PASURUAN, Tugujatim.id – Identitas mayat perempuan di parit pinggir jalan raya Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan akhirnya diungkap. Setelah dilakukan penyelidikan diketahui sebagai Faradila Amalia Najwa (21), Mahasiswi UMM (Universitas Muhammadiyah Malang).
Korban kelahiran Probolinggo,15 April 2004 berstatus pelajar atau mahasiswa dengan alamat Dusun Taman RT 002 RW 001 Desa Tiris, Kecamatan Tiris, Kabupaten Probolinggo.
“Dari hasil penyelidikan, korban perempuan adalah warga Kabupaten Probolinggo,” ujar AKP Sugianto, Kapolsek Wonorejo pada Rabu (17/12).
Kronologi penemuan jenazah korban, bermula saat saksi bernama Rohim hendak memanen jagung di pinggir jalan raya sekitar lokasi. Ketika memarkir mobilnya di jembatan menuju sawah, melihat sesosok perempuan berjaket hitam, memakai helm warna pink, dan bercelana warna krem berada di aliran sungai dalam posisi tertelungkup dan tidak bergerak.
“Setelah melihat hal tersebut saksi menghubungi saksi lain bernama Suud. Kemudian kejadian itu dilaporkan ke Polsek Wonorejo,” ungkapnya.
BACA JUGA: Tabir Kematian Mahasiswi UMM Mulai Terkuak! Polda Jatim Amankan Anggota Polres Probolinggo
Hasil pemeriksaan awal di TKP kejadian, ditemukan sejumlah fakta, di antaranya korban diperkirakan berusian 20 hingga 23 tahun, memakai jaket hitam dan celana panjang warna krem, serta masih memakai helm.
Posisi tubuh korban saat ditemukan kepala berada di bawah dan kaki di atas, berada di aliran sungai namun tidak terkena aliran air.
Usai dilakukan olah TKP, jenazah korban kemudian dievakuasi oleh petugas kepolisian guna keperluan pemeriksaan lebih lanjut. Hingga kini pihak kepolisian masih melaksanakan penyelidikan guna mengungkap penyebab pasti kematian korban, termasuk mendalami faktor kecelakaan atau yang lainnya.
Mahasiswi UMM Diduga Korban Pembunuhan
Tim Subdit III Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) mengusut kasus yang menyita perhatian publik tersebut. Terbaru, penyidik mengamankan seorang anggota kepolisian berinisial AS yang bertugas di Polres Probolinggo Kabupaten. AS diketahui memiliki hubungan keluarga dengan korban dan disebut-sebut sebagai kakak ipar Faradila.
Kabidhumas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast membenarkan adanya pengamanan terhadap anggota polisi tersebut. Namun, ia menegaskan bahwa status AS saat ini masih sebagai saksi dan tengah menjalani pemeriksaan intensif.
“Memang benar satu terduga yang berinisial AS sudah diamankan dan diperiksa sebagai saksi. Yang bersangkutan merupakan kerabat korban,” ujar Jules, Rabu, (17/12/2025).
Ia juga memastikan bahwa AS merupakan personel aktif di Polres Probolinggo Kabupaten. Meski demikian, Polda Jatim masih mendalami keterlibatan yang bersangkutan dan belum menyimpulkan penyebab pasti kematian korban.
“Kami belum bisa berandai-andai. Semua masih menunggu hasil pemeriksaan dan proses penyidikan lebih lanjut,” ujar alumni Akpol 1995 tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id
Reporter: Lokh Mahfud
Editor: Darmadi Sasongko








