• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
PBNU

Katib Aam PBNU 2010-2015, Dr KH A Malik Madaniy M.A menyampaikan pandangannya untuk permasalahan di PBNU. Foto: jagadbudaya.com

Mantan Katib Aam PBNU Sarankan Tambang NU Dikembalikan ke Pemerintah, Rekonsiliasi Dinilai Jalan Terbaik

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
6 months ago
in Nasional, Peristiwa
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUBAN, Tugujatim.id – Mantan Katib Aam PBNU periode 2010–2015, KH A. Malik Madani, menyampaikan pandangan tegas soal jalan keluar kemelut internal yang tengah melanda Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).

Ia menilai, rekonsiliasi antar-tiga pucuk pimpinan menjadi langkah paling mungkin ditempuh, termasuk menyarankan agar lahan tambang yang saat ini dikaitkan dengan PBNU dikembalikan saja kepada pemerintah.

You might also like

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

04/06/2026 3:30 PM
BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

03/06/2026 10:41 PM

Dalam catatan pemikiran yang disampaikan, KH Malik menyebut bahwa dinamika internal di PBNU sudah mencapai titik yang cukup tajam.

Awalnya KH Malik mengusulkan agar penyelesaian konflik ditempuh lewat percepatan muktamar. Namun, ia melihat ada peluang solusi yang lebih baik setelah munculnya ajakan ishlah pasca Silaturahim Alim Ulama beberapa hari lalu.

BACA JUGA: Gus Yahya Bantah Isu Berafiliasi dengan Zionis Israel: Saya ke Yerusalem Demi Palestina

Menurutnya, rekonsiliasi antara Rais Aam, Ketua Umum, dan Sekretaris Jenderal PBNU akan menjadi langkah yang paling realistis untuk menyelamatkan roda organisasi.

KH Malik menegaskan, membiarkan PBNU berjalan tanpa kekompakan nakhoda dan kru selama lebih dari setahun, sembari menunggu muktamar berikutnya, justru dapat merugikan warga dan jamaah NU secara luas.

KH Malik lalu mengurai empat poin yang dinilai harus disepakati jika rekonsiliasi ingin benar-benar terwujud.

Pertama, penetapan waktu pelaksanaan muktamar mendatang, termasuk lokasi dan pembentukan panitia pelaksananya. Ia menilai hal ini penting agar PBNU memiliki kepastian arah organisasi.

BACA JUGA: Katib Aam Syuriah PBNU 2010-2015 Minta Gus Yahya, Gus Ipul, Rais Aam Mundur Bersama dan Tak Calonkan Lagi!

Kedua, mengembalikan hak pengelolaan lahan tambang kepada pemerintah. Menurutnya, isu tambang telah menjadi sumber fitnah yang memicu ketegangan internal.

“Mafsadatnya lebih besar daripada maslahatnya,” ujarnya dalam keterangan tersebut.

Ketiga, memutus hubungan atau ikatan kerja sama dengan pihak-pihak yang terindikasi terkait jaringan tertentu yang selama ini menjadi isu krusial di tubuh PBNU.

“Hal-hal yang menimbulkan kecurigaan dan kegaduhan perlu segera dihentikan,” ucapnya.

Keempat, melakukan klarifikasi terbuka mengenai pengelolaan keuangan PBNU agar transparan dan dapat diterima semua pihak.

BACA JUGA: Gus Yahya: Saya Tidak Akan Mundur, Tidak Ada Alasan 

Ia meyakini, jika empat kesepakatan ini diambil secara bulat, jalan rekonsiliasi akan terbuka lebar. PBNU bisa kembali bekerja normal, surat keputusan yang tertunda dapat segera terbit, dan para caretaker di PCNU maupun PWNU dapat diganti dengan pengurus definitif.

Di akhir pernyataannya, KH Malik berharap pihak-pihak yang berselisih diberikan petunjuk dan kelapangan hati untuk duduk bersama. Ia menutup seruannya dengan doa agar konflik segera menemukan ujung terbaik dan PBNU dapat kembali menjalankan amanah organisasi secara utuh.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Mochamad Abdurrochim

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Berita PBNUGus Yahya diminta mundurKonflik PBNUPBNU
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

Bayi Laki-laki

Penemuan Bayi Laki-laki Dalam Tas Gegerkan Warga Rengel Tuban

by Mochamad Abdurrochim
04/06/2026 3:30 PM
0

TUBAN, Tugujatim.id – Warga Desa Rengel, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban digegerkan dengan penemuan bayi laki-laki dalam kondisi meninggal dunia di...

BGN

Eks Kepala BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Modus hingga Harta Kekayaan Dadan Hindayana Terkuak

by Mochamad Abdurrochim
03/06/2026 10:41 PM
0

Tugujatim.id - Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, resmi ditahan Kejaksaan Agung (Kejagung) setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus...

Lansia di Surabaya.

Ruko Terbakar, Lansia di Surabaya Jadi Korban Tewas Diduga Hirup Asap Pekat saat Selamatkan Diri

by Dwi Linda
31/05/2026 7:55 PM
0

SURABAYA, Tugujatim.id - Rumah toko (ruko) dua lantai di Jalan Sidoyoso IV Nomor 51, Kelurahan dan Kecamatan Simokerto, Surabaya, Minggu...

Truk parkir.

Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir di Lawang Malang, Ini Kronologinya!

by Dwi Linda
31/05/2026 5:05 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kecelakaan maut melibatkan pemotor vs truk parkir terjadi di Jalan Raya Dr Sutomo, Desa Turirejo, Kecamatan Lawang,...

Next Post
Jalur Pacet-Cangar

Khawatir Longsor Susulan! Jalur Pacet-Cangar Masih Belum Dibuka

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID