaten Mojokerto pemberangkatan tahun 2026 nanti diprediksi bertambah daripada tahun lalu. Sebelumnya, Kabupaten Mojokerto mendapat kuota sejumlah 1.142 jemaah haji. Sementara itu, keterangan dari Kemenag Kabupaten Mojokerto menyebutkan kuota tersebut 1.293 jemaah.
Penambahan kuota ini, tak lepas dari Undang-Undang nomor 14 tahun 2025 tentang Perubahan Ketiga Atas Undang-undang nomor 8 tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah. Dari revisi ini, masa tunggu haji juga berubah dan sama rata yakni 26 tahun.
Terbitnya revisi ini juga berdampak pada bertambahnya kuota Provinsi Jawa Timur yang mencapai 42 ribu lebih.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter : Hanif Nanda Zakaria
Editor: Darmadi Sasongko








