• Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial
No Result
View All Result
No Result
View All Result
Hari Braille.

Ilustrasi peringatan Hari Braille. (Foto: Pixabay)

Memaknai Hari Braille Sedunia Setiap 4 Januari, Ini Sejarahnya!

Dwi Linda by Dwi Linda
5 months ago
in News
0
Share on FacebookShare on Twitter

Tugujatim.id – ​Setiap tanggal 4 Januari, dunia memperingati Hari Braille Sedunia. Tanggal ini dipilih untuk menghormati hari kelahiran Louis Braille, sosok jenius di balik sistem tulisan titik timbul yang telah mengubah wajah dunia bagi jutaan penyandang disabilitas netra.

Peringatan ini bukan sekadar seremoni kalender, melainkan momentum penting untuk menegakkan hak asasi manusia dan aksesibilitas informasi bagi semua.

You might also like

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

13/06/2026 6:08 PM
Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

13/06/2026 5:25 PM

Baca Juga: Kisah Tunanetra Zainul Muttaqin: Lulusan S2 London, Ajarkan Mengaji Al-Qur’an Braille

Sekilas Sosok Louis Braille

​Lahir di Prancis pada 1809 silam, Louis Braille kehilangan penglihatannya di usia balita akibat kecelakaan. Di tengah keterbatasan akses pendidikan bagi tunanetra saat itu, dia mengembangkan sistem kode enam titik yang disusun dalam sel-sel kecil. Sistem ini memungkinkan penyandang disabilitas netra untuk membaca melalui sentuhan ujung jari dan menulis menggunakan semacam stylus.

​Apa yang diciptakan Louis bukan sekadar abjad, melainkan kunci menuju kebebasan. Braille memberikan kemandirian bagi penggunanya untuk belajar, bekerja, dan berpartisipasi penuh dalam kehidupan sosial tanpa harus selalu bergantung pada bantuan lisan orang lain.

Sementara itu, di tengah gempuran teknologi screen reader (pembaca layar) dan buku audio, muncul pertanyaan apakah Braille masih dibutuhkan? Jawabannya adalah ya.

Baca Juga: Kisah Rika Yuniarsari, Difabel Netra Jember Temukan Cahaya lewat Suara di Dunia tanpa Warna

Aktivitas mendengarkan tidak sama dengan membaca. Braille memungkinkan penggunanya memahami tata bahasa, ejaan, dan struktur kalimat secara mendalam melalui sistem tulisan yang dia kembangkan.

​Label Braille yang bisa ditemukan pada berbagai objek, seperti tombol lift, kemasan obat, papan petunjuk, dan uang kertas sangat krusial untuk keselamatan dan mobilitas mandiri. Selain itu, dengan Braille, penyandang disabilitas netra dapat membaca dokumen pribadi atau rahasia tanpa perlu dibacakan oleh orang lain.

​Sayangnya, akses terhadap literasi Braille masih menghadapi kendala, terutama mahalnya biaya produksi buku Braille dan kurangnya tenaga pendidik yang mumpuni.

Hari Braille Sedunia menjadi pengingat bagi pemerintah dan sektor swasta untuk terus mendorong inklusivitas, mulai dari penyediaan fasilitas publik yang ramah netra hingga adopsi teknologi Braille digital.

​Melalui peringatan ini, kita diajak untuk menyadari bahwa penglihatan boleh terbatas, namun akses terhadap ilmu pengetahuan tidak boleh terputus. Mari jadikan dunia lebih inklusif, di mana setiap titik kecil Braille mampu membuka jendela dunia yang luas bagi siapa saja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Tugujatim.id

Writer: Hanif Nanda Zakaria

Editor: Dwi Lindawati

Tags: Hari Braille SeduniaHuruf braille adalahPenemu huruf Louis BraillePeringatan Hari Braille SeduniaSejarah Hari Braille Sedunia
Dwi Linda

Dwi Linda

Related Stories

Pasar Gadang.

Pembangunan Pasar Gadang Malang Dinilai Lambat, Warga Khawatir Pedagang Kembali ke Pinggir Jalan

by Dwi Linda
13/06/2026 6:08 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Warga Kota Malang mulai mempertanyakan kelanjutan proyek penataan Pasar Induk Gadang setelah proses relokasi pedagang dilakukan sejak...

Pemkot Malang.

Harga Pertamax Naik, Pemkot Malang Lirik Kendaraan Listrik Tekan Anggaran

by Dwi Linda
13/06/2026 5:25 PM
0

MALANG, Tugujatim.id – Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi mulai berdampak pada biaya operasional pemerintah daerah. Di tengah...

Cuaca di Jawa Timur.

Hujan Ringan dan Udara Kabur Dominasi Cuaca di Jawa Timur 13 Juni 2026, Waspadai Kelembapan Tinggi dan Jarak Pandang

by Dwi Linda
13/06/2026 8:58 AM
0

Tugujatim.id - Cuaca di Jawa Timur pada Sabtu (13/06/2026) didominasi hujan ringan, udara kabur, dan kondisi berawan di berbagai wilayah....

Santri

Terkendala Gelombang Tinggi, Pencarian Hari Kedua Santri Terseret Ombak di Blitar Nihil

by Mochamad Abdurrochim
12/06/2026 8:54 PM
0

BLITAR, Tugujatim.id - Operasi pencarian terhadap santri asal Kabupaten Kediri yang terseret ombak di Pantai Pangi, Desa Tumpakkepuh, Kecamatan Bakung,...

Next Post
Kamera ETLE di Tuban.

Terpasang sejak 2023, Kamera ETLE di Tuban Siap Beroperasi Penuh 2026

Merawat Jawa Timur

  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Info Kerjasama
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Hubungi Kami

© 2025 Tugu Jatim ID

No Result
View All Result
  • Home
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Wisata
  • Kriminal
  • Nasional
  • Featured
  • Sastra & Budaya
  • Advertorial

© 2025 Tugu Jatim ID