• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
PBNU

Katib Aam PBNU 2010-2015, Dr KH A Malik Madaniy M.A menyampaikan pandangannya untuk permasalahan di PBNU. Foto: jagadbudaya.com

Katib Aam Syuriah PBNU 2010-2015 Minta Gus Yahya, Gus Ipul, Rais Aam Mundur Bersama dan Tak Calonkan Lagi!

Darmadi Sasongko by Darmadi Sasongko
8 months ago
in Nasional
0
Share on FacebookShare on Twitter

TUGUJATIM.ID – Konflik yang memanas di Pengurus Besar Nahdlatul Ulama’ (PBNU) mendapatkan tanggapan dari sejumlah tokoh NU senior. Salah satunya dari Katib Aam Syuriah PBNU 2010-2015, KH Malik Madani.

Dalam catatan tertulisnya yang berisi tentang enam poin, pria yang juga akademisi dari UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta itu salah satunya menyarankan Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Sekretaris Jenderal Syaifullah Yusuf dan Rais Aam KH Miftakhul Akhyar agar mundur secara bersama-sama. Tentu saja dengan mekanisme yang benar sesuai peraturan organisasi.

You might also like

BNN

BNN Ungkap Kronologi Penggerebekan Gudang Vape Narkotika di Gresik, Kejar Pelaku Lain dalam Jaringan

02/07/2026 9:54 PM
BNN

BNN Sita 3,37 Ton Cannabis Buds di Gresik, Sindikat Internasional Thailand Bidik Pasar Vape Indonesia

02/07/2026 5:23 PM

Berikut total 6 poin, usulan dari KH Malik Madani. Media ini sudah minta izin untuk mengunggah catatan KH Malik Madani.

1. Diakui atau tidak, situasi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) yang kisruh sekarang ini adalah buntut dari drama kolosal Muktamar Alun-Alun Jombang tahun 2015. Di antara tokoh pemain lapangannya yang utama pada waktu itu adalah orang yang sekarang menjadi Ketum dan Sekjen PBNU. Rupanya persekutuan keduanya tidak ikhlas untuk membesarkan Nahdlatul Ulama (NU). Perjalanan waktu membuktikan hal itu.

tugujatim kh malik1

2. Beberapa masalah yang menjadi kepentingan pribadi dan kelompok telah menyebabkan keduanya pecah kongsi. Akibatnya, tata kelola organisasi lumpuh. Contoh, surat keputusan (SK) pengesahan pengurus wilayah dan cabang terbengkalai dan tidak kunjung diterbitkan.

3. Turun tangannya Rais Aam KH Miftakhul Akhyar dengan dalih membersihkan PBNU dari pengaruh Zionis internasional tidak mendinginkan situasi, bahkan semakin memperparah konflik, karena dilakukan dengan cara-cara yg tidak mengindahkan tata aturan organisasi yang benar.

BACA JUGA: Muncul di Pertemuan PWNU se-Indonesia, Gus Yahya Belum Terima Surat Permintaan Mundur

4. Ketiga tokoh di atas adalah titik-titik simpul konflik di PBNU sekarang ini. Ketiganya wajib muhasabah yang berlanjut dengan kesediaan mereka untuk mundur dari posisi pimpinan PBNU secara elegan melalui cara yang sah secara organisatoris.

5. Muktamar harus segera dilaksanakan dengan catatan ketiganya tidak boleh mencalonkan diri atau dicalonkan, karena mereka telah gagal menakhodai NU dengan benar, bahkan nyaris membawa NU ke jurang perpecahan.

6. Tokoh-tokoh berpengalaman yg berintegritas, seperti Prof Dr KH.Ma’ruf Amin dan Prof.Dr.Asep Saifuddin Chalim dan lain-lain sangat layak untuk memimpin NU ke depan.

Aduhai NU ku! Sedih hatiku melihat lukamu yang sangat parah lantaran ulah mereka-mereka yang tak mampu mengendalikan nafsu birahi kekuasaan! Ya Allah ya Rabb! Lindungi organisasi kami tercinta dari makar mereka!

“Demikian butir-butir pemikiran ini kami sampaikan, semoga dapat dipertimbangkan!” tutup KH Malik Madani, dalam keterangan tertulisnya.

BACA JUGA: Gus Yahya: Saya Tidak Akan Mundur, Tidak Ada Alasan 

Diberitakan sebelumnya, Syuriyah PBNU pada Jumat (21/11/2025) mengeluarkan risalah keputusan yang meminta Gus Yahya mundur dalam waktu tiga hari sejak keputusan diterima.

Perlu diketahui, dari dokumen hasil Rapat Harian Syuriyah PBNU yang beredar, tertuang keputusan penting terkait posisi Ketua Umum PBNU. Dalam risalah rapat proses musyawarah menghasilkan keputusan strategis menyangkut Yahya Cholil Staquf.

Surat itu ditandatangani Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar dan dihadiri 37 dari 53 anggota Pengurus Harian Syuriyah.

Dalam risalah tersebut, terdapat tiga poin alasan yang menjadi dasar permintaan mundur, antara lain:

• Kehadiran bersangkutan yang disebut terkait jaringan Zionisme Internasional dalam program kaderisasi AKN NU.

• Dugaan pelanggaran tata kelola keuangan PBNU.

• Potensi tindakan yang dinilai mencederai marwah organisasi.

Selain meminta pengunduran diri, risalah juga mencantumkan opsi pemberhentian jika dalam tiga hari tidak ada respons.

Merespons hal ini, KH Yahya Cholil Staquf mengumpulkan para Ketua Pimpinan Wilayah (PW) di Surabaya, sabtu malam (22/11/2025). Setelah acara, pria yang akrab disapa Gus Yahya ini menyatakan menolak untuk mengundurkan diri karena tidak ada alasan dia untuk mengundurkan diri.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

 

Reporter: Irham Thoriq

Editor: Darmadi Sasongko

Tags: Gus Yahya diminta mundurKonflik PBNUNahdlatul UlamaPBNUTokoh NU Senior
Darmadi Sasongko

Darmadi Sasongko

Related Stories

BNN

BNN Ungkap Kronologi Penggerebekan Gudang Vape Narkotika di Gresik, Kejar Pelaku Lain dalam Jaringan

by Mochamad Abdurrochim
02/07/2026 9:54 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id – Badan Narkotika Nasional (BNN) RI mengungkap kronologi penggerebekan gudang penyimpanan narkotika dalam bentuk cairan rokok elektrik (vape)...

BNN

BNN Sita 3,37 Ton Cannabis Buds di Gresik, Sindikat Internasional Thailand Bidik Pasar Vape Indonesia

by Mochamad Abdurrochim
02/07/2026 5:23 PM
0

GRESIK, Tugujatim.id – Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai serta Polda Jawa Timur,...

Sekolah Rakyat.

1.000 Taruna Akmil Dampingi Siswa Sekolah Rakyat selama 5 Hari, Fokus Latih Hidup Mandiri di Asrama

by Dwi Linda
29/06/2026 10:03 PM
0

JAKARTA, Tugujatim.id – Sebanyak 1.000 Taruna Akademi Militer (Akmil) tingkat I dan II akan diterjunkan ke 178 titik Sekolah Rakyat...

Larung Sesaji

Melihat Tradisi Larung Sesaji Pantai Serang Blitar, Khidmat Suroan Warisan Leluhur Sejak 1830

by Mochamad Abdurrochim
19/06/2026 10:15 AM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Memeluk erat sebuah takir, nasi bungkus daun pisang, mata Hartini (47) menatap hamparan ombak selatan Pantai Serang,...

Next Post
Diskon Tiket Kereta Api

Diskon Tiket Kereta Api Hingga 30 Persen di Liburan Akhir Tahun

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID